Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Program Padat Karya Kementerian PU Hadirkan Harapan dan Penghidupan bagi Lebih dari 44 Ribu Warga Terdampak Bencana Sumatera

Program Padat Karya Kementerian PU Hadirkan Harapan dan Penghidupan bagi Lebih dari 44 Ribu Warga Terdampak Bencana Sumatera

  • account_circle editor News
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

ACEH TAMIANG, 20 Januari 2026 – Upaya penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera masih terus berlangsung. Selain mengerahkan sejumlah besar alat berat, penanganan itu kini dilakukan dengan mengimplementasikan Program Padat Karya Tunai (PKT).

Implementasi
PKT yang dilakukan oleh Kementerian PU ini tidak hanya fokus pada upaya
pembersihan dan perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga memberikan bantalan
ekonomi bagi masyarakat terdampak. Hingga 17 Januari
2026, tercatat sebanyak 44.954 warga lokal telah terlibat dalam program ini.

Program PKT juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah
dalam memulihkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di Provinsi Aceh, Sumatera
Utara, dan Sumatera Barat. Pembersihan material sisa bencana, seperti lumpur
yang menumpuk di fasilitas publik dan permukiman, dilakukan secara intensif
dengan melibatkan partisipasi aktif warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan
pascabencana memiliki dua dimensi, yaitu pemulihan fisik dan pemulihan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan upaya
menggerakkan kembali roda perekonomian warga yang sempat lumpuh.

“Tugas kita salah satunya bersih-bersih, dan itu
kita kerjakan 24 jam, di-support penuh
oleh TNI, Polri, dan masyarakat melalui pola padat karya. Kita harus bergerak
cepat supaya perekonomian segera bergulir lagi. Masyarakat harus segera punya income (pendapatan) kembali, apalagi banyak
yang sebelumnya petani dan usahanya rusak akibat bencana,” ujar Menteri
Dody.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU menerapkan strategi
taktis di lapangan. Untuk lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh alat berat,
pengerjaan dioptimalkan menggunakan tenaga manusia (padat karya) dengan
dukungan peralatan berukuran kecil. Metode ini terbukti efektif menjangkau
seluruh area terdampak hingga ke sudut-sudut permukiman padat dan fasilitas
umum vital, memastikan proses pemulihan berjalan menyeluruh.

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh
masyarakat. Di SMK 3 Aceh Tamiang, misalnya, meskipun genangan lumpur masih
terlihat pada Senin (19/1/2026), aktivitas pembersihan yang dilakukan warga
memberikan harapan baru.

Tri Kurniawan, warga Karang Baru, Aceh Tamiang,
menuturkan bahwa Program Padat Karya Tunai menjadi penyelamat ekonominya
pascabencana. Selama dua pekan terakhir, ia terlibat aktif membersihkan lumpur
di lingkungan permukiman, Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, SMK 3 Aceh
Tamiang, hingga SMP Negeri 2 Karang Baru.

“Alhamdulillah, ada pekerjaan. Kita kan sudah tidak ada
pekerjaan setelah banjir. Kemarin diajak kakak yang kerja di huntara,”
ujar Tri.

Bagi Tri, upah yang diterimanya sangat dapat menopang
kebutuhan hidup sehari-hari dan membantu orang tuanya yang tidak lagi bisa
bekerja akibat bencana.

Hal senada diungkapkan Ikhsan Putra, warga Kuala Simpang.
Sebelum bencana, Ikhsan menggantungkan hidup sebagai pedagang makanan ringan.
Namun, kerusakan lingkungan akibat banjir memaksanya menghentikan usaha.
Melalui pelibatan dalam pembersihan saluran drainase dan fasilitas umum, Ikhsan
kini memiliki penghasilan pengganti.

“Sejak banjir, warung saya tidak bisa jalan karena rumah
dan lingkungan kotor semua. Dengan ikut padat karya ini, saya bisa tetap punya
penghasilan sambil membersihkan daerah sendiri,” tutur Ikhsan, seraya
menambahkan bahwa upah hariannya dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya
sekolah anak-anaknya.

Berdasarkan data Kementerian PU per 17 Januari 2026,
program penanganan bencana berbasis Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) ini
telah menyerap 44.954 orang tenaga kerja. Program ini diharapkan dapat terus
menjadi katalisator bagi warga terdampak untuk bangkit, menata kembali
lingkungan, sekaligus memulihkan kondisi ekonomi masyarakat secara bermartabat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengajian Rutin BRI Region 6/Jakarta 1 Hadirkan Nuansa Kebersamaan Jelang Ramadan

    Pengajian Rutin BRI Region 6/Jakarta 1 Hadirkan Nuansa Kebersamaan Jelang Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Suasana pengajian rutin BRI Region 6/Jakarta 1 pada Jumat, 13 Februari 2026, terasa lebih istimewa dibandingkan dengan pelaksanaan biasanya. Kegiatan yang digelar di JackOne Hall Gedung BRI Region 6 ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Perwakilan YBM BRI Jakarta, menghadirkan nuansa kebersamaan yang semakin hangat dalam menyambut bulan suci Ramadan. Pengajian diikuti oleh seluruh pekerja […]

  • AnyMind Group perluas jangkauan Live Commerce di Indonesia dengan meresmikan studio Bintaro Hub

    AnyMind Group perluas jangkauan Live Commerce di Indonesia dengan meresmikan studio Bintaro Hub

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Fasilitas baru ini menampung 20 studio khusus dan dirancang untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat akan operasional live commerce profesional, sekaligus mengakomodasi berbagai brand secara bersamaan. AnyMind Group, perusahaan BPaaS untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan peluncuran hub studio live commerce terbarunya yang berlokasi di Bintaro, Indonesia. Hub baru ini akan […]

  • Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif Pelabuhan Bima – Badas Sepanjang 2025

    Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif Pelabuhan Bima – Badas Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Bima, Januari 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif pada operasional Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Badas sepanjang periode tahun 2025. Capaian ini menunjukkan peran strategis Pelindo Multi Terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di kawasan Nusa Tenggara. Sepanjang […]

  • FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    FLOQ Tegaskan Dukungan terhadap Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia pada Peluncuran Bursa ICEx

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    FLOQ menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem aset digital Indonesia dalam peluncuran International Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa kripto berlisensi di Indonesia. Peluncuran ICEx menjadi langkah penting dalam membangun infrastruktur pasar yang lebih transparan, terregulasi, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional. FLOQ percaya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan komunitas akan menjadi […]

  • Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

    Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Pasar valuta asing atau Forex dikenal sebagai pasar yang paling sensitif terhadap isu geopolitik. Konflik internasional tidak hanya memengaruhi kebijakan diplomatik, tetapi juga mengubah peta kekuatan mata uang dunia dalam hitungan detik. Salah satu dinamika yang paling diperhatikan oleh pelaku pasar global adalah bagaimana ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memberikan dampak langsung terhadap pasangan […]

  • Dari C-Suite ke Founder Posthinks Agency: Kenapa Semakin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Usia Produktif?

    Dari C-Suite ke Founder Posthinks Agency: Kenapa Semakin Banyak Eksekutif Senior Pilih Bangun Agency Sendiri di Usia Produktif?

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Ada momen di mana saya duduk di ruangan yang nyaman, jabatan yang tertulis jelas di kartu nama, dan gaji yang masuk otomatis setiap tanggal satu lalu bertanya: seberapa lama saya mau terus begini? Pertanyaan itu bukan muncul karena tidak bahagia. Justru sebaliknya saya sedang di titik terbaik karier korporat saya. Chief Sales & Marketing Officer, […]

expand_less