Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Bandar Lampung – PTPN I Regional 7, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), membuka peluang kerja sama bagi investor untuk pengembangan budidaya singkong di Provinsi Lampung. Sebanyak lebih dari 10 ribu hektare lahan tersedia di Unit Kerja Kebun Kedaton, Bergen, Way Berulu, Way Lima, Tulungbuyut, dan Bungamayang guna mendukung implementasi Program Mandiri Energi nasional melalui pengembangan energi baru terbarukan berbasis etanol dari singkong.

Peluang investasi tersebut disampaikan Business Support Head PTPN I Regional 7, Iskandar Dewantara, dalam rapat percepatan hilirisasi industri singkong yang berlangsung di Bandar Lampung, Senin (25/5/2026). Iskandar menegaskan bahwa PTPN I Regional 7 sebagai unit operasional PTPN I di bawah Holding Perkebunan Nusantara siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Kami siap melaksanakan kebijakan Bapak Presiden sebagaimana diamanatkan kepada Holding (PTPN Holding) dan HO (Head Office PTPN I) untuk mengeksekusi di lapangan. Kami punya lahan yang bisa dimanfaatkan untuk program ini seluas kurang lebih 10 ribu hektare di enam Kebun (unit kerja). Semuanya ada di Lampung,” kata Iskandar di hadapan puluhan calon investor yang hadir di Kantor Regional 7 Bandar Lampung.

Rapat yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung tersebut dihadiri Kepala Dinas DKPTPH Provinsi Lampung DR Elvira Umihani, S.P., M.T., Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung sekaligus Ketua National Cassava Center (NCC) Kuswanta, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sementara itu, pemaparan terkait kesiapan PTPN dalam program tersebut disampaikan Ketua Tim Percepatan Hilirisasi Komoditas Ubi Kayu Holding Perkebunan Nusantara, Erwin Sialagan.

Dalam sambutannya, Elvira Umihani menjelaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan sentra utama produksi singkong nasional dengan kontribusi sekitar 62 persen terhadap produksi nasional. Menurutnya, terdapat 72 pabrik tapioka di Lampung yang sebagian besar bahan bakunya dipasok dari petani rakyat.

“Ada 72 pabrik tapioka di Lampung. Bahan bakunya dipasok dari singkong rakyat. Ada lebih 314 ribu keluarga yang mengandalkan ekonominya dari budi daya singkong di sini. Produksinya sekitar 15 juta ton per tahun. Sedangkan produktivitasnya saat ini rata-rata 7,5 ton per hektare,” kata dia.

Meski produksi singkong Lampung tergolong tinggi, Elvira menegaskan bahwa pengembangan industri etanol membutuhkan kepastian pasokan bahan baku dalam jangka panjang. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan mandat kepada Holding Perkebunan Nusantara untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut.

“PTPN dinilai memiliki potensi dan sumber daya yang kuat untuk memegang mandat ini. Dan pada rapat kali ini, sengaja kita undang seluruh pihak, terutama calon investor untuk membahas strategi dan teknis dalam pelaksanaannya. Pada hari ini, pihak PTPN akan memaparkan segala sesuatunya untuk kemudian bapak ibu para pelaku usaha segera mengambil langkah positif,” ujarnya.

Sementara itu, Erwin Sialagan menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan implementasi bahan bakar campuran E-20 pada tahun 2028, yakni bensin dengan kandungan etanol sebesar 20 persen yang berasal dari bahan baku terbarukan, terutama singkong.

“Angka delapan juta kilo liter etanol itu diperkirakan dapat dihasilkan dari ubi kayu atau biasa disebut singkong dari lahan seluas 104 ribu hektare. Dan itu harus dicapai sampai 2029. Nah, untuk tahap awal ini, tahun 2026 harus terealisasi 10 ribu hektare. Selanjutnya akan dipercepat hingga mencapai angka tersebut. Dengan demikian, pasokan bahan baku untuk industri etanol tidak akan terputus,” kata dia.

