Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Gagal Tembus 4.464, Akankah XAUUSD Jatuh ke 4.396?

Harga Emas Gagal Tembus 4.464, Akankah XAUUSD Jatuh ke 4.396?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (1/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan emas pada time frame H4 belum menunjukkan kekuatan yang cukup untuk melanjutkan penguatan. Harga belum berhasil ditutup di atas resistance 4.464 dan justru membentuk swing high baru. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa tekanan jual masih cukup kuat, sehingga Dupoin Futures memperkirakan XAUUSD berpotensi bergerak turun menuju area support 4.415 hingga 4.396.

Secara teknikal, Dupoin Futures melihat level resistance 4.464 sebagai salah satu area penting dalam pergerakan harga emas saat ini. Upaya buyer untuk membawa harga melewati level tersebut belum menghasilkan breakout yang meyakinkan. Kegagalan tersebut menunjukkan bahwa seller masih mampu menahan kenaikan XAUUSD. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance tersebut, Dupoin Futures menilai peluang koreksi masih terbuka pada perdagangan hari ini.

Pembentukan swing high baru turut menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga belum memberikan konfirmasi kuat mengenai perubahan tren menuju bullish. Ketika harga gagal melanjutkan kenaikan setelah membentuk swing high, tekanan jual berpotensi kembali muncul. Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures melihat XAUUSD berpeluang bergerak menuju support terdekat di 4.415.

Apabila tekanan jual semakin kuat, Dupoin Futures memproyeksikan pelemahan dapat berlanjut menuju level 4.396. Area tersebut menjadi support berikutnya yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Respons harga ketika mencapai kisaran 4.415–4.396 akan menjadi penting untuk menentukan apakah XAUUSD berpotensi mengalami rebound atau justru melanjutkan penurunan ke level yang lebih rendah.

Menurut Dupoin Futures, support 4.415 dan 4.396 dapat menjadi area yang menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Jika buyer kembali masuk dan mampu mempertahankan harga di atas support, terdapat peluang terjadinya pemulihan dalam jangka pendek. Namun, apabila tekanan bearish berhasil membawa harga menembus support tersebut, Dupoin Futures menilai risiko pelemahan lanjutan akan semakin terbuka.

Di luar faktor teknikal, Dupoin Futures melihat harga emas masih sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar terus mencermati arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) setelah komentar hawkish Kevin Warsh dalam agenda Jackson Hole sebelumnya. Pernyataan tersebut membuat investor kembali memperhitungkan kemungkinan perubahan suku bunga pada September, sehingga pergerakan dolar AS dan Treasury Yield menjadi perhatian utama.

Kenaikan US Treasury Yield berpotensi memberikan tekanan terhadap emas. Dupoin Futures menjelaskan bahwa ketika imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat, aset tersebut menjadi relatif lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Kondisi tersebut dapat meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas dan mendorong sebagian investor mengurangi eksposurnya terhadap logam mulia.

Pergerakan dolar AS juga menjadi faktor yang diperhatikan Dupoin Futures. Ekspektasi suku bunga The Fed yang lebih tinggi dapat memberikan dukungan terhadap dolar AS. Jika dolar kembali menguat, harga emas berpotensi menghadapi tekanan karena emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Situasi tersebut dapat memperkuat tekanan bearish yang terlihat pada grafik teknikal XAUUSD.

Namun, Dupoin Futures menilai terdapat faktor lain yang berpotensi membatasi pelemahan emas, yaitu meningkatnya risiko geopolitik. Eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian pasar dan berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Dalam kondisi ketidakpastian geopolitik, investor biasanya meningkatkan perhatian terhadap emas sebagai salah satu instrumen lindung nilai.

Kondisi geopolitik tersebut membuat arah harga emas tidak hanya ditentukan oleh faktor suku bunga dan yield. Dupoin Futures melihat apabila ketegangan AS-Iran semakin meningkat, permintaan safe haven dapat memberikan dukungan terhadap XAUUSD. Sentimen tersebut berpotensi menahan laju penurunan meskipun secara teknikal harga masih berada dalam tekanan.

