Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Kalimantan Timur, 28 Februari 2026 — Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan izin pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 127 hektare kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Makmur, komunitas penerima manfaat Program Sustainable Living Village (SLV) Apical, pada kegiatan seremonial yang diselenggarakan di Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur. Penyerahan izin ini menjadi tonggak penting bagi Apical, yang bersama Earthworm Foundation, masyarakat dan mitra, mendorong penghidupan alternatif melalui penguatan kelembagaan lokal serta penerapan praktik agroforestri. Inisiatif ini juga sejalan dengan serta mendukung target Kementerian Kehutanan untuk mencapai 1,1 juta hektar perhutanan sosial pada tahun 2029.  

Pada acara seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengapresiasi komunitas yang telah melalui proses verifikasi hingga mendapatkan izin pengelolaan. Beliau menyampaikan perhutanan sosial merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Dengan diterbitkannya izin perhutanan sosial ini, petani diberikan akses untuk mengelola dan memanfaatkan hutan. “Dengan akses ini masyarakat mendapatkan kepastian hukum diperbolehkan untuk memaksimalkan fungsi hutan yang ada di daerah. Kami berharap kelestarian hutan dapat kita jaga bersama-sama. Kami masih mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pemberian akses sekitar 3 juta hektar lagi dan 1,4 juta hektar hutan adat untuk memaksimalkan fungsi hutan bagi petani atau masyarakat kita,” ucap Menteri Kehutanan pada sambutannya.

Selain penyerahan SK, empat Kelompok Tani Hutan (KTH) termasuk KTH Wana Makmur mendapatkan bantuan pengembangan perhutanan sosial sebesar 50 juta Rupiah yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan operasional KTH dan pengembangan usaha yang sudah dilakukan di wilayah masing-masing.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani P.; Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono; Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud; Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Ketua KTH Wana Makmur, Tugiman” />

Kelompok Tani Hutan Wana Makmur dengan 32 orang anggota telah mendapatkan pendampingan melalui Program SLV Apical yang diimplementasikan oleh Earthworm Foundation sejak tahun 2024. Program ini merupakan inisiatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong penghidupan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan mitra dan komunitas. Program ini bertujuan menciptakan dampak lingkungan yang positif, menjembatani kesenjangan pengetahuan yang krusial, serta mengurangi ketimpangan melalui empat inisiatif utama, yaitu peningkatan penghidupan, perlindungan hutan, transformasi rantai pasok, dan penguatan kolaborasi para pemangku kepentingan.

“Kami bangga program SLV ini dapat memberdayakan masyarakat dan upaya yang dilakukan mendapatkan pengakuan dan legalitas dari Menteri Kehutanan,” ujar Agus Wiastono, Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Apical. “Bersama mitra, kami akan terus mendukung kelompok tani hutan ini dalam menyusun rencana pengelolaan dan mengelola area perhutanan sosial secara bertanggung jawab, sekaligus memperkuat penghidupan mereka.”

Izin ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat, menandai dimulainya pengembangan agroforestri. Agroforestri mengintegrasikan tanaman seperti kakao di bawah naungan tegakan hutan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pendapatan sekaligus tetap menjaga tutupan pohon dan fungsi ekologi. Dengan dukungan Apical, Earthworm Foundation telah memfasilitasi pembentukan Kelompok Tani Wana Makmur, menghimpun para anggota yang sebelumnya bergantung pada perkebunan kelapa sawit dengan tantangan seperti fluktuasi harga pasar serta terbatasnya akses terhadap sumber penghidupan alternatif. Sejak Februari 2025, KTH telah didukung untuk proses pembibitan kakao dan plot demonstrasi sebagai persiapan selama proses pengajuan izin. Kakao dipilih sebagai komoditas utama berdasarkan potensi produksi yang kuat serta tingginya permintaan pasar di wilayah tersebut. KTH juga berencana untuk melakukan diversifikasi tanaman, dengan menanam komoditas lain seperti buah-buahan, yang potensial di pasar lokal.

