Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar

Bittime mendukung langkah OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto guna meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem yang lebih sehat. Sebagai PAKD yang berizin dan diawasi OJK, Bittime berkomitmen mendukung regulasi serta menghadirkan layanan investasi aset digital yang aman, transparan, dan terpercaya.

Bittime mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto di Indonesia sebagai upaya meningkatkan perlindungan konsumen dan membangun ekosistem aset digital yang lebih sehat.

Komitmen OJK tersebut tercermin melalui penguatan pengawasan terhadap industri, termasuk penghentian 228 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal hingga Mei 2026 bersama Satgas PASTI dan kementerian/lembaga terkait. Langkah tersebut disampaikan OJK dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Bulan Juli 2026 pada Selasa (4/8/2026).

Bittime menilai, penguatan pengawasan tersebut turut mendukung tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap industri aset kripto di Indonesia. Hal ini sejalan dengan data OJK yang menunjukkan jumlah akun konsumen aset keuangan digital mencapai 22,69 juta pada Juni 2026 atau meningkat 1,32% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp28,58 triliun, naik 24,20% dibandingkan Mei 2026.

Bittime Dukung Penguatan Perlindungan Konsumen

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan langkah OJK merupakan upaya penting untuk memperkuat perlindungan konsumen sekaligus menciptakan ekosistem aset digital yang semakin sehat dan terpercaya.

“Bittime mendukung penuh upaya OJK dalam memperkuat pengawasan industri aset kripto sebagai bagian dari perlindungan konsumen dan penguatan kepercayaan terhadap ekosistem aset digital Indonesia. Regulasi yang jelas dan pengawasan yang konsisten akan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Ryan.

Ryan menambahkan, meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga. Menurutnya, edukasi, perlindungan konsumen, dan kepastian regulasi perlu terus berjalan beriringan agar pertumbuhan industri berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut juga tercermin dari aktivitas transaksi pengguna Bittime sepanjang Juli 2026. Data internal Bittime menunjukkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih menjadi aset kripto yang paling banyak diperdagangkan, disusul Solana (SOL). Di sisi lain, minat terhadap aset alternatif juga terus berkembang, tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan PEPE serta tokenized assets seperti SPCXX, XAUT (Tether Gold), dan NVDAX, yang menunjukkan semakin beragamnya preferensi investasi pengguna.

Komitmen Bittime Dukung Ekosistem Berizin

Sejalan dengan minat investasi aset digital yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar global, Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK terus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai aset digital global.

Dengan positioning sebagai “Indonesia’s Gateway to Global Assets”, Bittime menyediakan akses ke berbagai aset digital, mulai dari Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, USDT, hingga Tokenized US Stocks seperti NVDAX, AAPLX, GOOGLX, dan METAX.

Ryan menjelaskan, pada Juli 2026 Bittime juga menjadi pedagang aset keuangan digital pertama yang memperoleh izin perdagangan derivatif aset keuangan digital melalui proses perizinan yang sepenuhnya berlangsung di bawah era pengawasan OJK, dengan izin yang diterbitkan oleh PT Central Finansial X (CFX).

Sejak peluncuran layanan tersebut, minat pengguna terhadap perdagangan derivatif aset digital terus menunjukkan tren positif. Data internal Bittime mencatat Bitcoin (BTC), PUMP, Uniswap (UNI), Ethereum (ETH), dan Hyperliquid (HYPE) menjadi aset derivatif yang paling aktif diperdagangkan sepanjang Juli 2026. Seluruh transaksi tersebut menggunakan pasangan perdagangan USDT.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang sesuai dengan regulasi Indonesia. Kami percaya penguatan tata kelola industri akan memberikan kepastian yang lebih besar bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang berizin,” jelas Ryan.

Regulasi Jadi Fondasi Pertumbuhan Industri

Di tengah pertumbuhan industri aset digital di Indonesia, pasar kripto global juga masih menghadapi berbagai dinamika. Salah satunya adalah pengumuman bursa kripto global BitMart yang akan menghentikan aktivitas perdagangannya pada 26 Agustus 2026 sebelum menutup operasional bisnisnya secara penuh pada Januari 2027.

Menurut Ryan, perkembangan tersebut menjadi pengingat bahwa tata kelola yang baik, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun industri aset digital yang berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami meyakini industri aset kripto Indonesia memiliki prospek yang positif seiring meningkatnya adopsi masyarakat dan semakin kuatnya kerangka regulasi. Bittime akan terus mendukung upaya OJK dalam membangun ekosistem aset digital yang aman, transparan, serta berorientasi pada perlindungan konsumen, sekaligus membuka akses masyarakat Indonesia ke berbagai aset global melalui platform yang berizin,” pungkas Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

    Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh T. Koshy* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli, perhatian publik akan tertuju pada prosesi penyambutan kenegaraan, penandatanganan berbagai kesepakatan perdagangan, serta bahasa diplomatik yang lazim mengiringi setiap kunjungan resmi antarnegara. Namun, bagian dari hubungan Indonesia–India yang kemungkinan besar akan membawa perubahan paling nyata bagi pemilik warung di Yogyakarta […]

  • Semarak Imlek, LRT Jabodebek Bagi-bagi Souvenir ke Pelanggan di 3 Stasiun

    Semarak Imlek, LRT Jabodebek Bagi-bagi Souvenir ke Pelanggan di 3 Stasiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAI merayakan Imlek 2026 dengan kegiatan seru di stasiun LRT Jabodebek, termasuk dekorasi tematik, permainan labirin interaktif, dan bagi-bagi jeruk gratis. Dalam momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2026, KAI menghadirkan rangkaian kegiatan di sejumlah stasiun untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pengguna LRT Jabodebek pada Selasa (17/2). Kegiatan digelar di Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Harjamukti, dan […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Atur Waktu Perjalanan Mudik H1 Lebaran

    KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Atur Waktu Perjalanan Mudik H1 Lebaran

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa ketersediaan tempat duduk kereta api jarak jauh reguler pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih mencukupi, khususnya untuk sejumlah tanggal keberangkatan yang relatif belum padat. Hingga Rabu (4/2), total pemesanan tiket KA reguler keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir tercatat 228.506 tiket. Meski […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Laba 174% pada Semester I 2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Laba 174% pada Semester I 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan mencatat pertumbuhan laba sebesar 174% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah dinamika industri otomotif nasional. Corporate Secretary BRI Finance, […]

  • PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat  Konektivitas Kalimantan Selatan

    PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali mencatatkan pencapaian penting dengan meraih proyek infrastruktur strategis berupa Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Proyek ini dilaksanakan melalui skema Joint Operation (JO), dengan PTPP sebagai lead contractor dengan […]

  • Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

    Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pekanbaru, 10 Juli 2026 – Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat di Riau dan Kepulauan Riau untuk menikmati berbagai penawaran menarik dalam BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), bagian dari BRI Group, menghadirkan program tersebut di KC Pekanbaru Sudirman, KC Batam Center, KC Dumai, dan KC Batam Nagoya sebagai bagian […]

expand_less