Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Indonesia tengah mempercepat digitalisasi ekosistem kepabeanan dan perdagangan. Namun, perkembangan sistem pemerintah belum selalu diikuti oleh kesiapan sistem bisnis untuk terhubung dan beradaptasi.

Dengan berbagai platform pemerintah yang memiliki fungsi dan persyaratan berbeda, pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti input data manual, duplikasi informasi, rekonsiliasi data, serta kompleksitas integrasi teknis.

Artikel ini membahas tantangan struktural dalam lanskap integrasi kepabeanan Indonesia dan mengapa middleware semakin dibutuhkan untuk menjembatani sistem bisnis dengan berbagai platform pemerintah. Selain membahas kebutuhan akan validasi data, kepatuhan, dan konektivitas antarsistem, artikel ini juga memperkenalkan bagaimana LogLines dari OneByOne dikembangkan untuk membantu mengatasi kesenjangan integrasi tersebut dan mendukung proses perdagangan lintas batas yang lebih terhubung, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi digital.

Indonesia memproses lebih dari 2,5 juta deklarasi impor setiap tahunnya dan menjadi salah satu ekonomi perdagangan terbesar di Asia Tenggara, sekaligus mencakup salah satu pasar e-commerce dengan pertumbuhan tercepat. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Indonesia juga tengah mempercepat transformasi digitalnya. Platform pemerintah semakin terhubung, proses regulasi beralih ke sistem online, dan pelaku usaha diharapkan dapat bertukar informasi secara digital, termasuk dalam proses kepabeanan.

Sistem kepabeanan Indonesia tidak dikelola melalui satu platform tunggal. Pelaku usaha yang melakukan kegiatan lintas batas harus berinteraksi dengan berbagai sistem pemerintah yang terpisah, masing-masing dengan fungsi dan mandatnya sendiri. Misalnya, CEISA 4.0 menangani proses utama deklarasi kepabeanan, BPOM mengatur kepatuhan terkait pangan dan obat-obatan, sementara NIB mencakup perizinan usaha. Setiap sistem memiliki fungsi masing-masing dan belum dirancang untuk saling terhubung. Akibatnya, freight forwarder, broker, atau importir sering perlu memindahkan dan mengelola data di beberapa sistem untuk satu proses pengiriman. Inilah akar dari berbagai kendala yang setiap hari dihadapi oleh para profesional di bidang perdagangan. Masalahnya bukan terletak pada satu sistem yang tidak berfungsi, melainkan pada beberapa sistem yang masing-masing berjalan dengan baik tetapi sejak awal tidak dirancang untuk saling terintegrasi.

Mudah untuk menganggap bahwa persoalan ini hanyalah masalah teknis yang dapat diselesaikan dengan engineering. Tinggal menghubungkan sistem, mengotomatisasi dokumen, dan semuanya selesai. Namun sebenarnya dalam praktiknya, sejumlah faktor struktural membuat proses tersebut jauh lebih kompleks. Akibatnya, masih terjadi input data secara manual, duplikasi informasi, rekonsiliasi antar sistem, serta workflow yang terpisah-pisah.

Sebagai contoh, web service CEISA menggunakan teknologi SOAP/XML dan mengharuskan pihak yang mengirimkan data baik perusahaan maupun PPJK berizin untuk terdaftar dan mendapatkan sertifikasi teknis dari CEISA. Jadi, memiliki koneksi API saja belum cukup. Pihak yang menggunakan koneksi tersebut juga harus terdaftar dan tersertifikasi terlebih dahulu.

Contoh lainnya, pengiriman data melalui CEISA memerlukan sertifikat digital kepabeanan Indonesia yang valid dan terikat pada entitas pengirim tertentu. Jika sertifikat tersebut sudah kedaluwarsa, disiapkan pada environment yang salah, atau terhubung dengan kode perusahaan yang berbeda (NIB dan NPWP), pengiriman data dapat gagal.

Jika seluruh faktor tersebut digabungkan, terlihat mengapa middleware pihak ketiga menjadi semakin dibutuhkan. Perannya adalah menjadi penghubung antara software freight perusahaan dan web service pemerintah, sekaligus memastikan data dapat diterjemahkan ke format yang sesuai dan memenuhi persyaratan di kedua sisi. 

