Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Arah Harga Emas (XAUUSD) Hari Ini Terungkap, Dupoin Futures Soroti Area Support Krusial

Arah Harga Emas (XAUUSD) Hari Ini Terungkap, Dupoin Futures Soroti Area Support Krusial

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren kenaikan pada perdagangan hari Senin (10/8). Berdasarkan hasil analisis terbaru dari Dupoin Futures, arah pergerakan logam mulia masih didukung oleh struktur teknikal yang positif meskipun dalam jangka pendek harga berpotensi mengalami koreksi terlebih dahulu. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pelemahan sementara tersebut merupakan bagian dari dinamika pasar yang normal dan tidak mengubah prospek bullish selama level-level teknikal penting tetap mampu dipertahankan.

Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih bergerak dalam kecenderungan tren naik. Namun, setelah mencatatkan kenaikan dalam beberapa sesi terakhir, harga diperkirakan memiliki ruang untuk membentuk secondary trend atau fase koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan penguatan. Koreksi ini dipandang sebagai proses konsolidasi yang lazim terjadi dalam tren bullish, sekaligus memberikan kesempatan bagi pasar untuk membangun momentum baru.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa area 4.227 hingga 4.232 menjadi zona support yang patut diperhatikan oleh pelaku pasar. Apabila harga bergerak turun menuju kisaran tersebut dan mampu bertahan, peluang munculnya kembali tekanan beli akan semakin besar. Dalam kondisi seperti itu, area support berpotensi menjadi titik awal bagi emas (XAUUSD) untuk melanjutkan kenaikan menuju level yang lebih tinggi.

Menurut Dupoin Futures, strategi yang lebih bijak saat ini adalah menunggu koreksi berlangsung sebelum mempertimbangkan pembelian baru. Langkah tersebut dinilai lebih ideal dibandingkan mengejar harga ketika sedang berada di level yang relatif tinggi. Koreksi yang terjadi justru dapat dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi, selama tidak diikuti oleh perubahan struktur tren utama menjadi bearish.

Sinyal positif lainnya datang dari indikator Moving Average (MA) 21 yang masih menunjukkan arah naik. Dalam analisis Dupoin Futures, indikator tersebut masih berfungsi sebagai dynamic support, yang mengindikasikan bahwa buyer tetap memiliki kendali atas pergerakan harga. Selama emas (XAUUSD) mampu bergerak di atas garis Moving Average tersebut, peluang kelanjutan tren bullish masih tetap terbuka.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa volatilitas pasar masih berpotensi meningkat dalam beberapa sesi mendatang. Oleh karena itu, trader disarankan tetap menerapkan manajemen risiko yang disiplin serta menunggu konfirmasi arah harga sebelum mengambil keputusan transaksi. Koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi, tetapi selama support mampu bertahan, tekanan jual diperkirakan hanya bersifat sementara.

Selain analisis teknikal, prospek harga emas (XAUUSD) juga didukung oleh sejumlah faktor fundamental yang berkembang di pasar global. Salah satu sentimen utama berasal dari pelemahan dolar Amerika Serikat setelah data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan hasil yang lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar. Kondisi tersebut memunculkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) memiliki peluang lebih besar untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter apabila perlambatan ekonomi terus berlanjut.

Menurut Dupoin Futures, melemahnya dolar AS memberikan keuntungan bagi harga emas (XAUUSD) karena membuat logam mulia menjadi lebih menarik bagi investor internasional. Ketika nilai tukar dolar menurun, biaya pembelian emas dalam mata uang lain menjadi relatif lebih murah sehingga permintaan berpotensi meningkat.

Faktor lain yang turut menopang harga adalah penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield). Turunnya yield membuat aset berbunga menjadi kurang menarik dibandingkan sebelumnya. Dalam kondisi tersebut, sebagian investor cenderung mengalihkan dananya ke aset yang dianggap mampu menjaga nilai investasi, termasuk emas (XAUUSD).