“Selain sebagai sumber pendapatan, agroforestri juga berkontribusi terhadap ketahanan iklim. Tutupan pohon membantu menjaga kelembapan tanah dan menstabilkan suhu, sehingga mengurangi kerentanan terhadap kekeringan dan cuaca ekstrem. Sistem tanam yang beragam juga mendukung keanekaragaman hayati dan kesehatan tanah, sehingga memperkuat pondasi ekologis yang menjadi tumpuan penghidupan masyarakat,” ujar Bahrun, Manajer Program Kalimantan Timur, Earthworm Foundation. “Kini, setelah KTH dapat mengelola kawasan hutan kemasyarakatan dengan pendekatan agroforestri, mereka dapat mempraktikkan pembelajaran yang telah diperoleh, dan dalam jangka panjang kami juga akan mendukung akses terhadap pasar. Kami berharap masyarakat dapat segera memetik hasil dari komitmen dan semangat mereka dalam mengelola lahan secara bertanggung jawab.” 

Pada acara seremoni penyerahan izin, Tugiman, Ketua KTH Wana Makmur, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pemberian izin ini memberikan kepastian dan menyemangati kami untuk mengelola kawasan ini dengan baik melalui agroforestri. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kakao dan komoditas lainnya melalui agroforestri, agar hutan tetap memberikan manfaat bagi keluarga kami dan masyarakat dalam jangka panjang.”

Ke depan, Apical dan Earthworm Foundation akan terus bekerja bersama KTH Wana Makmur serta para pemangku kepentingan lokal untuk mendukung keberhasilan jangka panjang inisiatif agroforestri ini, memperluas akses pasar, serta membangun penghidupan masyarakat yang tangguh. Melalui kemitraan berkelanjutan dan aksi kolektif, inisiatif ini diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain dan lebih banyak kelompok tani, guna mewujudkan perekonomian perdesaan yang lebih kuat, lanskap hutan yang lebih sehat, serta manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi wilayah yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SEMARANG — Hubungan ekonomi India dan Indonesia terus menunjukkan dinamika positif. Dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen India untuk memperluas kerjasama investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional. Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, […]

  • Pengiriman Paket ke Luar Negeri Lebih Mudah & Praktis dengan Layanan Jemput Gratis

    Pengiriman Paket ke Luar Negeri Lebih Mudah & Praktis dengan Layanan Jemput Gratis

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Mengirim paket ke luar negeri sering kali terasa merepotkan. Anda harus datang ke kantor ekspedisi, antre, lalu masih memikirkan urusan dokumen dan bea cukai. Namun sekarang, proses pengiriman paket ke luar negeri tidak lagi serumit itu. Airway Express menghadirkan solusi yang lebih praktis, cepat, dan nyaman untuk kebutuhan kirim internasional Anda. Layanan Jemput Gratis: Kirim […]

  • 10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    10 Tips Agar Anda Terhindar dari Blokir Saat Broadcast WhatsApp

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Mengapa Banyak Nomor WhatsApp Terblokir Saat Broadcast? Broadcast WhatsApp sering dipandang sebagai cara tercepat untuk promosi, follow up, dan penyampaian informasi ke […]

  • Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

    Bittime Hadirkan Kampanye #FindingGoldInBlokM Bagikan Emas (XAUT) di Tengah Gejolak Pasar Ekonomi Global

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bittime Hadirkan #FindingGoldInBlokM, kampanye interaktif berbasis rewards bagi masyarakat di tengah panasnya kondisi geopolitik Amerika-Iran. Jakarta, 9 April 2026 – Kondisi geopolitik dunia tengah menghadapi gejolak volatilitas menyusul ketegangan Amerika-Iran yang turut mempengaruhi kondisi psikologis pasar investasi. Di tengah dinamika tersebut, Bittime hadirkan kampanye #FindingGoldInBlokM membagikan hingga Rp8,000,000 dalam Tether Gold (XAUT). Melalui kampanye ini, […]

  • BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

    BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Malang, April 2026 – Dinamika kehidupan perkuliahan yang semakin cepat, tuntutan akademik, hingga adaptasi di era digital menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan mental di lingkungan kampus. Dalam situasi ini, kampus tidak lagi cukup hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga perlu menjadi lingkungan yang aman, suportif, dan responsif terhadap kondisi psikologis setiap individu. Meningkatnya perhatian terhadap […]

  • Sambut Libur Imlek 2577, KAI Daop 9 Jember Siap Berikan Layanan Terbaik Bagi Pelanggan

    Sambut Libur Imlek 2577, KAI Daop 9 Jember Siap Berikan Layanan Terbaik Bagi Pelanggan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyatakan kesiapannya dalam melayani masyarakat pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas pelanggan, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 24 perjalanan kereta api setiap harinya, dengan total ketersediaan 38.710 tempat duduk untuk keberangkatan selama periode 13 hingga 17 Februari 2026. Jember, […]

expand_less