Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Model Drone as First Responder (DFR) membalik urutan respons darurat. Drone dikirim lebih dulu untuk memastikan kondisi dari udara, baru orang dikerahkan sesuai yang terlihat. Dengan dock otomatis, drone lepas landas sendiri saat ada pemicu dan diawasi pilot dari jauh.

Pukul dua dini hari, alarm di pagar sebuah tambang berbunyi. Buat tim keamanan, momen seperti ini selalu menyisakan pertanyaan yang sama: apakah ini bahaya sungguhan, dan berapa orang yang perlu dikirim untuk memastikannya.

Selama ini, jawabannya baru didapat setelah petugas sampai di lokasi. Satu orang dikirim ke area gelap tanpa tahu apa yang menunggunya. Sering kali yang ditemukan cuma kendaraan yang salah jalan. Sesekali, bukan itu.

Model Drone as First Responder menawarkan urutan yang berbeda. Begitu ada pemicu, drone yang berangkat lebih dulu ke lokasi dan langsung mengirim gambar dari udara ke ruang kendali. Keputusan mau mengirim berapa orang diambil setelah kondisinya benar-benar terlihat. Intinya sederhana: kirim mata dulu, baru kirim orang.

Kedengarannya biasa saja, tapi sebenarnya ini membalik kebiasaan lama. Selama ini kita mengirim orang dulu, baru tahu situasinya setelah sampai.

Lalu kenapa model ini baru banyak dipakai sekarang? Masalahnya dulu bukan di dronenya, tapi harus selalu ada pilot yang datang dan menerbangkan drone di setiap lokasi. Sekarang drone bisa disimpan di dalam dock, lepas landas sendiri begitu ada pemicu, terbang menjalankan tugas, lalu balik mengisi daya. Karena itu, satu orang saja sudah cukup untuk memantau banyak lokasi sekaligus, tanpa harus datang ke tiap tempat.

Ada satu hal yang sering disalahpahami. Model ini bukan untuk menggantikan manusia dengan robot. Pilotnya tetap pegang kendali dan bisa ambil alih kapan saja. Yang berubah cuma tugasnya: dari menerbangkan setiap panggilan, jadi menimbang dan memutuskan. Justru tugas yang baru ini butuh penilaian yang lebih matang.

Kenapa ini penting buat Indonesia? Karena kebanyakan aset yang harus dijaga justru sedang beroperasi saat diinspeksi. Kilang yang aktif, tambang dengan alat berat lalu-lalang, pelabuhan dan kawasan padat orang. Menurunkan petugas cuma untuk mengecek sering kali tidak mungkin. Tapi menurunkan pandangan dari udara jauh lebih masuk akal.

Tapi ada satu catatan yang tidak boleh dilupakan. Yang bikin model ini benar-benar bisa jalan bukan cuma teknologinya, tapi juga izinnya. Operasi otomatis seperti ini masuk kategori BVLOS, yaitu terbang di luar jarak pandang, dan butuh persetujuan otoritas penerbangan. Bagian inilah yang paling sering dilupakan orang saat terpukau melihat demo drone yang canggih. Di Indonesia, Halo Robotics adalah satu-satunya yang memegang izin operasi BVLOS berbasis SORA dari Ditjen Perhubungan Udara (DGCA).

Jadi pertanyaannya sekarang bergeser. Bukan lagi soal apakah dronenya bisa, tapi apa yang berubah dari cara tim bekerja kalau setiap alarm bisa dicek dari udara sebelum satu orang pun dikirim.

Ulasan lengkapnya, mulai dari cara kerja, penggunaan untuk keamanan, pemantauan kebakaran, dan pencarian dan pertolongan, sampai sisi aturannya, bisa dibaca di sini:

Drone as First Responder (DFR): Model Respons Darurat Berbasis Drone untuk Indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga

    Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Eskalasi konflik Timur Tengah mendorong kenaikan harga energi dan risiko inflasi, membatasi ruang The Fed untuk memangkas suku bunga. Pasar keuangan global memasuki fase yang semakin kompleks seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Wall Street menutup pekan perdagangan di zona merah, dengan pelemahan pada indeks utama seperti S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones […]

  • 5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak perusahaan mulai mencari CRM setelah menghadapi masalah yang sebenarnya muncul akibat pertumbuhan bisnis. Semakin banyak pelanggan yang datang, semakin besar pula […]

  • Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang, meraih respons positif di Mid Term Fair Indonesia

    Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang, meraih respons positif di Mid Term Fair Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Mathmaji Co., Ltd. (kantor pusat: Shibuya-ku, Tokyo; President: Yasunori Hirose) mengumumkan rencananya untuk memperluas kehadiran Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang yang dikembangkannya, ke pasar Indonesia. Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, perusahaan berpartisipasi dalam Mid Term Fair, sebuah pameran pendidikan yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia, pada Rabu, 11 Maret 2026, dan dengan bangga mengumumkan […]

  • Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Harga Dexlite kini Rp 24.150 per liter. Pertamina Dex Rp 24.450. Naik lebih dari 70% dalam satu kebijakan. Tapi ada yang lebih mengejutkan: jutaan pemilik kendaraan diesel premium (DEX dan Dexlite) tidak harus membayar angka itu — dan mesin mereka tidak rusak.  Stigma negatif Biosolar di kalangan pemilik SUV diesel bukan tanpa dasar. Biosolar (B40) […]

  • Empat KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Jadi Primadona Mudik dan Balik Lebaran 2026, Okupansi Tembus Lebih dari 100 Persen

    Empat KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Jadi Primadona Mudik dan Balik Lebaran 2026, Okupansi Tembus Lebih dari 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 4 Maret 2026 – Minat masyarakat untuk menggunakan kereta api pada Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga Rabu, 4 Maret 2026, tercatat empat Kereta Api (KA) Jarak Jauh keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung menjadi favorit pelanggan dengan tingkat okupansi telah mencapai lebih dari 100 persen. Empat KA yang sangat […]

  • Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mampu mempercepat adopsi teknologi sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam InnoVibes 2026, forum inovasi yang diinisiasi oleh DKST ITB sebagai wadah kolaborasi antara […]

expand_less