Di sisi lain, Dupoin Futures juga menilai pelaku pasar perlu memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat berikutnya. Data ekonomi dapat memengaruhi kembali ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Data yang menunjukkan ekonomi AS tetap kuat berpotensi memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi dan memberikan tekanan terhadap emas. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat mengurangi tekanan terhadap XAUUSD melalui perubahan ekspektasi kebijakan moneter.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dupoin Futures masih melihat prospek harga emas hari ini cenderung bearish dalam jangka pendek. Kegagalan XAUUSD menembus resistance 4.464 menjadi salah satu sinyal utama yang mendukung skenario tersebut. Selama harga masih bergerak di bawah resistance tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan peluang pelemahan menuju support 4.415 hingga 4.396 masih terbuka.

Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan harga ketika memasuki area support tersebut. Jika support mampu bertahan, Dupoin Futures melihat peluang rebound masih dapat terjadi. Namun, apabila XAUUSD menembus area 4.396, tekanan jual berpotensi semakin kuat. Pada saat yang sama, perkembangan Treasury Yield, dolar AS, kebijakan The Fed, serta eskalasi AS-Iran dapat meningkatkan volatilitas harga emas.

Dengan demikian, Dupoin Futures memproyeksikan XAUUSD berpotensi melemah menuju 4.415–4.396 pada perdagangan hari ini. Resistance 4.464 menjadi level penting yang perlu diperhatikan untuk melihat potensi perubahan momentum. Selama resistance tersebut belum berhasil ditembus secara meyakinkan, Dupoin Futures masih menempatkan skenario koreksi sebagai proyeksi utama, dengan perkembangan kebijakan The Fed dan sentimen safe haven menjadi faktor fundamental yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas sepanjang perdagangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

    PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, berhasil membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp9,3 triliun hingga Agustus 2026. Perolehan tersebut mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi Back to Core, dengan fokus pada penguatan bisnis inti serta perolehan proyek yang berkualitas dan berkelanjutan. […]

  • FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

    FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Probiotik TipTopp Pond dan X-BAC PRO, Hepatop, Chemo-Attractant, serta Super Aqua menjawab tantangan kualitas air, kesehatan hepatopankreas, dan penyerapan nutrisi Yogyakarta, – FisTx Indonesia, perusahaan teknologi akuakultur berbasis di Yogyakarta, memperkenalkan Aqua Support sebagai solusi bagi petambak udang yang menghadapi tantangan saat siklus budidaya sedang berjalan. Lini produk ini mencakup tiga kebutuhan utama di tengah […]

  • KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

    KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan parenting sebagai upaya membangun kualitas SDM yang dimulai dari lingkungan keluarga dan relasi di dalam rumah. Di tengah semakin kompleksnya tantangan keluarga modern, banyak orang tua merasa dituntut untuk mampu memahami anak, membangun komunikasi yang sehat, sekaligus tetap menjaga kestabilan […]

  • PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

    PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertumbuhan sektor industri, manufaktur, dan jasa di Indonesia pascapandemi mendorong peningkatan signifikan terhadap permintaan seragam korporasi dan pakaian kerja (workwear) yang berkualitas. Menjawab tantangan supply chain garmen serta kebutuhan kustomisasi skala besar dari sektor korporasi maupun BUMN, PT Akarsa Garment Indonesia mengumumkan perluasan dan pengembangan fasilitas produksi terintegrasi. Langkah ekspansi ini diambil guna […]

  • Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen

    Hadir di ICCA 2026, VRITIMES Tunjukkan Peran Siaran Pers Digital dalam Membangun Kepercayaan Konsumen

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 September 2026 — Berakhirnya gelaran pameran dan ajang penghargaan tahunan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) di Jakarta menandai suksesnya keikutsertaan VRITIMES sebagai exhibitor. Sebagai platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo, VRITIMES memanfaatkan momentum berkumpulnya para pemimpin contact center, praktisi customer experience […]

  • PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

    PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III, sebagai Holding Perkebunan Nusantara, memperkenalkan inovasi tata kelola teknologi informasi terintegrasi dalam kegiatan Road to Danantara Technology, Innovation and Investment Forum (DTIIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (8/10). Mengusung tema “Shaping […]

expand_less