Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Viral, Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen

Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Viral, Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Abram, pensiunan PNS RSUD Arifin Ahmad, berhasil mengembangkan usaha kuliner Pondok Nasi Kapau Fina menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Pekanbaru dengan dukungan pendampingan dan pemberdayaan dari Bank Mandiri Taspen. Melalui program pelatihan dan pembinaan, Bank Mandiri Taspen mendorong para pensiunan tetap produktif dan mandiri secara ekonomi setelah memasuki masa purna bakti.

PEKANBARU – Pensiun sering dikaitkan dengan berakhirnya rutinitas kerja. Tapi tidak bagi Abram R., pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru. Babak baru hidupnya dilalui bersama Bank Mandiri Taspen dan membuka usaha kuliner. Kini, Pondok Nasi Kapau Fina yang ia rintis menjadi salah satu kuliner favorit di Pekanbaru. Bahkan telah dikunjungi pelanggan dari Malaysia dan Singapura.

Abram mengaku, saat masih aktif bekerja dia sudah memikirkan bagaimana mengisi masa purna bakti agar tetap produktif dan bermanfaat. Sejak pensiun pada 22 Juni 2021, rencana tersebut langsung dilakoni.

“Jujur saya memang hobi memasak. Kami kakak beradik berasal dari Bukittinggi dan terbiasa memasak masakan khas Minang. Dari situlah muncul keyakinan untuk membuka usaha kuliner,” ujar Abram.

Keputusan tersebut ternyata menjadi titik balik kehidupannya. Berawal dari menjual Sup Markisa, sate, hingga mie kuah Medan, usaha Abram terus berkembang hingga lahirlah Pondok Nasi Kapau Fina. Rumah makan ini dikenal dengan 17 menu andalan yang memiliki cita rasa khas. Keunikannya, seluruh hidangan diracik dengan resep sendiri tanpa MSG, termasuk gulai cincang tanpa santan yang menjadi favorit pelanggan.

“Keuntungan bukan target utama saya. Kalau pelanggan senang dan menikmati masakan kami, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri,” katanya.

Kini, pelanggan Pondok Nasi Kapau Fina tidak hanya berasal dari Pekanbaru, tetapi juga berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara. Kehadiran media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok turut membantu memperluas jangkauan usahanya.

Kesuksesan Abram menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Bank Mandiri Taspen mampu mendorong para pensiunan untuk tetap produktif setelah memasuki masa purna bakti. Melalui program ini, Mandiri Taspen tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga menghadirkan pendampingan, pelatihan, serta pemberdayaan usaha bagi para nasabah pensiunan yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis.

Sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan tersebut, Bank Mandiri Taspen Pekanbaru secara aktif mendampingi Abram dalam berbagai aspek pengembangan usaha. Tidak hanya akses layanan keuangan, tetapi juga melalui pembinaan mengenai pelayanan pelanggan, pengelolaan usaha, hingga penguatan jejaring komunitas Mantapreneur.

“Saya selalu diundang mengikuti pelatihan dan pembinaan dari Mandiri Taspen Pekanbaru. Dari sana saya banyak belajar bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” tutur Abram.

Pendampingan tersebut merupakan implementasi dari layanan tiga pilar Mandiri Taspen, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera, yang dirancang untuk mendukung kualitas hidup para pensiunan agar tetap sehat, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

Abram pun berharap semakin banyak rekan-rekan pensiunan yang mulai mempersiapkan kehidupan setelah masa kerja dengan membangun usaha sejak dini.

“Kalau dana pensiun ingin dimanfaatkan dengan baik dan tidak habis begitu saja, mulailah usaha dan carilah mitra yang bisa mendukung perkembangan usaha kita. Saya merasakan sendiri manfaat pendampingan dari Bank Mandiri Taspen Pekanbaru,” tandasnya.

Kisah Abram menjadi bukti bahwa Mandiri Taspen terus memperkuat perannya bukan hanya sebagai bank bagi pensiunan, tetapi juga sebagai sahabat di kehidupan baru purna tugas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – Demam masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah tropis. Namun, gejala seperti demam, nyeri otot, nyeri sendi, atau ruam kulit seringkali memiliki penyebab yang serupa, sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala klinis. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidakpastian dalam penanganan, bahkan tidak […]

  • VRITIMES Bermitra dengan Paspas Guimaras untuk Memperluas Jangkauan Siaran Pers dan Menampilkan Pariwisata Guimaras

    VRITIMES Bermitra dengan Paspas Guimaras untuk Memperluas Jangkauan Siaran Pers dan Menampilkan Pariwisata Guimaras

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    VRITIMES, platform teknologi media terkemuka yang berfokus pada pembuatan, distribusi, dan analitik siaran pers, dengan senang hati mengumumkan kemitraan media strategisnya dengan Paspas Guimaras, sebuah platform digital yang didedikasikan untuk mempromosikan keindahan, budaya, dan pariwisata Pulau Guimaras. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan siaran pers sekaligus menyoroti peluang, cerita, dan perkembangan dari salah satu destinasi […]

  • BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar. Direktur […]

  • Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    Mengenal UVA & UVB dan Dampaknya pada Kulit Bayi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Saat cuaca cerah, banyak orang tua merasa itu waktu yang tepat untuk mengajak si kecil keluar rumah. Namun dibalik hangatnya sinar matahari, ada paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat oleh mata. Dua jenis sinar UV yang paling sering berdampak pada kulit adalah UVA dan UVB. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki efek berbeda pada kulit […]

  • Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SURABAYA – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Timur mempercepat implementasi transformasi teknologi pada jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini memperkuat peran korporasi desa agar tetap relevan dan memiliki daya saing kompetitif di era digital. Kebijakan ini sekaligus mendukung perluasan Program Koperasi Merah Putih nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo […]

  • Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

    Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Efisiensi konstruksi kini tidak lagi hanya soal menekan biaya material di awal proyek. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan bangunan berkelanjutan, industri konstruksi Indonesia mulai berfokus pada efisiensi operasional jangka panjang serta kecepatan instalasi di lapangan. Riset Mordor Intelligence memproyeksikan pasar konstruksi Indonesia tumbuh 5,4 persen secara riil pada 2026, dengan nilai pasar mencapai 329,40 […]

expand_less