Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » AI Connect dan Estha AI Perkuat Ekosistem Pembelajaran AI dari Adopsi hingga Pengembangan Produk

AI Connect dan Estha AI Perkuat Ekosistem Pembelajaran AI dari Adopsi hingga Pengembangan Produk

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Melalui Digital Talks & AI Challenge, Telkom AI Connect dan Estha AI membekali peserta dengan keterampilan AI mulai dari no-code AI hingga pengembangan produk yang siap digunakan.

Dalam upaya mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang semakin inklusif dan berdampak nyata, Telkom AI Connect Bandung bersama Estha AI menghadirkan rangkaian kegiatan Digital Talks & AI Challenge yang dirancang untuk mendukung peserta pada berbagai tahapan perjalanan inovasi AI. Mulai dari pengenalan teknologi yang mudah diakses melalui pendekatan no-code hingga pengembangan ide menjadi produk yang siap digunakan, rangkaian ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas talenta digital di Indonesia.

Rangkaian pertama dilaksanakan melalui sesi Digital Talks: AI Adoption Challenges for Non-Technical Users pada 22 Mei 2026. Kegiatan ini berfokus pada bagaimana AI dapat diadopsi oleh masyarakat yang tidak memiliki latar belakang teknis maupun kemampuan pemrograman. Melalui pendekatan no-code, peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI serta berbagai penerapannya dalam bidang bisnis, pendidikan, dan produktivitas. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti demonstrasi dan sesi praktik yang menunjukkan bagaimana sebuah ide dapat diwujudkan menjadi AI Experience sederhana tanpa perlu menulis kode.

Pada sesi tersebut, Shanez selaku Strategic Marketing Manager Estha AI membagikan wawasan mengenai pentingnya pendekatan no-code dalam memperluas akses terhadap teknologi AI. Menurutnya, tantangan terbesar adopsi AI saat ini bukan terletak pada teknologinya, melainkan pada bagaimana teknologi tersebut dapat diakses dan digunakan oleh lebih banyak orang.

“Tantangan terbesar adopsi AI bukan pada teknologinya, melainkan bagaimana membuat teknologi tersebut mudah diakses dan digunakan oleh semua orang,” ujar Shanez.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan no-code mampu membuka peluang bagi siapa saja untuk mulai bereksperimen dan berinovasi menggunakan AI tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman yang mendalam.

Melanjutkan pembelajaran tersebut, rangkaian kedua diselenggarakan pada 30 Mei 2026 melalui sesi AI for Builders: Turning Ideas into Real Products. Jika pada sesi pertama peserta diperkenalkan pada cara memulai pemanfaatan AI, maka sesi kedua berfokus pada bagaimana mengembangkan ide, prototipe, atau solusi awal menjadi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar dan mampu memberikan dampak nyata.

Dalam sesi ini, Lusia Elsa Dika Damayanty selaku Business and Community Lead Telkom AI Connect membahas pentingnya membangun pola pikir builder dalam proses pengembangan produk berbasis AI. Materi yang disampaikan mencakup validasi ide, pemahaman kebutuhan pengguna, pengembangan prototipe menjadi produk yang siap digunakan, hingga strategi monetisasi yang berkelanjutan. Peserta juga diajak memahami bahwa keberhasilan solusi AI tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan nyata dan memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Dalam paparannya, Elsa menyoroti pentingnya kesiapan individu untuk terus belajar dan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“AI hanya menggantikan kalian jika kalian tidak mau beradaptasi dengan teknologi. Mereka yang terus belajar, memahami perubahan, dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu justru akan memiliki lebih banyak peluang untuk berkembang,” ungkap Elsa.

Melalui sesi ini, Telkom AI Connect tidak hanya mendorong peserta untuk memahami teknologi AI, tetapi juga membantu mereka membangun pola pikir inovatif yang diperlukan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut sejalan dengan visi Telkom dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui pengembangan talenta, pemberdayaan komunitas, serta penciptaan inovasi yang mampu memberikan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat. 

Sesi kedua juga menjadi momentum pengumuman pemenang AI Challenge yang telah diikuti peserta sebagai bagian dari rangkaian program pengembangan talenta AI. Kehadiran challenge tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus mengembangkan solusi AI yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Telkom AI Connect terus memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem pembelajaran AI yang aplikatif, relevan, dan berorientasi pada penciptaan dampak. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa perjalanan inovasi AI tidak berhenti pada tahap memahami teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mengembangkan solusi yang bernilai, berkelanjutan, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri

    Pergantian Pimpinan Pengawas Kripto OJK, Dorong Kolaborasi Regulator dan Industri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Maret 2026 — Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menggantikan Hasan Fawzi yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan […]

  • Yudhi Isman: Sebuah Perjalanan dari Indonesia Menuju Panggung Teknologi Global

    Yudhi Isman: Sebuah Perjalanan dari Indonesia Menuju Panggung Teknologi Global

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak kalangan: Yudhi Isman (Founder & CEO of Orbis Elite), perusahaan teknologi multinasional yang membangun ekosistem digital generasi baru. Cerita perjalanan hidupnya tidak dimulai dari Silicon Valley, Singapura, ataupun Tokyo—melainkan dari sebuah kota yang jauh dari pusat industri teknologi dunia: Pekanbaru. […]

  • Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Perkembangan pariwisata di Bali tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas wisata. Salah satu wilayah yang perlahan masuk dalam radar wisatawan adalah Seririt, sebuah kecamatan pesisir yang berada sekitar 20 kilometer dari Singaraja. SERIRIT, BALI – […]

  • Kontes Tato Charity di Coffee Bengkel Minut Kembali Gaungkan Solidaritas Komunitas Seni

    Kontes Tato Charity di Coffee Bengkel Minut Kembali Gaungkan Solidaritas Komunitas Seni

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MINAHASA UTARA, reputasiplus.com – Ajang kontes tato yang digelar di Coffee Bengkel, Airmadidi, Minahasa Utara kembali berlangsung meriah dan sukses menghimpun antusiasme puluhan pengunjung, Sabtu (12/12/2025). Kegiatan tahunan yang sudah berjalan sejak 2014 itu kembali digelar sebagai bagian dari aksi kemanusiaan, di mana seluruh hasil kegiatan akan disalurkan kepada panti asuhan. Ketua Panitia, Donny Manan, […]

  • Bebas Overthinking, Ini Cara Lacak dan Amankan Kirim Paket Ke Luar Negeri

    Bebas Overthinking, Ini Cara Lacak dan Amankan Kirim Paket Ke Luar Negeri

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sering cemas saat paket tidak bergerak di sistem? Pahami arti status tracking dan amankan proses kirim paket ke luar negeri Anda dari awal hingga akhir. Mengapa Rasa Cemas Sering Muncul Setelah Mengirim Paket? Mengirimkan barang berharga, baik secara nominal maupun sentimental, ke belahan dunia yang jaraknya ribuan kilometer memang sering kali memicu rasa cemas berlebih […]

  • Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA — Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) menggandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan […]

expand_less