Dengan kondisi tersebut, platform integrasi yang efektif untuk kepabeanan Indonesia perlu menawarkan lebih dari sekadar memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya. Platform tersebut perlu:

Menangani proses pengajuan data secara otomatis ke CEISA dan sistem terkait, sesuai dengan format yang dipersyaratkan oleh masing-masing sistem.

Melakukan validasi izin dan HS Code sebelum pengajuan, sehingga kesalahan dapat ditemukan lebih awal dan tidak setelah data ditolak oleh sistem tujuan.

Menerapkan validasi data dan deteksi anomali untuk memastikan data tetap akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Tetap mengikuti perkembangan regulasi, karena persyaratan dan ketentuan dapat berubah dari waktu ke waktu. 

Mendukung seluruh pihak dalam ekosistem, termasuk freight forwarder, broker/PPJK, importir, eksportir, maskapai, perusahaan pelayaran, pengguna ERP, dan penyedia e-commerce, yang masing-masing berinteraksi dengan sistem pemerintah dengan kebutuhan yang berbeda.

Inilah celah yang secara khusus ingin dijawab oleh platform LogLines dari OneByOne. LogLines menyediakan satu lapisan API yang menghubungkan pelaku usaha di bidang logistik dengan ekosistem kepabeanan Indonesia, dan dikembangkan melalui kolaborasi langsung dengan instansi pemerintah Indonesia.

Arah perkembangannya sudah jelas. Indonesia tidak akan memperlambat upaya digitalisasinya, begitu pula dengan negara-negara lain di kawasan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah sistem bisnis akan mampu membangun konektivitas dan beradaptasi seiring berkembangnya infrastruktur pemerintah, atau justru kesenjangan tersebut akan menjadi hambatan baru dalam perdagangan Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh Putricia Della Aprilia dan diterjemahkan oleh Restu Kamila berdasarkan studi kasus mengenai lanskap integrasi kepabeanan Indonesia dan pengembangan LogLines oleh OneByOne. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Upgrade Bangunan dan Pasukan melalui Top Up Clash of Clans

    Percepat Upgrade Bangunan dan Pasukan melalui Top Up Clash of Clans

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Clash of Clans menjadi salah satu game populer yang menuntut pemain terus mengembangkan village dan memperkuat pasukan. Semakin tinggi level permainan, semakin besar kebutuhan sumber daya untuk melakukan upgrade. Proses peningkatan bangunan dan pelatihan pasukan sering memerlukan waktu cukup lama untuk diselesaikan. Karena itu, banyak pemain memilih top up untuk mempercepat progres permainan agar bisa […]

  • Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program PU Peduli menyalurkan donasi senilai lebih dari Rp600 juta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PU yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan pembangunan tidak hanya diukur dari kekuatan infrastruktur fisik, tetapi juga dari kehadiran negara dalam […]

  • Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Skill Digital melalui  Vibe Design with Canva AI

    Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Skill Digital melalui Vibe Design with Canva AI

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kolaborasi Telkom AI Malang dan Nortis AI Academy Perkenalkan Pemanfaatan AI dalam Proses Kreatif Malang, 1 September 2026 – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam desain tidak hanya tentang menghasilkan visual dengan lebih cepat, tetapi juga bagaimana AI dapat menjadi bagian dari workflow kreatif. Hal ini menjadi fokus kelas daring “Belajar Vibe Design with Canva AI” […]

  • K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

    K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    K Mall dengan bangga menjadi tuan rumah Opening Ceremony Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 K Mall dengan bangga menjadi tuan rumah Opening Ceremony Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026, festival belanja berskala nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi […]

  • 43 Ribu Pelanggan Telah Miliki Tiket KA Jarak Jauh dari Wilayah Daop 2 Bandung pada Libur Panjang Imlek 2026

    43 Ribu Pelanggan Telah Miliki Tiket KA Jarak Jauh dari Wilayah Daop 2 Bandung pada Libur Panjang Imlek 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 13 Februari 2026 – Menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, sebanyak 43.944 pelanggan tercatat telah memiliki tiket untuk menggunakan Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah KAI Daop 2 Bandung. Tingginya angka pemesanan ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan selama masa […]

  • KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan

    KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 13 Mei 2026 KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi Untuk Tingkatkan Citra Perusahaan Bandung (Jawa Barat), 13 Mei 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus mempererat hubungan dan kolaborasi dengan berbagai komunitas pencinta kereta api (railfans) melalui kegiatan silaturahmi yang […]

expand_less