Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

BINUS University menyelenggarakan BINUS HealthTech Festival 2026 di BINUS @Anggrek dengan tema “Navigating Future Health Technology to Support Indonesia Universal Health Coverage (UHC).” Festival ini mempertemukan pemerintah, industri kesehatan, tenaga medis, peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas bagaimana teknologi dapat memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan lebih merata di Indonesia.

Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari kondisi geografis, kesenjangan akses layanan antarwilayah, keterbatasan dan persebaran tenaga kesehatan, meningkatnya beban penyakit, hingga biaya pelayanan kesehatan. Di tengah tantangan tersebut, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), rekayasa biomedis, dan teknologi kesehatan digital membuka peluang untuk memperkuat diagnosis, pengambilan keputusan klinis, layanan kesehatan jarak jauh, serta pengelolaan data medis.

Namun, inovasi teknologi tidak akan memberikan dampak apabila berhenti sebagai hasil riset atau prototipe. Proses validasi, regulasi, serta kesesuaian dengan kebutuhan tenaga medis dan masyarakat menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, rumah sakit, dan lembaga riset.

Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, M.Psi., mengatakan, “Universal Health Coverage tidak cukup hanya dilihat dari berapa banyak masyarakat yang tercakup dalam sistem kesehatan, tetapi juga apakah mereka benar-benar dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas ketika membutuhkannya. BINUS HealthTech Festival hadir untuk mendorong agar inovasi AI, biomedis, dan teknologi kesehatan tidak berhenti sebagai riset, tetapi dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata dan terjangkau bagi masyarakat.”

BINUS HealthTech Festival 2026 dirancang sebagai rangkaian kegiatan terintegrasi, mulai dari Youth HealthTech Innovator, Research Short Course in Advanced Medical Informatics, HealthTech R&D Exhibition, Indonesia–UK Research Translation Forum in Health bersama British Council dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, hingga BINUS HealthTech Festival Plenary Seminar.

Plenary Seminar mengangkat tema “Innovating for Universal Health Coverage: Technology, Policy, and Partnership” dan menghadirkan representasi pemerintah, perguruan tinggi, industri, serta klinisi. Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D., serta Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., memperkuat forum ini sebagai ruang strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan dan penerapan teknologi kesehatan.

Dr. Syauqi Abdurrahman Abrori, selaku penanggung jawab penyelenggaraan BINUS HealthTech Festival 2026, menjelaskan, “Visi kami sederhana: riset dan teknologi kesehatan harus sampai ke masyarakat, tidak berhenti di laboratorium. BINUS HealthTech Festival 2026 merupakan upaya kami membangun jembatan interdisipliner dengan merangkul industri, akademisi, pemerintah, dan pihak klinis untuk menghilirkan riset menjadi solusi kesehatan yang relevan dan terjangkau.”

Sebagai bagian dari komitmen BINUS University dalam memperkuat kolaborasi riset, kegiatan ini juga menjadi momentum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSD Gunung Jati Cirebon, RS An-Nisa Tangerang, dan Teknologi Kedokteran ITS untuk mendorong pengembangan, validasi, serta implementasi hasil riset teknologi kesehatan.

Festival ini turut menghadirkan pameran riset dan pengembangan bertema “Affordable Health Technology Innovations for Inclusive and Sustainable Healthcare”, yang menampilkan purwarupa, perangkat, serta hasil riset dari BINUS University melalui BINUS HealthTech Advanced Laboratory, bersama ITB, UI, ITS, BRIN, serta mitra industri seperti Halodoc, Medimedi, dan GTM.

Principal Investigator BINUS HealthTech Advanced Laboratory, Dr. Nur Afny Catur Andryani, mengatakan, “Inovasi teknologi kesehatan tidak hanya perlu unggul secara teknologi, tetapi juga mempertimbangkan affordability dan accessibility. Teknologi harus dapat diterapkan termasuk di daerah dengan keterbatasan sumber daya, tanpa mengurangi kualitas layanan.”

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan diskusi panel “From Innovation to Impact: Translating Health Technology into Equitable Care” serta mengumumkan pemenang Youth HealthTech Innovator 2026, kompetisi ide inovasi teknologi kesehatan terjangkau bagi komunitas pedesaan yang diikuti siswa sekolah menengah atas dari berbagai wilayah Indonesia.

Memasuki 45 tahun perjalanan BINA NUSANTARA dalam berkarya bagi Indonesia, BINUS University terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan dan inovasi, tetapi juga memastikan keduanya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi BINA NUSANTARA untuk fostering and empowering the society in building and serving the nation.

Melalui BINUS HealthTech Festival 2026, BINUS University menegaskan komitmennya untuk menjembatani riset, teknologi, kebijakan, industri, dan kebutuhan pelayanan kesehatan, sehingga inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu berkembang menjadi solusi yang terjangkau, dapat diterapkan, dan menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

    Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif pada segmen pembiayaan dana tunai sepanjang Semester I-2026. Hingga Juni 2026, penyaluran pada segmen tersebut tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy), dengan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan Perseroan. Capaian tersebut memperkuat peran pembiayaan dana tunai dalam menopang portofolio […]

  • Bitcoin Berpeluang Menuju US0.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

    Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 September 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di area krusial setelah diperdagangkan di kisaran US$77.000–US$78.000. Di tengah pergerakan harga yang relatif terbatas, perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kini menjadi salah satu faktor eksternal yang mendapat perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi harga energi, ekspektasi suku bunga, hingga minat investor terhadap aset […]

  • Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

    Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek mendorong perusahaan terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kompetensi Train Attendant sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pengguna selama perjalanan. Sepanjang tahun 2026, LRT Jabodebek rata-rata melayani 115.095 pengguna pada hari kerja dan 45.436 pengguna pada akhir pekan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang rata-rata melayani […]

  • Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

    Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bittime mendukung langkah OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto guna meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem yang lebih sehat. Sebagai PAKD yang berizin dan diawasi OJK, Bittime berkomitmen mendukung regulasi serta menghadirkan layanan investasi aset digital yang aman, transparan, dan terpercaya. Bittime mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat pengawasan terhadap industri […]

  • Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

    Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Gangguan pada jaringan transmisi listrik tegangan tinggi jarang terjadi tiba-tiba tanpa tanda. Komponen yang mengalami kerusakan awal seperti isolator retak, sambungan longgar, atau transformator dengan pendinginan tidak optimal akan menunjukkan perbedaan suhu sebelum kegagalan total terjadi. Kamera termal Hikmicro dapat menangkap perbedaan suhu ini jauh sebelum menjadi gangguan yang memutus aliran listrik. Kamera termal Hikmicro […]

  • NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan

    NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan hingga Juli 2026. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 1,82%, turun 29 basis points (bps) secara year-on-year (YoY). Penurunan tersebut mencerminkan upaya BRI Finance dalam menjaga kualitas portofolio melalui penerapan prinsip kehati-hatian di setiap proses […]

expand_less