Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Kalimantan Timur, 28 Februari 2026 — Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan izin pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 127 hektare kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Makmur, komunitas penerima manfaat Program Sustainable Living Village (SLV) Apical, pada kegiatan seremonial yang diselenggarakan di Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur. Penyerahan izin ini menjadi tonggak penting bagi Apical, yang bersama Earthworm Foundation, masyarakat dan mitra, mendorong penghidupan alternatif melalui penguatan kelembagaan lokal serta penerapan praktik agroforestri. Inisiatif ini juga sejalan dengan serta mendukung target Kementerian Kehutanan untuk mencapai 1,1 juta hektar perhutanan sosial pada tahun 2029.  

Pada acara seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengapresiasi komunitas yang telah melalui proses verifikasi hingga mendapatkan izin pengelolaan. Beliau menyampaikan perhutanan sosial merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Dengan diterbitkannya izin perhutanan sosial ini, petani diberikan akses untuk mengelola dan memanfaatkan hutan. “Dengan akses ini masyarakat mendapatkan kepastian hukum diperbolehkan untuk memaksimalkan fungsi hutan yang ada di daerah. Kami berharap kelestarian hutan dapat kita jaga bersama-sama. Kami masih mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pemberian akses sekitar 3 juta hektar lagi dan 1,4 juta hektar hutan adat untuk memaksimalkan fungsi hutan bagi petani atau masyarakat kita,” ucap Menteri Kehutanan pada sambutannya.

Selain penyerahan SK, empat Kelompok Tani Hutan (KTH) termasuk KTH Wana Makmur mendapatkan bantuan pengembangan perhutanan sosial sebesar 50 juta Rupiah yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan operasional KTH dan pengembangan usaha yang sudah dilakukan di wilayah masing-masing.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani P.; Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono; Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud; Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Ketua KTH Wana Makmur, Tugiman” />

Kelompok Tani Hutan Wana Makmur dengan 32 orang anggota telah mendapatkan pendampingan melalui Program SLV Apical yang diimplementasikan oleh Earthworm Foundation sejak tahun 2024. Program ini merupakan inisiatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong penghidupan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan mitra dan komunitas. Program ini bertujuan menciptakan dampak lingkungan yang positif, menjembatani kesenjangan pengetahuan yang krusial, serta mengurangi ketimpangan melalui empat inisiatif utama, yaitu peningkatan penghidupan, perlindungan hutan, transformasi rantai pasok, dan penguatan kolaborasi para pemangku kepentingan.

“Kami bangga program SLV ini dapat memberdayakan masyarakat dan upaya yang dilakukan mendapatkan pengakuan dan legalitas dari Menteri Kehutanan,” ujar Agus Wiastono, Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Apical. “Bersama mitra, kami akan terus mendukung kelompok tani hutan ini dalam menyusun rencana pengelolaan dan mengelola area perhutanan sosial secara bertanggung jawab, sekaligus memperkuat penghidupan mereka.”

Izin ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat, menandai dimulainya pengembangan agroforestri. Agroforestri mengintegrasikan tanaman seperti kakao di bawah naungan tegakan hutan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pendapatan sekaligus tetap menjaga tutupan pohon dan fungsi ekologi. Dengan dukungan Apical, Earthworm Foundation telah memfasilitasi pembentukan Kelompok Tani Wana Makmur, menghimpun para anggota yang sebelumnya bergantung pada perkebunan kelapa sawit dengan tantangan seperti fluktuasi harga pasar serta terbatasnya akses terhadap sumber penghidupan alternatif. Sejak Februari 2025, KTH telah didukung untuk proses pembibitan kakao dan plot demonstrasi sebagai persiapan selama proses pengajuan izin. Kakao dipilih sebagai komoditas utama berdasarkan potensi produksi yang kuat serta tingginya permintaan pasar di wilayah tersebut. KTH juga berencana untuk melakukan diversifikasi tanaman, dengan menanam komoditas lain seperti buah-buahan, yang potensial di pasar lokal.

