Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

Emas Kembali Menguat, Sentimen Global dan Teknikal Kompak Dorong Kenaikan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia pada perdagangan Kamis (30/4) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang positif serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembalikan arah, setelah sebelumnya berada dalam tekanan.

Secara teknikal, salah satu sinyal utama yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola double bottom. Pola ini dikenal luas sebagai indikasi awal perubahan tren dari turun menjadi naik. Konfirmasi terhadap pola tersebut semakin kuat setelah harga berhasil menembus area neckline, yang menjadi batas penting dalam formasi tersebut. Penembusan ini mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai meningkat dan pasar mulai beralih ke fase penguatan.

Dengan adanya sinyal tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.604. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam jangka pendek. Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level berikutnya di sekitar 4.629 semakin terbuka.

Meski demikian, pergerakan harga tetap perlu diperhatikan, terutama di area resistance. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, kenaikan harga biasanya tidak terjadi secara linier, sehingga diperlukan konfirmasi lanjutan agar tren naik dapat berlanjut dengan lebih kuat.

Dari sisi fundamental, sentimen positif terhadap emas juga didukung oleh keputusan suku bunga Amerika Serikat yang tetap atau tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini memberikan sinyal bahwa tekanan pengetatan moneter mulai berkurang. Dengan kondisi tersebut, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan instrumen berbasis yield.

Selain itu, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau bahkan menurun turut menjadi faktor pendukung. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Hal ini membuat investor kembali melirik emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Faktor lain yang turut memperkuat potensi kenaikan emas adalah pergerakan dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah atau bergerak terbatas setelah keputusan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan cenderung meningkat.

Di sisi lain, sikap wait and see yang ditunjukkan pelaku pasar juga berkontribusi terhadap pergerakan emas. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ke depan serta kondisi ekonomi global membuat investor cenderung berhati-hati. Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai aset lindung nilai yang relatif aman.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa kombinasi antara sinyal teknikal dan dukungan fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area neckline yang telah ditembus, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika pasar global dan perkembangan data ekonomi yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.

Dengan latar belakang tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kecenderungan bullish terbatas dalam jangka pendek, dengan fokus pada pengujian level resistance yang telah ditentukan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

    Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 4 Juli 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, Polda Nusa Tenggara Timur menghadirkan langkah yang berbeda. Melalui terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique), Polda NTT memperkuat kesehatan mental anggota Polri sekaligus membuka akses terapi bagi masyarakat. Inovasi yang telah menjangkau ribuan orang ini mengantarkan […]

  • Pemetaan LiDAR Berbasis Drone untuk Perkebunan Sawit Skala Besar

    Pemetaan LiDAR Berbasis Drone untuk Perkebunan Sawit Skala Besar

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pemetaan lahan di perkebunan kelapa sawit skala besar menghadapi tantangan teknis yang tidak bisa diselesaikan dengan foto udara konvensional. Kanopi sawit dewasa menutup permukaan tanah dari sensor kamera, sehingga data terrain yang dihasilkan hanya merekam pucuk pohon, bukan kondisi tanah yang sebenarnya. DJI Zenmuse L3 hadir sebagai sensor LiDAR untuk survei dan pemetaan dari platform […]

  • Perkuat Kualitas Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenenance Laksanakan Preservasi Ruas Tol Jakarta–Tangerang

    Perkuat Kualitas Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenenance Laksanakan Preservasi Ruas Tol Jakarta–Tangerang

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai bagian dari Jasa Marga Group terus berkomitmen menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur jalan tol melalui pelaksanaan pekerjaan preservasi pada Ruas Tol Jakarta–Tangerang. Pekerjaan preservasi berupa rekonstruksi perkerasan dan plat jembatan akan dilaksanakan secara bertahap mulai Senin, 31 Agustus hingga Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya […]

  • Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

    Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk melaksanakan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama satu hari dalam satu minggu. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pola kerja yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan. “Para […]

  • Gajian Jadi Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta

    Gajian Jadi Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bittime mengajak masyarakat memanfaatkan momentum gajian untuk mulai membangun kebiasaan investasi melalui kampanye PayDay GainDay. Berlangsung hingga 6 Agustus 2026, pengguna berkesempatan mendapatkan bonus Bitcoin (BTC) hingga Rp5 juta dengan memenuhi syarat deposit dan pembelian aset. Momen gajian dapat menjadi waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan investasi. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset […]

  • Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

    Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bagi sebagian besar masyarakat, hari Minggu adalah waktu untuk bersantai dan melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan. Namun, bagi para pelaku pasar finansial yang cerdas, malam hari di akhir pekan merupakan momen paling krusial untuk mencuri start. Beberapa jam sebelum bel pembukaan bursa global berbunyi, situasi pasar yang tenang tanpa adanya grafik yang bergerak naik-turun memberikan […]

expand_less