Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Mimika, 29 Juli 2026 – Menembus pegunungan terjal
sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung
dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap
melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi
kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang
menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua
Pegunungan.

Misi tersebut tidak berlangsung dengan mudah. Lokasi
kejadian berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan
kondisi geografis yang didominasi pegunungan terjal dan akses yang sangat
terbatas. Meski dihadapkan pada medan yang berat dan berbagai tantangan di
lapangan, prajurit TNI tetap melakukan penyisiran secara bertahap demi
memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan layak.

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha
Airlangga,
menjelaskan bahwa proses pencarian diawali
dengan ditemukannya jejak darah yang mengarah ke lokasi para korban. “Kami
menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian menelusurinya hingga mengarah
ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung sekitar pukul 11.20 hingga
11.40 WIT, pasukan kami mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata OPM hingga
terjadi kontak tembak. Mereka sudah menunggu kami, namun seluruh personel mampu
mengantisipasi situasi tersebut sehingga misi kemanusiaan tetap dapat dilanjutkan.”

Setelah situasi berhasil dikendalikan, prajurit TNI
akhirnya menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban yang diketahui merupakan
pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya,
Pam Wendakwe. Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan seorang
perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam proses pencarian, sedangkan
identitas lengkapnya masih terus didalami oleh aparat.

Mayjen TNI Yudha
Airlangga
, menegaskan
bahwa keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama dalam setiap
pelaksanaan tugas. “Sebagai seorang prajurit, kami
sudah memahami setiap risiko dalam menjalankan tugas. Namun, ketika yang kami
hadapi adalah warga sipil yang menjadi korban kekerasan, kami tidak bisa
tinggal diam. Medannya berat, cuacanya tidak bersahabat, bahkan kami sempat
mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata. Tidak ada satu pun prajurit yang
mundur. Prioritas kami hanya satu, memastikan para korban dapat dievakuasi dan
kembali kepada keluarganya dengan layak. Tidak boleh ada rasa takut yang
mengalahkan nilai kemanusiaan.”

Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah sangat memprihatinkan
dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak manusiawi. Setelah berhasil
dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban dibawa ke RSUD Dekai sekitar
pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak
keluarga dan pihak berwenang. Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung
oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai bentuk perhatian terhadap
penanganan para korban.

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Yudha Airlangga
turut membantah tegas narasi yang disebarkan kelompok OPM yang menyebut para
korban merupakan bagian dari intelijen TNI. Menurutnya, tudingan tersebut sama
sekali tidak berdasar dan hanya memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa para
korban adalah warga sipil Orang Asli Papua yang menjadi korban tindak
kekerasan, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perlindungan, penghormatan, dan
penanganan yang layak sebagai sesama anak bangsa.

Di balik keberhasilan
operasi tersebut, tersimpan dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang rela
mempertaruhkan keselamatan demi menunaikan misi kemanusiaan. Menembus medan
ekstrem, menghadapi cuaca yang tidak menentu, hingga tetap bertahan di bawah ancaman
kelompok bersenjata, mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak
hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga yang
menjadi korban dapat memperoleh pertolongan. Bagi Satgas Habema, setiap nyawa
masyarakat Papua adalah amanah yang harus diperjuangkan, dan selama masih ada
warga yang membutuhkan bantuan, prajurit akan terus hadir di garis terdepan,
apa pun risiko yang harus dihadapi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama

    Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada pekan depan di tengah kombinasi sinyal teknikal yang belum menunjukkan perubahan tren serta sentimen fundamental yang masih cenderung mendukung penguatan dolar Amerika Serikat. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek emas (XAUUSD) dalam jangka pendek hingga menengah masih didominasi oleh skenario bearish, meskipun peluang terjadinya […]

  • Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hingga Desember 2025, volume angkutan limbah B3 tercatat tumbuh sebesar 37%, dari 10.386 ton pada tahun 2024 menjadi 14.256 ton pada tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus telah melampaui 66% dari target tahunan […]

  • Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

    Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juni 2026 – Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak lagi sekadar menjadi tempat tinggal, rumah kini juga berfungsi sebagai ruang kerja, area belajar, hingga pusat aktivitas keluarga. Kondisi tersebut mendorong banyak masyarakat untuk melakukan penyesuaian dan peningkatan kualitas hunian agar tetap nyaman dan sesuai […]

  • Krakatau Steel Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dumai–Sei Mangkei

    Krakatau Steel Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dumai–Sei Mangkei

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    CILEGON, 19 Pebruari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS), melalui anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe), secara resmi memulai pengiriman perdana pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pipa Gas Transmisi Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional […]

  • Skema Mulai 0,7%,  BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium

    Skema Mulai 0,7%, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Motor Premium

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas, efisiensi biaya, serta kemampuannya menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas menjadikan sepeda motor tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang […]

  • Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia Indonesia remains one of the most attractive destinations for foreign investors, professionals, and international business travelers. However, one of the most common compliance issues faced by foreign nationals and companies is misunderstanding the difference between a Business Visa Indonesia and a Work Permit Indonesia. This misunderstanding […]

expand_less