Lebih lanjut, Erwin memaparkan potensi lahan yang dimiliki PTPN I Regional 7 yang dapat segera dimanfaatkan investor. Dalam skema kerja sama yang ditawarkan, Holding Perkebunan Nusantara menyediakan lahan, sementara aspek budidaya, pembiayaan, teknologi, hingga pemilihan varietas menjadi tanggung jawab mitra usaha.

“Model kerja samanya adalah KSU, kerja sama usaha. Kami hanya menyediakan lahan. Secara teknis budi daya dan pembiayaan, termasuk varietas yang akan ditanam, semua terserah investor. Dan regulasi terkait hasil panennya dimanfaatkan untuk program ketahanan energi, itu domain para pihak terkait. Yang pasti, kami sediakan lahan ini untuk program kemandirian energi nasional,” kata dia.

Usai pemaparan program, potensi lahan, serta model kerja sama yang ditawarkan, para investor menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi. Program pengembangan etanol berbasis singkong dinilai dapat memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami menyambut baik program ini. Untuk diketahui, baru beberapa bulan ini harga singkong kami bagus, bahkan sampai Rp2.000 per kilo. Dengan program ini (ketahanan energi), mudah-mudahan harga nggak turun lagi sehingga petani singkong bisa ikut sejahtera,” kata Jamsari, salah satu pengurus kelompok tani yang hadir pada acara tersebut.

Melalui inisiatif ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan energi nasional, sekaligus mendorong hilirisasi komoditas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekosistem industri etanol berbasis singkong yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Papua, 21 Juli 2026 – Upaya menyelamatkan generasi muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit berhasil menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditanam di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa menjaga Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan […]

  • BRI Region 6 Gelar Pendidikan ToT New Qlola bagi Jajaran RMFT Seluruh Unit Kerja Supervisi

    BRI Region 6 Gelar Pendidikan ToT New Qlola bagi Jajaran RMFT Seluruh Unit Kerja Supervisi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pemahaman pekerja terhadap pengembangan layanan digital perbankan, BRI Region 6/Jakarta 1 melaksanakan kegiatan Pendidikan Training of Trainer (ToT) New Qlola bagi jajaran Relationship Manager Funding and Transaction (RMFT) dari seluruh unit kerja supervisi Region 6/Jakarta 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendukung transformasi digital dan memperkuat kapabilitas […]

  • Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

    Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA— Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID mendorong pemerintah membentuk national mineral stockpile untuk memperkuat pengelolaan komoditas mineral strategis. Skema ini dinilai dapat memberi negara kendali lebih besar untuk menentukan kapan komoditas dilepas ke pasar dan kapan disimpan sebagai cadangan. Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan national mineral stockpile menjadi salah satu gagasan yang […]

  • ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

    ASHTA District 8 Hadirkan Free Reading Space Pertama di Mall

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai lebih dari sekadar destinasi gaya hidup, dengan menghadirkan ruang publik yang dirancang untuk mendorong interaksi, pertukaran ide, dan koneksi antar individu maupun komunitas. ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai lebih dari sekadar destinasi gaya hidup, dengan menghadirkan ruang publik yang dirancang untuk mendorong interaksi, pertukaran ide, dan […]

  • CEO FLOQ: Bitcoin Naik 6%, Tapi Pasar Kripto Masih Belum Keluar dari Zona Waspada

    CEO FLOQ: Bitcoin Naik 6%, Tapi Pasar Kripto Masih Belum Keluar dari Zona Waspada

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Market Outlook W2 Juli 2026: Bitcoin Sempat Bangkit, Namun Ketidakpastian Global Masih Membayangi Pasar Kripto Jakarta, 13 Juli 2026 – Pasar aset kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi pada pekan kedua Juli 2026. Setelah sempat menguat lebih dari 6% pada awal bulan akibat meningkatnya ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat, Bitcoin kembali terkoreksi seiring meningkatnya tensi […]

  • Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

    Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Lampung, 9 Juli 2026 – Memasuki hari terakhir penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengajak masyarakat Lampung untuk memanfaatkan kesempatan terakhir menikmati berbagai promo pembiayaan kendaraan yang hanya berlaku hingga 10 Juli 2026. Program yang berlangsung serentak di 131 Unit Kerja BRI ini hadir di enam Kantor Cabang BRI di […]

expand_less