Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » XAUUSD Gagal Tembus 4.440, Harga Emas Berpotensi Anjlok ke 4.365–4.331

XAUUSD Gagal Tembus 4.440, Harga Emas Berpotensi Anjlok ke 4.365–4.331

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Harga emas atau XAUUSD masih berpotensi mengalami tekanan pada perdagangan hari Senin (7/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures melihat harga emas pada time frame Daily masih memiliki ruang untuk melanjutkan pelemahan menuju area support 4.365 hingga 4.331. Prospek tersebut muncul setelah XAUUSD gagal menembus resistance di level 4.440 dan membentuk pola ABC Correction.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai kegagalan emas melewati resistance 4.440 menjadi sinyal penting dalam membaca arah pergerakan harga berikutnya. Level tersebut sebelumnya menjadi area yang harus ditembus apabila XAUUSD ingin mempertahankan momentum penguatan. Namun, karena harga kembali tertahan di bawah resistance, tekanan jual berpotensi mengambil alih dan membawa emas menuju level support yang lebih rendah.

Dalam analisis Dupoin Futures, terbentuknya pola ABC Correction juga menunjukkan bahwa XAUUSD masih berada dalam fase koreksi. Pola tersebut memberikan indikasi bahwa harga memiliki peluang untuk melanjutkan penurunan sebelum menemukan area yang dapat menjadi titik pantulan. Oleh karena itu, area 4.365–4.331 menjadi zona penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam perdagangan emas hari ini.

Geraldo dari Dupoin Futures memperkirakan harga dapat terlebih dahulu menguji support 4.365 apabila tekanan jual terus berlanjut. Jika support tersebut tidak mampu menahan penurunan, XAUUSD berpotensi bergerak lebih rendah menuju 4.331. Namun, apabila harga mampu bertahan di zona tersebut dan muncul kembali minat beli, peluang terjadinya rebound tetap terbuka. Meski demikian, selama XAUUSD belum mampu menembus 4.440, Dupoin Futures masih melihat risiko koreksi sebagai skenario yang patut diwaspadai.

Pergerakan emas hari ini juga tidak terlepas dari dinamika pasar global. Harga emas berada di sekitar US$4.410 per troy ounce dan menghadapi sejumlah sentimen yang saling berlawanan. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kenaikan harga minyak yang dipicu oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran serta gangguan di sekitar Strait of Hormuz.

Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi karena energi merupakan salah satu komponen penting dalam aktivitas ekonomi. Jika harga minyak bertahan tinggi, pasar dapat kembali memperhitungkan risiko tekanan inflasi yang lebih persisten. Kondisi tersebut menjadi penting bagi harga emas karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Dupoin Futures melihat kebijakan The Fed masih menjadi salah satu faktor utama yang menentukan pergerakan XAUUSD. Setelah data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat, ekspektasi pasar terhadap suku bunga kembali menjadi perhatian. Suku bunga yang berpotensi lebih tinggi dapat memberikan dukungan terhadap dolar AS dan yield Treasury, yang pada saat bersamaan dapat membatasi daya tarik emas.

Ketika yield Treasury meningkat, investor memiliki alternatif aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi sehingga biaya peluang memegang emas ikut meningkat. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan terhadap harga logam mulia. Karena itu, dalam analisis Dupoin Futures, arah pergerakan yield Treasury dan dolar AS menjadi dua indikator yang perlu terus dicermati untuk menentukan potensi XAUUSD dalam jangka pendek.

Di sisi lain, pelemahan dolar AS dan turunnya yield Treasury dapat memberikan ruang bagi emas untuk kembali menguat. Apabila ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed mulai berkurang, tekanan terhadap XAUUSD berpotensi mereda. Situasi tersebut dapat menjadi katalis bagi emas untuk melakukan pemulihan dari area support.

Perhatian pasar kini mulai bergeser ke data inflasi Amerika Serikat, terutama Consumer Price Index atau CPI. Data tersebut menjadi penting setelah laporan tenaga kerja AS memberikan sinyal yang relatif kuat. Menurut Dupoin Futures, pelaku pasar akan mencermati apakah tekanan harga di Amerika Serikat masih cukup tinggi untuk memengaruhi keputusan The Fed pada pertemuan September.

Jika CPI menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, pasar berpotensi meningkatkan kembali ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga yang lebih ketat. Skenario tersebut dapat memberikan dukungan bagi dolar AS dan yield Treasury sekaligus meningkatkan tekanan terhadap XAUUSD. Kondisi ini akan memperkuat risiko harga emas untuk menguji area 4.365–4.331 seperti yang diproyeksikan Dupoin Futures.

Sebaliknya, apabila data CPI menunjukkan perlambatan inflasi, peluang pelonggaran kebijakan The Fed dapat kembali menjadi perhatian. Ekspektasi tersebut berpotensi menekan dolar AS dan yield Treasury sehingga memberikan dukungan bagi harga emas. Dalam kondisi demikian, XAUUSD dapat memperoleh momentum untuk kembali naik dan menguji resistance 4.440.

