Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (25/5), seiring dominasi sentimen negatif yang masih kuat di pasar energi global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan harga WTI pada timeframe daily menunjukkan kecenderungan tren bearish yang semakin jelas, dengan peluang pelemahan lanjutan apabila tidak ada perubahan signifikan dari sisi teknikal maupun fundamental.

Secara teknikal, pergerakan harga minyak dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa upaya kenaikan kerap tertahan di area resistance yang terbentuk dari level swing high sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan jual masih mendominasi dan pelaku pasar cenderung memanfaatkan setiap kenaikan harga sebagai peluang untuk melakukan aksi jual. Struktur harga yang terbentuk juga mulai memperlihatkan indikasi tren turun baru, di mana harga gagal mempertahankan momentum bullish dan kembali bergerak melemah mengikuti arah tren utama.

Saat ini, level support penting berada di kisaran 89,89 dolar AS per barel. Area ini menjadi titik krusial yang akan menentukan arah pergerakan harga selanjutnya. Jika harga mampu menembus level tersebut, maka potensi penurunan lanjutan diperkirakan akan membawa WTI menuju area support berikutnya di sekitar 85,11 dolar AS per barel. Hal ini menunjukkan bahwa ruang penurunan masih terbuka cukup lebar dalam jangka pendek hingga menengah.

Dari sisi indikator teknikal, stochastic juga memberikan konfirmasi terhadap tren bearish yang sedang berlangsung. Indikator tersebut masih bergerak turun dan sejalan dengan arah pergerakan harga, yang menandakan bahwa momentum penurunan masih cukup kuat. Dalam kondisi seperti ini, peluang terjadinya rebound cenderung terbatas, kecuali terdapat faktor eksternal yang mampu mendorong perubahan sentimen pasar secara signifikan.

Sementara itu, tekanan terhadap harga minyak juga diperkuat oleh faktor fundamental. Kekhawatiran terhadap perlambatan permintaan energi global menjadi salah satu faktor utama yang membebani harga minyak mentah. Ketika prospek pertumbuhan ekonomi dunia mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan, pelaku pasar cenderung memperkirakan bahwa konsumsi energi akan menurun. Hal ini secara langsung berdampak pada berkurangnya permintaan minyak, sehingga menekan harga di pasar internasional.

Penguatan dolar Amerika Serikat juga menjadi faktor penting yang menambah tekanan terhadap harga minyak. Karena minyak diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, penguatan mata uang tersebut membuat harga minyak menjadi relatif lebih mahal bagi negara-negara dengan mata uang lain. Kondisi ini berpotensi menekan permintaan global, yang pada akhirnya memberikan tekanan tambahan terhadap harga WTI.

Selain itu, pasar juga tengah mencermati potensi peningkatan pasokan minyak dari negara-negara produsen utama. Kemungkinan perubahan kebijakan produksi dari kelompok OPEC+ menjadi perhatian investor, terutama jika terjadi peningkatan suplai di tengah kondisi permintaan yang melemah. Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan ini dapat memperbesar tekanan bearish terhadap harga minyak dalam waktu dekat.

Di sisi lain, sentimen risk-off yang berkembang di pasar global turut memengaruhi pergerakan harga minyak. Dalam situasi ketidakpastian, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko seperti komoditas energi dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman. Hal ini menyebabkan aliran dana ke pasar minyak berkurang, sehingga memperkuat tekanan terhadap harga.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, harga minyak WTI diperkirakan masih akan bergerak dalam tren menurun pada perdagangan hari ini. Selama harga belum mampu menembus area resistance kunci dan tekanan jual tetap dominan, potensi pelemahan lanjutan masih terbuka. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati dinamika ekonomi global, pergerakan dolar AS, serta kebijakan produksi minyak yang dapat menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

    Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Labuhan Batu Selatan- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi, RS Sri Pamela Torgamba, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, menggelar Seminar Kesehatan dengan tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” yang berlangsung di Dlab 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Distrik Dlab 2 serta Ibu Desmayanti Arsam selaku Ketua IKBI Grup Labuhan Batu Selatan. […]

  • BINA NUSANTARA Raih LinkedIn Talent Insights Pioneer 2025, Perkuat Ekosistem Talenta Berbasis Data

    BINA NUSANTARA Raih LinkedIn Talent Insights Pioneer 2025, Perkuat Ekosistem Talenta Berbasis Data

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis, kemampuan institusi pendidikan untuk memahami perkembangan talenta, kebutuhan industri, serta arah kompetensi masa depan menjadi semakin penting. BINA NUSANTARA terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kesiapan Binusian untuk bertumbuh dan berkontribusi di dunia profesional. […]

  • Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

    Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna meningkatkan kualitas layanan dan memberikan nilai tambah bagi para nasabah setianya, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua resmi menjalin kerja sama merchant strategis dengan hotel bintang lima terkemuka, DoubleTree by Hilton. Kolaborasi ini ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh perwakilan manajemen BRI Mangga Dua dan pihak DoubleTree. Langkah ini […]

  • Kelas Brevet: Platform Pelatihan Brevet Pajak Online Berizin Resmi

    Kelas Brevet: Platform Pelatihan Brevet Pajak Online Berizin Resmi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    (Jakarta) – Di tengah kompleksitas regulasi perpajakan Indonesia yang terus berkembang, kebutuhan akan profesional yang kompeten di bidang perpajakan semakin meningkat. Kelas Brevet hadir sebagai solusi pelatihan Brevet Pajak AB online yang terdaftar resmi, memberikan kesempatan bagi para profesional untuk meningkatkan kompetensi mereka secara fleksibel. Lembaga Terdaftar Resmi Kelas Brevet merupakan platform pelatihan Brevet Pajak […]

  • Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026

    Hindari “Sarjana Salah Jurusan,” BINUS @Bekasi Ungkap Strategi Orang Tua Hadapi Dilema Biaya & Karir 2026

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bekasi, 24 April 2026 – Memilih perguruan tinggi di tahun 2026 bukan lagi soal “masuk mana”, tapi lebih dari itu sebuah keputusan besar yang melibatkan kecemasan massal. Fenomena yang dikenal sebagai decision anxiety kini menjadi kenyataan yang menghantui banyak orang tua dan calon mahasiswa. Terlebih, dengan semakin banyaknya informasi dan pilihan, ditambah dengan ketidakpastian dunia […]

  • Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sukses di usia muda sekarang terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, ukuran sukses sering dikaitkan dengan jabatan tinggi, gaji besar, atau gaya hidup yang terlihat mewah di media sosial. Sekarang, banyak orang justru mulai melihat sukses dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada yang merasa sukses karena bisa hidup lebih tenang. Ada […]

expand_less