Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat

Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan pengguna sepanjang Januari–Agustus 2026 dengan total 21.809.797 pengguna, meningkat 19,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata pengguna pada hari kerja juga naik 19,9 persen menjadi 114.759 pengguna per hari, sementara pada Agustus 2026 mencapai 112.192 pengguna per hari atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan.

Pertumbuhan turut terjadi pada akhir pekan dan hari libur nasional, dengan rata-rata 49.900 pengguna per hari pada Agustus 2026, naik 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan aktivitas tap in dan tap out di Stasiun Kampung Rambutan, Jatimulya, dan Harjamukti turut menunjukkan semakin beragamnya kebutuhan perjalanan masyarakat.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan perubahan pola penggunaan LRT Jabodebek yang semakin luas, mulai dari perjalanan kerja, aktivitas akhir pekan, akses ke pusat kegiatan dan fasilitas publik, hingga perpindahan ke moda transportasi lain. Melalui konektivitas antarmoda di sejumlah stasiun, LRT Jabodebek terus diarahkan agar tetap relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat yang berkembang.

Pengguna transportasi LRT Jabodebek semakin diminati masyarakat untuk menunjang berbagai kebutuhan perjalanan, tidak hanya pada hari kerja, tapi juga pada akhir pekan. Berdasarkan data, periode Januari – Agustus 2026, rata-rata pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja mencapai 114.759 pengguna per hari, atau meningkat sekitar 19,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan 95.732 pengguna.

Pertumbuhan tersebut masih terlihat pada periode bulan Agustus 2026, rata-rata pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja mencapai 112.192 pengguna per hari, meningkat 10,5 persen dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat 101.538 pengguna per hari.

Secara keseluruhan, LRT Jabodebek melayani 21.809.797 pengguna sepanjang Januari – Agustus 2026, meningkat 19,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 18.320.640 pengguna. Sementara itu, sepanjang Agustus 2026 tercatat 2.730.450 pengguna, tumbuh 7,16 persen dibandingkan Agustus 2025 dengan 2.547.972 pengguna.

Disamping itu, pengguna LRT Jabodebek juga tumbuh pada akhir pekan dan libur nasional. Pada Agustus 2026, rata-rata pengguna pada akhir pekan dan hari libur nasional mencapai 49.900 pengguna per hari, meningkat 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan 47.020 pengguna.

Angka tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menggunakan LRT Jabodebek semakin beragam. LRT tidak hanya digunakan untuk perjalanan menuju dan pulang dari tempat kerja, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan masyarakat pada akhir pekan, baik untuk menuju pusat aktivitas, bertemu keluarga, mengakses fasilitas publik, maupun melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi lainnya.

Perubahan pola tersebut juga terlihat dari aktivitas tap in dan tap out di sejumlah stasiun. Di Stasiun Kampung Rambutan, misalnya, jumlah tap in meningkat 20,4 persen dari 54.282 di 2025 menjadi 65.363 di 2026, dan tap out meningkat 21,3 persen dari 52.086 di 2025 menjadi 63.203 di 2026. Di Stasiun Jatimulya, tap in tumbuh 12 persen dari 135.366di 2025 menjadi 151.628 di 2026, sementara tap out meningkat 9 persen dari 131.144 di 2025 menjadi 142.916 di 2026. Adapun di Stasiun Harjamukti, pertumbuhan tap in mencapai 11,7 persen dari 286.920 di 2025 menjadi 320.366 di 2026 dan tap out 9,6 persen dari 296.632 di 2025 menjadi 325.199 di 2026.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pertumbuhan pengguna pada hari kerja maupun akhir pekan menunjukkan semakin beragamnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik.

“Berdasar data pengguna, kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik tidak berhenti pada perjalanan berangkat dan pulang kerja. Ada yang menggunakan LRT untuk melanjutkan perjalanan dengan moda lain, menuju pusat kegiatan, maupun melakukan aktivitas pada akhir pekan. Karena itu, perhatian utama bukan hanya jumlah pengguna, tetapi bagaimana perjalanan mereka bisa berlangsung dengan lebih mudah dan nyaman,” ujar Radhitya.

Bagi masyarakat, keberadaan stasiun yang terhubung dengan moda lain juga menjadi bagian penting dalam perjalanan. Sebab, perjalanan tidak selalu selesai ketika pengguna keluar dari kereta. Koneksi dengan moda transportasi lain maupun layanan lanjutan membuat LRT Jabodebek dapat menjadi bagian dari satu rangkaian perjalanan menuju tujuan akhir.

Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, misalnya, menjadi salah satu simpul perpindahan antarmoda karena terhubung dengan Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, dan TransJakarta. Di stasiun Cikoko, pengguna dapat melanjutkan perjalanan melalui koneksi dengan Commuter Line dan Transjakarta, sementara Stasiun Halim terhubung langsung dengan layanan kereta cepat Whoosh untuk menuju Bandung. LRT Jabodebek juga memiliki konektivitas dengan berbagai layanan pengumpan di sejumlah stasiun untuk mendukung perjalanan dari dan menuju kawasan sekitar.

“Pertumbuhan pengguna tentu menjadi hal positif, tetapi yang lebih penting adalah memastikan LRT Jabodebek tetap relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat yang terus berkembang,” tutup Radhitya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Raya Tingkatkan Kewirausahaan Pelaku Usaha dengan Pemberdayaan Cluster Usaha, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

    Bank Raya Tingkatkan Kewirausahaan Pelaku Usaha dengan Pemberdayaan Cluster Usaha, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Februari 2026 – Sebagai bank digital bagian dari BRI Group yang berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha dan komunitas, Bank Raya terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui program pembinaan berbasis cluster usaha. Cluster Usaha ini merupakan upaya pendampingan kepada para pelaku usaha untuk mendukung ketahanan dan pertumbuhan bisnis UMKM melalui adopsi […]

  • KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

    KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memberikan tanggapan resmi terkait viralnya aktivitas di Jembatan Cirahong yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa aspek keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur tersebut. Manager Humasda […]

  • Membangun Bersama Indonesia: Apa yang Diungkap Komitmen Jangka Panjang Google tentang Kemitraan Teknologi yang Dibutuhkan Negara

    Membangun Bersama Indonesia: Apa yang Diungkap Komitmen Jangka Panjang Google tentang Kemitraan Teknologi yang Dibutuhkan Negara

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh Sachin V. Gopalan, CEO Indonesia Economic Forum Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 menandai momentum baru dalam hubungan Indonesia-India, termasuk dalam kerja sama di bidang teknologi dan ekonomi digital. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, kedua negara membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi […]

  • Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

    Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar”, ujar Sofyan. Jakarta, 7 Oktober 2026 – PAM JAYA mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat […]

  • BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

    BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BRI Region 6 sukses melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh para Pekerja BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi insan BRILiaN dalam memberikan manfaat bagi sesama. Dengan antusiasme yang tinggi, para pekerja turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kontribusi sosial sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan ketersediaan […]

  • KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025

    KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) menutup tahun 2025 dengan mencatatkan kinerja pengelolaan barang sejumlah 22,9 juta ton di sepanjang tahun 2025. Kinerja tersebut membuktikan peran strategis perusahaan dalam industri logistik tanah air, khususnya dalam pengelolaan logistik berbasis kereta api. Capaian kinerja volume sejumlah 22,9 juta ton didominasi oleh lini batu bara […]

expand_less