Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sari Delicatessen And Cafe Hadirkan Menu Baru Terinspirasi Dari Cita Rasa Rumah

Sari Delicatessen And Cafe Hadirkan Menu Baru Terinspirasi Dari Cita Rasa Rumah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Jakarta, 10 August 2026 — Sari Delicatessen and Cafe, bagian dari Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, memperkenalkan koleksi hidangan baru yang terinspirasi dari resep dan cita rasa yang telah lama menjadi bagian dari meja makan keluarga Indonesia. Berakar dari tradisi kuliner berbagai daerah dan diwariskan dari generasi ke generasi, setiap hidangan menghadirkan kehangatan masakan rumahan melalui cita rasa autentik yang disempurnakan secara cermat dengan teknik modern, tanpa menghilangkan karakter aslinya.

Chef Oki menjelaskan bahwa setiap hidangan berangkat dari resep keluarga yang mengutamakan cita rasa autentik serta penggunaan bahan-bahan segar pilihan. Terinspirasi dari kenyamanan masakan seorang ibu, menu ini memadukan berbagai rempah khas Indonesia yang dimasak secara perlahan untuk menghasilkan cita rasa yang kaya, seimbang, dan menghadirkan sensasi akrab serta menenangkan.

Hidangan-hidangan pilihan menjadi bagian utama dari koleksi menu baru ini, dengan masing-masing menyimpan cerita tersendiri tentang comfort food khas Indonesia. Prawn Lumpia menghadirkan kulit lumpia keemasan yang renyah, berisi udang, rebung, dan taoge, serta disajikan dengan saus kacang yang kaya rasa. Ayam Bakar Bumbu Rempah menyajikan ayam bakar yang dimarinasi dengan rempah-rempah aromatik khas Indonesia, ditemani sambal matah dan crudités segar. Bebek Goreng Bumbu Rempah dimasak perlahan hingga empuk, kemudian disajikan dengan bumbu hitam, sambal terasi, dan urap. Terinspirasi dari cita rasa khas Sulawesi Utara yang kaya dan berani, Beef Garo Rica menyajikan potongan sirloin yang lembut dengan nasi, telur poached, sambal garo rica, dan crudités segar. Sebagai pelengkap, Cendol Panna Cotta menghadirkan interpretasi modern dari salah satu hidangan penutup favorit Indonesia, memadukan gula aren, krim kelapa, es krim vanila, dan nangka. 

Selain hidangan unggulan tersebut, menu baru di Sari Delicatessen and Cafe juga menghadirkan pilihan hidangan yang lebih beragam, terinspirasi dari kekayaan warisan kuliner Indonesia. Berbagai cita rasa yang akrab dan resep klasik disajikan dengan sentuhan segar dan kontemporer. Dipersiapkan secara cermat menggunakan bahan-bahan berkualitas, setiap hidangan mengajak para tamu untuk menikmati kehangatan dan kenyamanan masakan rumahan Indonesia dalam suasana bersantap yang santai.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

+62 815-1472-7722  

fnb.reservation@saripacificjakarta.com 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

  • PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    PT RPN melalui Pusat Penelitian Karet Salurkan Bantuan TJSL bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Cabang Pusat Penelitian Karet, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi dalam membantu masyarakat yang […]

  • Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

    Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (13/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren penurunan masih menjadi skenario utama karena kombinasi faktor teknikal dan fundamental belum menunjukkan perubahan yang cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah. Selama tekanan jual tetap mendominasi pasar, Dupoin Futures […]

  • Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

    Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang. Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang […]

  • Jaga Standar Global Perhotelan, SUCOFINDO kembali Serahkan Sertifikat Hotel Bintang 5 Berbasis Risiko di Bali

    Jaga Standar Global Perhotelan, SUCOFINDO kembali Serahkan Sertifikat Hotel Bintang 5 Berbasis Risiko di Bali

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Denpasar, (13/3) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan standar industri pariwisata nasional. Melalui layanan sertifikasi, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar menyerahkan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko sekaligus menetapkan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 kepada PT Sarana Arga Mandiri / The Kuta Beach Heritage Hotel Bali. Sertifikasi tersebut merupakan hasil proses […]

  • Mengapa Anak Kita Harus Siap Belajar Teknologi untuk Menghadapi Era 5.0

    Mengapa Anak Kita Harus Siap Belajar Teknologi untuk Menghadapi Era 5.0

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Dunia terus berubah. Teknologi berkembang cepat, dan kita kini memasuki Era Society 5.0 — sebuah era di mana manusia dan teknologi hidup berdampingan secara harmonis. Di sinilah tantangan besar hadir bagi orang tua: apakah anak kita siap bersaing di dunia yang semakin digital ini? Apa Itu Era Society 5.0? Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Society […]

expand_less