Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah bergerak di sekitar level US$64.000. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut mendorong investor mencermati aset-aset yang dianggap mampu menjadi pelindung ketika ketidakpastian pasar meningkat.

Pada perdagangan terbaru, Bitcoin sempat berada di sekitar US$63.600–US$64.000. Data pasar menunjukkan aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut masih bergerak dalam rentang yang relatif terbatas setelah sebelumnya mengalami volatilitas akibat perkembangan konflik dan negosiasi AS-Iran. Barron’s mencatat Bitcoin naik sekitar 0,9% ke US$63.605, sementara investor masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran dan arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Ketegangan geopolitik menjadi salah satu faktor yang terus memengaruhi sentimen pasar global. Pada 18 Agustus 2026, berakhirnya gencatan senjata AS-Iran kembali meningkatkan kekhawatiran pasar. Reuters melaporkan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS meningkat setelah berakhirnya gencatan senjata, sementara emas dan aset kripto masih mencatat kenaikan tipis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor kembali bersiap menghadapi kemungkinan volatilitas yang lebih tinggi.

Bitcoin dan Emas Bergerak di Tengah Ketidakpastian

Menariknya, Bitcoin dan emas sama-sama mendapatkan perhatian ketika risiko geopolitik meningkat, meskipun karakter keduanya berbeda. Emas secara tradisional dipandang sebagai aset defensif atau safe haven ketika investor menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

World Gold Council mencatat bahwa risiko geopolitik, terutama konflik AS-Iran, menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja emas sepanjang paruh pertama 2026. Harga emas bahkan sempat mencetak rekor US$5.405 per troy ounce pada Januari sebelum mengalami koreksi pada bulan-bulan berikutnya.

Bitcoin, di sisi lain, masih menunjukkan karakter sebagai aset berisiko yang sangat sensitif terhadap perubahan sentimen investor. Pergerakannya dalam beberapa bulan terakhir memperlihatkan bahwa konflik geopolitik tidak selalu membuat Bitcoin naik. Ketika ketegangan meningkat dan investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, Bitcoin justru dapat mengalami tekanan.

Pada Juli lalu, misalnya, Bitcoin sempat turun menuju US$62.000 setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran terhadap energi dan kondisi ekonomi global. CoinDesk mencatat Bitcoin sebelumnya berada di sekitar US$64.385 sebelum turun ke US$62.037 dalam periode tersebut.

Risiko dari Posisi Derivatif

Selain faktor geopolitik, kondisi pasar derivatif juga menjadi perhatian. Funding rate merupakan biaya periodik yang dibayarkan antara posisi long dan short pada kontrak perpetual. Ketika funding rate berada di wilayah positif, pemegang posisi long umumnya membayar pemegang posisi short. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa sentimen bullish sedang mendominasi.

Data pasar pada Juli menunjukkan funding rate Bitcoin telah berada di wilayah positif sejak akhir Juni, sementara open interest futures juga meningkat. Benzinga melaporkan open interest futures Bitcoin naik dari sekitar US$44 miliar menjadi US$47,6 miliar pada pertengahan Juli.

Kenaikan open interest bersamaan dengan funding rate positif dapat menunjukkan meningkatnya aktivitas dan kecenderungan posisi long. Kondisi ini tidak otomatis berarti Bitcoin akan mengalami koreksi, tetapi menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar mengambil posisi dengan ekspektasi kenaikan harga. Apabila sentimen tiba-tiba berubah, posisi dengan leverage tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya likuidasi dan memperbesar pergerakan harga.

Karena itu, rebound Bitcoin di atas US$64.000 belum tentu menjadi sinyal bahwa tren naik telah kembali sepenuhnya. Investor masih perlu memperhatikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan level tersebut dan menembus area resistance berikutnya dengan dukungan volume serta permintaan spot yang kuat.

Sebelumnya, Bitcoin juga beberapa kali gagal mempertahankan penguatan di atas US$64.000–US$65.000. CoinDesk mencatat Bitcoin sempat mencapai US$65.500 pada Juli sebelum kembali mengalami tekanan akibat profit taking dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Pantau Pergerakan Bitcoin, Saham AS, dan Emas Digital di Nanovest

Bagi investor Indonesia, perkembangan pasar global saat ini dapat menjadi momentum untuk memperluas wawasan mengenai berbagai kelas aset. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest.

Nanovest menyediakan akses bagi investor untuk mengeksplorasi berbagai aset dalam satu aplikasi. Bagi investor yang tertarik mulai berinvestasi di Saham AS maupun mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan aplikasi investasi saham dan kripto di Indonesia.

Dari sisi regulasi, PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest) terdaftar dan diawasi oleh diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nanovest telah diasuransikan dengan Asuransi Sinarmas, sebagai bagian dari perlindungan terhadap risiko cybercrime.

Bagi investor yang baru mulai, memahami risiko tetap menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi. Pergerakan Bitcoin yang cepat menunjukkan bahwa peluang dan risiko selalu berjalan beriringan, terutama ketika pasar dipengaruhi faktor geopolitik, kebijakan suku bunga, serta penggunaan leverage.

Untuk memantau pergerakan Saham AS, Aset Kripto, dan Emas Digital, investor dapat menggunakan Nanovest. Informasi lebih lanjut tersedia melalui website resmi Nanovest. Aplikasi Nanovest juga tersedia melalui Play Store dan App Store.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset tertentu. Investor perlu melakukan riset mandiri dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggan Nyaman, Pekerja Aman: PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

    Pelanggan Nyaman, Pekerja Aman: PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pekerjaan pembangunan jaringan ke depan akan semakin masif. Karena itu, implementasi SOP K3 harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan. PAM JAYA juga sedang menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra. Ke depan, identitas mitra akan dicantumkan pada standar PPDU maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan agar akuntabilitas semakin jelas. Keselamatan […]

  • Kiprah Pria Kaum Bapa Desa Ranowangko di Hapsa GMIM: Rawat Persaudaraan Sesuai Pesan Gubernur

    Kiprah Pria Kaum Bapa Desa Ranowangko di Hapsa GMIM: Rawat Persaudaraan Sesuai Pesan Gubernur

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle reputasi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Media.Reputasiplus.com MANADO – Pada Jumat (5/6/2026), Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi memberangkatkan ribuan peserta Lomba Gerak Jalan dalam rangka Hari Persatuan (Hapsa) Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM. Acara pelepasan yang dipusatkan di Lobi Kantor Gubernur Sulut ini berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme. Bagi para peserta yang berasal dari berbagai jemaat di […]

  • Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA — Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) menggandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan […]

  • Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis,  Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis, Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis pada tahun 2026, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta […]

  • Selama Bulan Ramadan 2026, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB

    Selama Bulan Ramadan 2026, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KAI memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa, termasuk fasilitas air minum gratis dan imbauan menjaga kebersihan. Dalam rangka menyambut Ramadan 1446 H, KAI kembali memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa. Selama bulan Ramadan, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun […]

  • ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

    ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Denpasar, (15/9) – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menyelenggarakan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 sebagai ajang apresiasi bagi dunia usaha dan masyarakat yang menghadirkan inovasi lingkungan dan sosial berdampak nyata. Mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”, ENSIA 2026 hadir untuk mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya memperkuat daya saing bisnis, tetapi […]

expand_less