“Selain sebagai sumber pendapatan, agroforestri juga berkontribusi terhadap ketahanan iklim. Tutupan pohon membantu menjaga kelembapan tanah dan menstabilkan suhu, sehingga mengurangi kerentanan terhadap kekeringan dan cuaca ekstrem. Sistem tanam yang beragam juga mendukung keanekaragaman hayati dan kesehatan tanah, sehingga memperkuat pondasi ekologis yang menjadi tumpuan penghidupan masyarakat,” ujar Bahrun, Manajer Program Kalimantan Timur, Earthworm Foundation. “Kini, setelah KTH dapat mengelola kawasan hutan kemasyarakatan dengan pendekatan agroforestri, mereka dapat mempraktikkan pembelajaran yang telah diperoleh, dan dalam jangka panjang kami juga akan mendukung akses terhadap pasar. Kami berharap masyarakat dapat segera memetik hasil dari komitmen dan semangat mereka dalam mengelola lahan secara bertanggung jawab.” 

Pada acara seremoni penyerahan izin, Tugiman, Ketua KTH Wana Makmur, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pemberian izin ini memberikan kepastian dan menyemangati kami untuk mengelola kawasan ini dengan baik melalui agroforestri. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kakao dan komoditas lainnya melalui agroforestri, agar hutan tetap memberikan manfaat bagi keluarga kami dan masyarakat dalam jangka panjang.”

Ke depan, Apical dan Earthworm Foundation akan terus bekerja bersama KTH Wana Makmur serta para pemangku kepentingan lokal untuk mendukung keberhasilan jangka panjang inisiatif agroforestri ini, memperluas akses pasar, serta membangun penghidupan masyarakat yang tangguh. Melalui kemitraan berkelanjutan dan aksi kolektif, inisiatif ini diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain dan lebih banyak kelompok tani, guna mewujudkan perekonomian perdesaan yang lebih kuat, lanskap hutan yang lebih sehat, serta manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi wilayah yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic

    MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MoraRepublic menegaskan komitmennya memperkuat infrastruktur digital dan memperluas akses internet di Indonesia melalui integrasi strategis antara MyRepublic Indonesia dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. Jakarta, 19 Mei 2026 — MoraRepublic menegaskan komitmennya dalam memperluas akses internet dan memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia melalui integrasi strategis antara MyRepublic Indonesia dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. Komitmen […]

  • BINUS UNIVERSITY Rayakan 30th Creative Digital English, Teguhkan Komitmen Ciptakan Generasi Muda Bertalenta

    BINUS UNIVERSITY Rayakan 30th Creative Digital English, Teguhkan Komitmen Ciptakan Generasi Muda Bertalenta

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 September 2026 — Di tengah berkembangnya digitalisasi dan industri kreatif, kemampuan berbahasa kini tidak lagi berhenti pada kecakapan berkomunikasi. Transformasi kebutuhan inilah yang menjadi bagian dari perjalanan BINUS University melalui program Creative Digital English di bawah naungan Faculty of Humanities selama tiga dekade dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional yang terus berubah. Creative […]

  • Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital

    Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bittime menyoroti persiapan regulasi stablecoin di Indonesia yang ditargetkan memiliki arah awal pada Januari 2027, mencakup tata kelola, cadangan aset, mekanisme penukaran, dan perlindungan konsumen. Di tengah pertumbuhan pasar aset digital, stablecoin dan tokenisasi dinilai memiliki potensi dalam perkembangan keuangan digital, tetapi tetap memiliki karakteristik dan risiko yang perlu dipahami. Bittime menekankan pentingnya kejelasan regulasi, […]

  • IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 Soroti Perempuan Penggerak Perubahan Indonesia–India

    IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 Soroti Perempuan Penggerak Perubahan Indonesia–India

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Komunitas IndoIndians bersama Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 di Auditorium Kedutaan Besar India, Gama Tower, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Ajang ini memberikan penghargaan kepada perempuan yang dinilai menciptakan dampak nyata di masyarakat melalui kepemimpinan, inovasi, dan pengabdian di berbagai bidang. Acara tersebut […]

  • Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    Takut Deposit karena Penipuan, Nasabah Ini Bertahan 5 Tahun di HSB Investasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Maraknya penipuan trading membuat seorang nasabah berhati-hati. Pengalaman lima tahun di HSB Investasi ini menyoroti pentingnya legalitas, transparansi, dan disiplin dalam trading. Maraknya kasus penipuan berkedok trading dan investasi membuat banyak masyarakat semakin berhati-hati sebelum menempatkan dana. Berbagai modus, mulai dari titip dana, grup tertutup di media sosial, hingga janji keuntungan tetap dalam waktu singkat, […]

  • Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mampu mempercepat adopsi teknologi sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam InnoVibes 2026, forum inovasi yang diinisiasi oleh DKST ITB sebagai wadah kolaborasi antara […]

expand_less