Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » BP Tapera Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian/Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Perumahan Nasional

BP Tapera Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian/Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Perumahan Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Melalui penguatan koordinasi lintas Kementerian/Lembaga ini, diharapkan pembangunan perumahan nasional dapat berjalan lebih terpadu, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pencapaian Program Tiga Juta Rumah bagi masyarakat Indonesia

Jakarta, 8 Oktober 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat sinergi lintas sektor melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) tentang Penguatan Koordinasi dan Pengendalian untuk Optimalisasi dan Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama sejumlah Kementerian/Lembaga.

Kerja sama ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian PPN/Bappenas, Badan Pusat Statistik, Badan Bank Tanah, serta BP Tapera.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, pemantauan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, termasuk dalam mendukung pencapaian target pembangunan dan Program Tiga Juta Rumah.

Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Transformasi Digital Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Okto Irianto, menyampaikan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan unit rumah, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan ketersediaan dan kepastian lahan, kesesuaian tata ruang, dukungan infrastruktur dasar, kemampuan pembiayaan masyarakat, kesiapan pemerintah daerah, serta kualitas data sebagai dasar perencanaan dan implementasi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan perumahan tidak dapat dilakukan oleh satu kementerian atau lembaga secara sendiri, melainkan membutuhkan keterpaduan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga pengendalian.

Melalui Nota Kesepahaman Bersama ini, terdapat tiga penguatan utama yang ingin diwujudkan, yaitu penguatan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan, penguatan basis data dan informasi yang akurat serta terintegrasi, serta penguatan monitoring dan pengendalian pembangunan perumahan.

“Nota Kesepahaman Bersama ini harus kita tempatkan bukan sebagai akhir dari proses koordinasi, tetapi sebagai awal dari pola kerja sama yang lebih komprehensif,” ujar Okto.

Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Wilson Lie Simatupang, menyampaikan bahwa kerja sama lintas Kementerian/Lembaga menjadi penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai tantangan dalam ekosistem perumahan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wilson menyoroti pentingnya penyelarasan kebijakan dalam mendukung implementasi program pembiayaan perumahan, salah satunya terkait kebijakan KPR dengan tenor hingga 40 tahun. Menurutnya, masih terdapat beberapa hal yang perlu disinergikan bersama, khususnya terkait aspek agunan yang menjadi perhatian bank penyalur.

“Dengan adanya forum ini, semoga Nota Kesepahaman Bersama yang telah kita tandatangani dapat mengakselerasi upaya bersama dalam mencapai Program Tiga Juta Rumah,” ujar Wilson.

Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan pembiayaan perumahan rakyat, BP Tapera terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Hingga 7 Oktober 2026, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikelola BP Tapera telah menyalurkan 176.247 unit KPR Subsidi dengan nilai penyaluran mencapai sekitar Rp21,96 triliun.

Melalui penguatan koordinasi lintas Kementerian/Lembaga ini, diharapkan pembangunan perumahan nasional dapat berjalan lebih terpadu, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pencapaian Program Tiga Juta Rumah bagi masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsisten Terapkan GRC, Waskita Beton Precast Kembali Raih 5 Stars pada TOP GRC Awards 2026

    Konsisten Terapkan GRC, Waskita Beton Precast Kembali Raih 5 Stars pada TOP GRC Awards 2026

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, September 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk kembali meraih pencapaian dalam ajang TOP GRC Awards 2026 yang mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”. Dalam ajang tersebut, Waskita Beton Precast kembali meraih predikat TOP GRC Awards 2026 #5 Stars. Penghargaan juga dianugerahkan kepada Direktur Utama Waskita Beton Precast sebagai The […]

  • Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

    Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, saat kebutuhan energi meningkat. Perusahaan juga memastikan kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta langkah antisipatif di area berisiko seperti wilayah panas bumi di dataran tinggi yang rawan longsor. […]

  • 50 Mahasiswa Papua Ikuti AI Connect Series tentang Produktivitas Mahasiswa Berbasis AI

    50 Mahasiswa Papua Ikuti AI Connect Series tentang Produktivitas Mahasiswa Berbasis AI

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Telkom AI Connect Papua menggelar AI Connect Online Series yang diikuti 50 mahasiswa untuk mempelajari pemanfaatan AI dalam meningkatkan produktivitas akademik, literasi digital, dan penggunaan AI secara etis. Sebanyak 50 mahasiswa mengikuti “AI Connect Online Series: AI untuk Produktivitas Mahasiswa” yang diselenggarakan oleh Telkom AI Connect Papua secara daring melalui Zoom pada Rabu, 29 April […]

  • Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi

    Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Participatory AI Advertising adalah model periklanan baru yang muncul seiring berkembangnya generative AI, di mana brand, pengguna, platform, dan konsumen terhubung dalam ekosistem digital seperti media sosial dan marketplace tugas iklan; berbeda dari model tradisional yang banyak mengandalkan biaya produksi dan pembelian traffic, pendekatan ini memungkinkan brand mempublikasikan tugas, AI membantu proses produksi, pengguna membuat […]

  • Cara Menyesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar agar Keuangan Tetap Sehat

    Cara Menyesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar agar Keuangan Tetap Sehat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Mengajukan pinjaman sebaiknya selalu disesuaikan dengan kemampuan bayar, bukan hanya berdasarkan jumlah dana yang dibutuhkan. Dengan mempertimbangkan penghasilan, pengeluaran rutin, dan tujuan penggunaan dana, kamu dapat memilih produk pinjaman yang lebih sesuai sehingga cicilan tetap dapat dikelola dengan baik. Saat ini banyak orang mencari pinjaman cepat, pinjaman bunga rendah, atau pinjaman hanya dengan KTP. Namun […]

  • Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

    Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Revitalisasi lahan tambak idle lewat teknologi nila salin diproyeksikan menambah produksi hingga 600.000 ton per tahun dan mengangkat Indonesia sebagai pemain utama ekspor nila global. Yogyakarta – Di tengah goyahnya dominasi produsen filet asal Tiongkok akibat degradasi lingkungan dan pengetatan regulasi antibiotik, CEO FisTx Indonesia Rico Wisnu Wibisono menyerukan agar Indonesia berhenti memandang ikan nila sebagai komoditas […]

expand_less