Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Bandung, restoran dengan menu warisan nusantara bukan hal yang langka. Tapi restoran yang berani keluar dari pakem tanpa kehilangan akar, jumlahnya jauh lebih sedikit. Tabulla Rasa adalah salah satunya.

Restoran ini bukan pemain baru. Selama lebih dari 20 tahun, dapurnya dikenal lewat nama Ikan Pesmol Cianjur. Sebuah tempat makan yang bagi banyak orang Bandung sudah seperti rumah kedua. Ikan pesmolnya jadi rujukan, rasanya konsisten, dan pengunjungnya lintas generasi. Dari makan keluarga hari Minggu sampai jamuan bisnis yang butuh rasa aman.

Hari ini, dapur yang sama hadir dengan wajah baru bernama Tabulla Rasa. Bukan untuk meninggalkan Sunda, tapi untuk melangkah lebih jauh. Tabulla Rasa memosisikan diri sebagai restoran Indonesia dengan sentuhan Sunda. Artinya, tradisi tetap jadi fondasi, tapi eksplorasi rasa Nusantara diberi ruang untuk berkembang.

Pendekatan ini terasa jelas di menu-menunya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Ikan Goreng Bumbu Mabu. Sebuah sajian yang mempertemukan dua wilayah yang secara geografis berjauhan. Sambal matah dari Bali dan sambal dabu-dabu dari Sulawesi Utara disatukan dalam satu piring. Hasilnya bukan sekadar fusion, tapi dialog rasa. Segar, pedas, aromatik, dan tetap membiarkan ikan jadi bintang utamanya.

Tabulla Rasa juga dikenal sebagai tempat lahirnya sate ikan gurame. Jauh sebelum menu ini ramai diadaptasi oleh berbagai restoran di kota-kota lain, Tabulla Rasa sudah lebih dulu menyajikannya sebagai bagian dari eksplorasi rasa berbasis ikan air tawar. Gurame diolah tanpa duri, dibakar perlahan dengan bumbu maranggi yang legit dan dalam, menghadirkan rasa yang akrab sekaligus berkarakter.

Menu ini menjadi favorit karena kesederhanaannya. Mudah dinikmati, tidak merepotkan, dan terasa dibuat dengan niat. Bukan sekadar gimmick, melainkan solusi bagi siapa pun yang ingin menikmati ikan tanpa ribet, namun tetap kaya rasa. Sebelum mencoba berbagai versinya di tempat lain, banyak yang menyarankan untuk mencicipi originalnya lebih dulu, langsung dari dapur tempat menu ini pertama kali diperkenalkan.

Nama Tabulla Rasa sendiri bukan dipilih tanpa alasan. Berasal dari konsep tabula rasa, gagasan bahwa manusia datang ke dunia sebagai lembar kosong. Filosofi ini diterjemahkan ke pengalaman makan. Pengunjung datang tanpa ekspektasi berlebihan, lalu membiarkan rasa yang berbicara. Pelan-pelan, makanan membuka indera, mencairkan suasana, dan membuat obrolan mengalir lebih jujur.

Di tengah budaya makan cepat dan tren kuliner yang sering datang lalu pergi, Tabulla Rasa mengambil posisi berbeda. Ia tidak mengejar sensasi sesaat. Ia memilih konsistensi, kedalaman rasa, dan hubungan jangka panjang dengan pengunjungnya.

Lebih dari dua dekade bertahan di Bandung bukan kebetulan. Tabulla Rasa hidup dari dapur yang terjaga, bahan yang dipilih dengan serius, dan pemahaman bahwa makanan punya peran sosial. Menghangatkan keluarga, mempertemukan orang-orang, dan menjadi alasan untuk duduk lebih lama di meja yang sama.

Untuk siapa pun yang mencari pengalaman kuliner Indonesia yang relevan, jujur, dan berakar, Tabulla Rasa layak masuk daftar. Bukan hanya sebagai restoran menu nusantara, tapi sebagai potret bagaimana tradisi bisa tumbuh tanpa kehilangan jati diri.

