Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

Ada kalanya kebutuhan datang ketika kondisi keuangan sedang tidak siap. Kendaraan perlu diperbaiki, perlengkapan kerja harus diganti, atau ada kebutuhan keluarga yang tidak bisa ditunda. Ketika dana yang tersedia belum cukup, cicilan bisa menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Sebelum mengambil pinjaman, penting untuk memahami apa itu cicilan, berapa total kewajiban yang harus dibayar, serta bagaimana bunga dan biaya lainnya dihitung. Dengan begitu, keputusan mengambil kredit bisa disesuaikan dengan kemampuan membayar.

Apa Itu Cicilan?

Apa itu cicilan? Cicilan adalah pembayaran utang secara bertahap dalam periode tertentu sesuai jadwal yang telah disepakati.

Dalam pinjaman, cicilan umumnya terdiri dari pokok pinjaman dan bunga. Bisa ada pula biaya lain sesuai ketentuan produk, misalnya biaya provisi atau biaya layanan.

Karena itu, jangan hanya melihat nominal dana yang diterima. Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan juga:

– Jumlah pinjaman

– Bunga

– Tenor

– Besaran cicilan

– Biaya lain yang berlaku

– Total pembayaran sampai pinjaman selesai

Informasi tersebut perlu diperiksa dalam simulasi pinjaman dan perjanjian kredit sebelum pencairan.

Kenapa Cicilan Bisa Muncul Secara Tidak Terduga?

Kebutuhan mendadak bisa muncul tanpa banyak waktu untuk mempersiapkan dana. Contohnya:

1. Kendaraan bermasalah

Kendaraan yang digunakan untuk bekerja atau aktivitas sehari-hari membutuhkan perbaikan.

2. Peralatan kerja rusak

Laptop, perangkat usaha, atau perlengkapan lain perlu segera diganti agar aktivitas tetap berjalan.

3. Kebutuhan rumah tangga

Ada perbaikan atau kebutuhan rumah yang tidak masuk dalam anggaran bulanan.

4. Kebutuhan pendidikan

Muncul biaya pendidikan yang perlu dibayarkan sesuai jadwal.

Situasi seperti ini dapat membuat seseorang mempertimbangkan pembiayaan tambahan. Namun, kebutuhan mendesak tetap perlu dibedakan dari keinginan konsumtif yang sebenarnya masih bisa ditunda.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengambil Cicilan?

Cicilan akan menjadi kewajiban sampai periode pembayaran selesai. Karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya diperiksa sebelum mengajukan pinjaman.

1. Hitung Kemampuan Bayar

Lihat pemasukan dan pengeluaran rutin terlebih dahulu. Pastikan masih ada ruang untuk membayar cicilan setelah kebutuhan utama dan kewajiban lainnya terpenuhi.

2. Perhatikan Tenor

Tenor adalah jangka waktu pembayaran pinjaman. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan periodik terlihat lebih ringan, tetapi periode pembayaran menjadi lebih lama dan total biaya pinjaman perlu diperhitungkan.

3. Jangan Hanya Melihat Bunga

Periksa seluruh biaya yang tercantum dalam simulasi dan perjanjian kredit. Selain bunga, dapat terdapat biaya lain sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku. 

4. Pahami Risiko Keterlambatan

Cicilan perlu dibayar sesuai jadwal. Keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan konsekuensi sesuai perjanjian kredit dan dapat memengaruhi riwayat kredit.

Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, pastikan sumber pembayaran cicilan sudah diperhitungkan.

Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya?

Ketika mencari pinjaman online dari bank, penting membedakan produk kredit bank dengan pinjaman yang diberikan oleh perusahaan fintech lending.

Neo Pinjam merupakan produk pinjaman di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang pengajuannya dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank. Sebagai produk kredit bank, proses pemberian pinjaman tetap melalui evaluasi kelayakan kredit dan prinsip kehati-hatian perbankan. 

Artinya, pengajuan secara digital tidak berarti setiap pengajuan otomatis disetujui. Limit, bunga, tenor, dan persetujuan mengikuti hasil analisis kredit masing-masing nasabah. 

Neo Pinjam untuk Kebutuhan yang Perlu Ditangani

Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk kebutuhan nasabah sesuai ketentuan produk. Fasilitas ini merupakan pinjaman tanpa jaminan dengan limit hingga Rp100 juta dengan tenor hingga 12 bulan. Pengajuan dilakukan melalui aplikasi neobank. 

Sebelum mengajukan, tentukan terlebih dahulu jumlah dana yang benar-benar dibutuhkan. Tidak perlu mengambil limit maksimal jika kebutuhan sebenarnya lebih kecil.

Kebutuhan yang mendadak memang bisa membuat keputusan finansial terasa harus dilakukan dengan cepat. Justru dalam kondisi seperti itu, menghitung kemampuan bayar menjadi semakin penting.

Mulai dengan memahami apa itu cicilan, hitung perkiraan bunga, cek tenor, periksa biaya lain, lalu pastikan cicilan masih sesuai dengan kemampuan keuangan.

Kalau sedang mencari pinjaman online dari bank, Neo Pinjam di aplikasi neobank dapat menjadi salah satu fasilitas kredit yang dipertimbangkan untuk kebutuhan sesuai ketentuan produk.

Gunakan pinjaman secara terukur dan pastikan memahami seluruh kewajiban sebelum mengajukan.

***

Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. 

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Terakhir Periode Libur Imlek, Volume Penumpang KA di Stasiun Tegal Capai Lima Ribu Lebih

    Hari Terakhir Periode Libur Imlek, Volume Penumpang KA di Stasiun Tegal Capai Lima Ribu Lebih

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang mencatat per pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di Stasiun Tegal pada hari Selasa (17/2) mencapai 5.483 penumpang. KAI Daop 4 Semarang mencatat per pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di Stasiun Tegal pada hari Selasa (17/2) mencapai 5.483 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.984 penumpang berangkat atau naik dan 2.499 penumpang datang […]

  • Kualitas Portofolio Terjaga,  BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian industri pembiayaan terhadap risiko kredit, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,23%, berada dalam kisaran yang sehat dan sesuai dengan ketentuan regulator. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, […]

  • Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA — Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dan menempati posisi keempat dunia sebagai negara dengan cadangan terbesar. Namun, emas yang tercatat sebagai cadangan moneter Bank Indonesia (BI) baru mencapai 87,1 ton, atau sekitar 7,7% dari total cadangan. Dengan kepemilikan tersebut, Indonesia berada di posisi ke-44 dunia dalam hal cadangan emas bank sentral. Angka […]

  • Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

    Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Agustus 2026 – Bagi sebagian calon ibu, istilah ASI liquid gold (emas cair) mungkin sudah tidak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah persalinan. Meski hanya keluar dalam jumlah sedikit, kolostrum memiliki kandungan nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang […]

  • Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

    Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kolaborasi bersama DEKOPINDA Kabupaten Bogor memperkuat pemanfaatan teknologi untuk mendorong tata kelola dan layanan koperasi yang lebih modern dan berdaya saing. Koperasi memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi wadah bagi anggotanya untuk tumbuh bersama. Di tengah perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan ekonomi digital, penguatan tata kelola serta kualitas layanan menjadi semakin […]

  • Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

    Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta (27/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia terus membuktikan komitmennya dalam menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Perseroan kini tengah mengakselerasi tahapan akhir penyelesaian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I (Ruas Gending-Besuki) untuk memberikan dampak positif yang […]

expand_less