Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan strategis India dan Indonesia melalui BRICS menjelang penyelenggaraan KTT BRICS ke-18. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi yang digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Senin (31/8/2026).

Duta Besar Chakravorty menghadiri IIFA Discussion Series ke-10 bertajuk “BRICS in a Fragmented World: How India and Indonesia Can Ensure Strategic Engagement and Foster Practical Cooperation” yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Foreign Affairs (IIFA) di UIII. Diskusi tersebut menjadi forum pengantar menjelang KTT BRICS yang akan diselenggarakan di India tahun ini.

Dalam sambutannya, Duta Besar Chakravorty menyoroti pentingnya diskusi tersebut di tengah persiapan India sebagai tuan rumah KTT BRICS ke-18, terutama ketika tatanan global menghadapi fragmentasi dan ketidakpastian geopolitik yang semakin meningkat.

Duta Besar Chakravorty juga menyampaikan apresiasinya kepada UIII yang telah menjadi tuan rumah diskusi tersebut. Ia menekankan pentingnya mempertemukan pembuat kebijakan, diplomat dan akademisi dari kedua negara untuk membahas bagaimana India dan Indonesia dapat bekerja sama dalam kerangka BRICS.

Membahas Peran India dan Indonesia dalam BRICS

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah perwakilan penting dari India dan Indonesia, termasuk BRICS Sherpa India sekaligus Secretary (Economic Relations) Shri Sudhakar Dalela, Tri Tharyat dan Tri Purnajaya dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. Teguh Yudo Wicaksono dari UIII, serta Dr. Samir Saran, President of Observer Research Foundation (ORF) India.

Forum tersebut membahas bagaimana India dan Indonesia dapat memanfaatkan posisi bersama mereka di BRICS untuk memperkuat keterlibatan strategis sekaligus mengembangkan berbagai bidang kerja sama yang bersifat praktis.

Duta Besar Chakravorty menilai diskusi tersebut berlangsung pada momentum penting bagi BRICS, seiring dengan terus berkembangnya kelompok tersebut di tengah perubahan lanskap ekonomi dan geopolitik global. Bagi India dan Indonesia, BRICS menjadi platform tambahan untuk mendorong kepentingan bersama sekaligus memperkuat kerja sama yang lebih luas di antara negara-negara Global South.

Diskusi juga mengeksplorasi sejumlah bidang yang memiliki potensi kuat untuk kerja sama India-Indonesia, termasuk kesehatan, mineral kritis, material tanah jarang, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok yang tangguh.

Bidang-bidang tersebut mencerminkan kesamaan prioritas pembangunan kedua negara dan dapat membuka peluang untuk menerjemahkan keterlibatan strategis menjadi kerja sama yang lebih konkret.

BRICS sebagai Platform bagi Kerja Sama Global South

Salah satu pesan utama yang muncul dalam diskusi adalah bahwa BRICS tidak semestinya dipahami semata-mata sebagai sebuah blok atau instrumen bagi negara-negara untuk memilih pihak di tengah persaingan geopolitik global.

Sebaliknya, BRICS dapat menjadi ruang bagi negara-negara Global South untuk memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk norma internasional serta menjawab berbagai tantangan pembangunan bersama.

Diskusi tersebut juga menyoroti potensi India dan Indonesia untuk berkontribusi pada agenda BRICS yang lebih praktis dan inklusif, khususnya melalui kerja sama yang didasarkan pada prioritas pembangunan dan industrialisasi masing-masing negara.

Dr. Philips Vermonte, Dekan Political Science UIII, merangkum agenda yang lebih luas bagi India dan Indonesia melalui tiga prioritas, yakni Diversifikasi Pilihan, Agenda Pembangunan dan Transformasi Digital.

Bagi Duta Besar Chakravorty, diskusi di UIII menjadi kesempatan untuk membawa perspektif India dan Indonesia ke dalam percakapan yang lebih luas mengenai BRICS serta mengeksplorasi bagaimana kedua negara dapat membangun keterlibatan strategis yang lebih kuat di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.

IIFA Discussion Series ke-10 mempertemukan pembicara dan peserta dari kedua negara untuk membahas bagaimana BRICS dapat menjadi platform bagi kerja sama praktis, sekaligus memperkuat suara dan peran negara-negara berkembang dalam urusan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Potongan: Ini Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) Buat Karyawan

    Bukan Sekadar Potongan: Ini Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) Buat Karyawan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kalau kamu perhatiin slip gaji setiap bulan, pasti ada deretan potongan dengan berbagai nama. Dari pajak, sampai BPJS Kesehatan. Salah satunya, Jaminan Hari Tua alias JHT. Kadang suka muncul pertanyaan, “Dipungut tiap bulan, tapi apa sih manfaatnya buat kita?” Padahal, JHT ini bukan potongan asal-asalan, lho. Program ini justru salah satu bentuk perlindungan finansial jangka […]

  • ITSM Perkuat Posisi sebagai Kampus Inovatif melalui Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies pada Kazan Forum 2026

    ITSM Perkuat Posisi sebagai Kampus Inovatif melalui Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies pada Kazan Forum 2026

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber terkemuka asal Rusia, dalam rangkaian Forum Ekonomi Internasional Russia–Islamic World: Kazan Forum 2026. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menjadi tonggak penting dalam upaya ITSM memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat perannya dalam pengembangan teknologi digital, keamanan siber, ekonomi […]

  • Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Dupoin Futures Bidik Resistance 4.382

    Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Dupoin Futures Bidik Resistance 4.382

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan pada pekan depan. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, struktur teknikal pada grafik harian masih menunjukkan dominasi tren bullish, meskipun harga saat ini telah memasuki area resistance yang berpotensi memicu koreksi jangka pendek. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pelemahan sementara bukan berarti […]

  • Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional,   Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber

    Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Lintasarta meraih dua penghargaan internasional dalam ajang Global Economics Awards 2025, memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi ICT dan keamanan siber terdepan di Indonesia. Pengakuan ini mencerminkan meningkatnya peran Lintasarta dalam menjawab kebutuhan industri akan infrastruktur digital yang andal, adopsi Kecerdasan Artifisial (AI) yang terukur, serta perlindungan siber yang semakin krusial di tengah lanskap digital yang […]

  • Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

    Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Agustus 2026 – Peran contact center saat ini tidak lagi sebatas menjadi pusat penanganan keluhan pelanggan. Di tengah meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang cepat, personal, dan tersedia kapan saja, banyak perusahaan mulai memanfaatkan Generative AI untuk mentransformasi customer operations menjadi salah satu penggerak pertumbuhan bisnis. Insight tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam […]

  • Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah

    Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, memahami arah industri bukan hanya soal membaca tren, tetapi juga membangun perspektif yang terbentuk dari pengalaman operasional dan pengambilan keputusan di berbagai level. Industri konstruksi terus bergerak mengikuti dinamika ekonomi, perkembangan industri, serta perubahan kebutuhan pasar. Bagi Waringin Megah General Contractor, memahami arah industri bukan hanya soal membaca tren, tetapi […]

expand_less