Tabulla Rasa berlokasi di jalan Soekarno Hatta No. 88, Bandung dan di jalan Setiabudi No. 85, Bandung.

Tentang tabulla rasa

Tabulla Rasa adalah restoran Indonesia yang berakar pada tradisi kuliner Sunda, lahir dan tumbuh di Bandung selama lebih dari 20 tahun. Berawal dari dapur yang dikenal lewat Ikan Pesmol Cianjur, Tabulla Rasa bertransformasi menjadi ruang makan yang merangkul kekayaan rasa Nusantara, tanpa meninggalkan identitas Sunda yang kuat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gap Literasi Keuangan Masih 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Masyarakat Memahami Risiko sebelum Berinvestasi

    Gap Literasi Keuangan Masih 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Masyarakat Memahami Risiko sebelum Berinvestasi

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, 7 September 2026 – Kemudahan membuka akun investasi, membeli aset keuangan, dan mengakses platform trading belum sepenuhnya diikuti kemampuan masyarakat memahami risiko yang harus ditanggung. Kondisi tersebut membuat edukasi mengenai biaya, potensi kerugian, profil risiko, dan pengelolaan modal semakin mendesak. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 menunjukkan indeks inklusi keuangan Indonesia telah […]

  • Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap

    Menyimpan Dana Jangka Pendek dengan Strategi Bertahap

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Di tengah kebutuhan yang semakin beragam, banyak orang mulai menyadari pentingnya memiliki dana jangka pendek. Dana ini biasanya digunakan untuk kebutuhan yang waktunya sudah cukup dekat, seperti biaya liburan, uang muka kendaraan, dana pendidikan, renovasi kecil, hingga kebutuhan darurat yang mungkin muncul dalam beberapa bulan ke depan. Berbeda dengan investasi jangka panjang yang fokus pada […]

  • Ikuti Transformasi Otomotif ASEAN melalui Berbagai Acara Pendukung di Automechanika Jakarta 2026

    Ikuti Transformasi Otomotif ASEAN melalui Berbagai Acara Pendukung di Automechanika Jakarta 2026

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Hadir perdana pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Automechanika Jakarta menawarkan lebih dari sekadar area pameran dengan rangkaian lengkap konferensi, lokakarya, kegiatan bisnis, dan pengalaman interaktif. Dirancang khusus bagi para profesional industri, acara-acara pendukung ini menghadirkan pengetahuan praktis, wawasan pasar, serta peluang untuk menjalin jejaring dengan para ahli, inovator, dan pengambil […]

  • Mahjong Makin Digemari, Hotel Ini Buka Kelas Belajar Akhir Pekan

    Mahjong Makin Digemari, Hotel Ini Buka Kelas Belajar Akhir Pekan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – Dari coffee shop hingga komunitas hobi, Mahjong mulai menjadi salah satu aktivitas sosial yang semakin sering ditemui di Jakarta. Permainan tradisional yang berasal dari Tiongkok ini kini menarik perhatian generasi muda, pekerja profesional, hingga mereka yang sekadar mencari kegiatan baru untuk mengisi akhir pekan. Di media sosial, konten seputar Mahjong semakin […]

  • Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Februari 2026 – Penghentian insentif kendaraan motor listrik sejak Desember 2025 oleh Pemerintah Indonesia menjadi perhatian industri pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya penyesuaian harga di pasar yang berujung pada potensi pengaruh daya beli masyarakat, serta dinamika pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai berakhirnya insentif ini […]

  • Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

    Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 wilayah Indonesia, akurasi 98% tersertifikasi Sucofindo, cegah kecurangan muatan tambang. Yogyakarta, 17 September 2026 — Widya Robotics, perusahaan teknologi asal Yogyakarta yang mengembangkan solusi berbasis LiDAR dan kecerdasan buatan, mencatat sedikitnya 96 unit Widya Load Scanner kini beroperasi di 19 provinsi dan kota di seluruh Indonesia. […]

expand_less