Di sisi lain, situasi geopolitik global juga masih menjadi perhatian pelaku pasar. Ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia, membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap terjaga. Menurut Dupoin Futures, selama risiko geopolitik belum benar-benar mereda, minat investor terhadap emas berpotensi tetap tinggi sebagai instrumen lindung nilai.

Fokus pasar berikutnya akan tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat, yang diperkirakan menjadi salah satu penentu arah pergerakan pasar keuangan dalam jangka pendek. Dupoin Futures menilai bahwa apabila inflasi menunjukkan perlambatan, ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed akan semakin menguat. Skenario tersebut dapat menjadi katalis positif yang mendukung kelanjutan penguatan harga emas (XAUUSD).

Sebaliknya, apabila inflasi kembali meningkat di atas perkiraan, peluang penguatan dolar AS dapat kembali terbuka sehingga ruang kenaikan emas menjadi lebih terbatas. Meski demikian, Dupoin Futures menilai bahwa selama faktor-faktor pendukung seperti pelemahan dolar, turunnya US Treasury Yield, dan tingginya permintaan terhadap aset safe haven masih bertahan, prospek jangka menengah emas (XAUUSD) tetap berada dalam kecenderungan positif.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas (XAUUSD) masih berada dalam fase bullish meskipun terdapat peluang koreksi dalam waktu dekat. Area support 4.227 hingga 4.232 menjadi level penting yang perlu diperhatikan sebagai acuan untuk mengukur kekuatan tren. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut dan Moving Average 21 tetap mengonfirmasi arah naik, peluang emas (XAUUSD) untuk kembali melanjutkan penguatan dinilai masih terbuka. Kombinasi dukungan teknikal dan sentimen fundamental yang kondusif membuat Dupoin Futures tetap optimistis bahwa tren bullish pada harga emas (XAUUSD) berpotensi berlanjut setelah fase koreksi berakhir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta – Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan kinerja, transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Kinerja solid Perseroan sepanjang 2025 menjadi landasan bagi BRI untuk kembali memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui pembagian dividen. Dalam […]

  • Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru “ALPEN RUN,” yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, “ALPEN RUN MEIJI PARK” akan dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion […]

  • THE BOOK LAB VOL. 2 Hadir di PIK Avenue, Mengajak Pengunjung Menjelajahi Jendela Dunia

    THE BOOK LAB VOL. 2 Hadir di PIK Avenue, Mengajak Pengunjung Menjelajahi Jendela Dunia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PIK Avenue kembali menghadirkan pengalaman literasi yang hangat dan inspiratif melalui The Book Lab Vol. 2, sebuah pameran buku tahunan yang berlangsung pada 15 Januari hingga 1 Februari 2026. The Book Lab Vol. 2 menghadirkan lebih dari 10.000 judul buku internasional yang dikurasi secara khusus, mulai dari karya penulis best seller hingga hidden gems yang […]

  • Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan

    Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Secara nasional, kawasan industri di Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh. Kementerian Perindustrian mencatat tingkat okupansi kawasan industri hingga awal tahun ini berada pada level 58,19 persen. Namun, pertumbuhan yang terkonsentrasi di wilayah tertentu seperti Bekasi dan Karawang membuat kawasan tersebut semakin padat, sehingga mendorong pelaku industri untuk mulai mencari lokasi baru di luar koridor […]

  • Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

    Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 30 Maret 2026 – Layanan Kereta Api Bandara di wilayah Yogyakarta mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik selama periode Angkutan Lebaran 2026. Pada tanggal 29 Maret 2026, jumlah pengguna KA Bandara mencapai hingga 12 ribu penumpang, menjadikannya sebagai puncak arus balik di wilayah Yogyakarta. Dari total tersebut, pengguna layanan YIA PSO tercatat […]

  • Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis ekologis yang semakin kompleks dan saling terhubung. Kerusakan hutan, krisis air, tekanan pangan, dan ekspansi energi berbasis ekstraktif membentuk satu sistem krisis yang saling memperkuat dan berulang. IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia […]

expand_less