Faktor geopolitik juga masih menjadi elemen penting dalam pergerakan emas. Ketegangan AS-Iran dan kondisi di sekitar Strait of Hormuz berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketidakpastian geopolitik biasanya mendorong investor mencari aset yang dinilai lebih defensif.

Namun, Dupoin Futures menilai pengaruh geopolitik terhadap emas perlu dilihat bersamaan dengan dampaknya terhadap harga minyak dan inflasi. Kenaikan minyak akibat ketegangan geopolitik dapat meningkatkan risiko inflasi, yang kemudian berpotensi membuat The Fed lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan. Dengan demikian, sentimen geopolitik tidak selalu memberikan dampak satu arah terhadap harga emas.

Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat pergerakan XAUUSD berpotensi berlangsung volatil. Dari sisi teknikal, Dupoin Futures masih melihat peluang pelemahan setelah harga gagal menembus resistance 4.440 dan membentuk pola ABC Correction. Sementara dari sisi fundamental, arah dolar AS, yield Treasury, ekspektasi suku bunga, data CPI, serta perkembangan konflik AS-Iran akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah harga emas.

Berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.365–4.331 menjadi target support yang perlu diperhatikan jika tekanan jual berlanjut. Selama XAUUSD belum mampu menembus kembali level 4.440, skenario koreksi masih menjadi perhatian utama Dupoin Futures untuk perdagangan hari ini.

Pelaku pasar perlu mencermati respons harga ketika mendekati area support tersebut. Jika 4.365–4.331 mampu bertahan, peluang rebound dapat kembali terbuka. Namun, apabila support tersebut ditembus, tekanan bearish berpotensi semakin kuat. Dengan demikian, menurut Dupoin Futures, pergerakan emas hari ini akan sangat bergantung pada keseimbangan antara tekanan dari ekspektasi suku bunga dan permintaan safe haven akibat risiko geopolitik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Rakyat Indonesia KCP Pasar Pagi Mangga Dua Layani Kebutuhan Nasabah Melalui Weekend Banking

    Bank Rakyat Indonesia KCP Pasar Pagi Mangga Dua Layani Kebutuhan Nasabah Melalui Weekend Banking

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik kepada nasabah, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pasar Pagi Mangga Dua menghadirkan layanan Weekend Banking guna memenuhi kebutuhan transaksi perbankan masyarakat di akhir pekan. Layanan ini menjadi solusi bagi nasabah yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke kantor bank pada hari kerja. Melalui layanan Weekend […]

  • First Anniversary PT KVB Futures Indonesia: Growth Together, Stronger As One

    First Anniversary PT KVB Futures Indonesia: Growth Together, Stronger As One

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PT KVB Futures Indonesia merayakan tonggak penting dalam perjalanannya di industri perdagangan berjangka dengan peringatan anniversary pertama perusahaan. Momen ini menjadi simbol perjalanan, pertumbuhan, serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan trading yang profesional dan terpercaya bagi para trader di Indonesia. Selama satu tahun terakhir, PT KVB Futures Indonesia terus berkembang dengan fokus pada inovasi teknologi, […]

  • Barantum Hadirkan Automasi dengan WhatsApp Gateway Official

    Barantum Hadirkan Automasi dengan WhatsApp Gateway Official

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di awal, kirim pesan satu per satu masih terasa aman. Tapi saat bisnis mulai berkembang, volume chat meningkat, dan semuanya jadi lambat. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, resmi menjalin mitra kerja sama strategis dengan PT Pascal Biotech Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang inovasi dan pengembangan. Penandatanganan yang dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, ini berlangsung di Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor. Kerja sama ini […]

  • Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada

    Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Saham-saham yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI) mengalami tekanan pada perdagangan awal pekan setelah sejumlah pemimpin industri AI menyerukan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap perkembangan teknologi tersebut. Perubahan sentimen ini membuat investor kembali mempertanyakan seberapa cepat investasi AI dapat terus berkembang dan apakah belanja besar-besaran untuk infrastruktur AI dapat dipertahankan. Menurut laporan Yahoo Finance, saham […]

  • PTPN Group Akselerasi Swasembada Bawang Putih Nasional

    PTPN Group Akselerasi Swasembada Bawang Putih Nasional

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Siapkan Pengembangan 10.000 Hektare di Jawa Barat Bandung – PTPN Group memperkuat kontribusinya dalam program pemerintah untuk mendukung swasembada bawang putih nasional melalui pengembangan kawasan budidaya seluas 10.000 hektare di wilayah kerja PTPN Group Jawa Barat pada tahun 2026 melibatkan mitra strategis dan masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen PTPN Group dalam memperkuat ketahanan pangan […]

expand_less