Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 – week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 – 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat.

Menurut Yudhono Rawis, CEO & Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi.

“Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat,” ujar Yudho.

Secara teknikal, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. Area US$57.800 – 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut.

Di sisi makro, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli.

“Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto,” jelas Yudho.

Perhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya.

“Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor,” kata Yudho.

Sementara itu, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 – 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar.

“Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan,” tambahnya.

Selain faktor pasar, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus.

“Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto,” ujar Yudho.

Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio.

FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.

Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik per 3 Juli 2026 dan bertujuan sebagai informasi pasar. Seluruh informasi bukan merupakan rekomendasi investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Investor diharapkan melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Denpasar, (2/7) – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Pemerintah serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor kesehatan, PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) berpartisipasi sebagai pembicara dalam kegiatan Pameran & Business Matching Peningkatan Penggunaan Perbekalan Kesehatan Dalam Negeri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) […]

  • KAI Logistik Raih Penghargaan 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026

    KAI Logistik Raih Penghargaan 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), meraih penghargaan 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026 untuk kategori Subsidiary BUMN dengan total skor 79,90 poin. Penghargaan tersebut diterima oleh Vice President of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, dalam seremoni yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026 di Ballroom […]

  • Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading

    Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Mengalami kerugian dalam aktivitas transaksi pasar finansial global merupakan sebuah keniscayaan yang pasti akan dihadapi oleh setiap pelaku pasar, tanpa memandang tingkat pengalaman mereka. Namun, situasi akan menjadi sangat menantang secara mental ketika kerugian tersebut datang secara berturut-turut dalam waktu singkat, atau yang sering dikenal dengan istilah lose streak. Fenomena ini tidak hanya menggerus nilai […]

  • First Lady Sulut Gegerkan Nagasaki! Pesan Penting Gubernur Disampaikan di Pertemuan Resmi Tingkat Prefektur

    First Lady Sulut Gegerkan Nagasaki! Pesan Penting Gubernur Disampaikan di Pertemuan Resmi Tingkat Prefektur

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Nagasaki, Jepang ,Reputasiplus.com— Kunjungan kerja First Lady Sulawesi Utara sekaligus Ketua Dekranasda Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Prefecture Nagasaki dalam pertemuan resmi yang berlangsung penuh keakraban dan strategis. Lawatan ini merupakan kunjungan balasan setelah delegasi Nagasaki bertemu Gubernur Sulawesi Utara pada Juli lalu di Manado. Dalam forum tersebut, Ibu Anik […]

  • Kebutuhan Mudik Jadi Lebih Aman dengan Fasilitas Dana Tunai BRI Flash dari BRI Finance

    Kebutuhan Mudik Jadi Lebih Aman dengan Fasilitas Dana Tunai BRI Flash dari BRI Finance

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi mudik menjadi momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga biasanya membutuhkan berbagai persiapan, mulai dari biaya perjalanan, kebutuhan keluarga, hingga pengeluaran tambahan selama masa libur Lebaran. Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) […]

  • Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat? Kenali Perbedaannya Sebelum Mengajukan Pinjaman

    Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat? Kenali Perbedaannya Sebelum Mengajukan Pinjaman

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Utang tidak selalu berdampak buruk bagi keuangan. Utang bisa dianggap sehat apabila digunakan untuk tujuan yang jelas, sesuai kemampuan membayar, dan tidak mengganggu kondisi keuangan sehari-hari. Sebaliknya, utang yang digunakan tanpa perencanaan justru dapat menjadi beban di kemudian hari. Masih banyak orang yang menganggap semua utang itu sama. Padahal, ada beberapa jenis utang yang memiliki […]

expand_less