Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diproyeksikan tetap memiliki peluang untuk melanjutkan tren kenaikan pada pekan terakhir Februari, meskipun saat ini pasar tengah mengalami periode konsolidasi setelah mencatat reli yang signifikan dalam beberapa waktu sebelumnya. Berdasarkan kajian terbaru dari Dupoin Futures, logam mulia tersebut masih mempertahankan kecenderungan bullish dalam jangka menengah, dengan kombinasi dukungan dari indikator teknikal serta faktor fundamental yang masih menguntungkan.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa secara teknikal, struktur tren emas pada timeframe H4 masih menunjukkan dominasi tren naik. Namun demikian, kondisi pasar saat ini mencerminkan fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang terbatas setelah sebelumnya mengalami lonjakan tajam. Situasi ini menunjukkan adanya keseimbangan sementara antara kekuatan beli dan tekanan jual, karena investor cenderung mengambil sikap wait and see sambil menunggu faktor pemicu baru yang dapat memberikan arah pergerakan lebih jelas.

Fase konsolidasi ini umumnya terjadi setelah kenaikan harga yang kuat, di mana pelaku pasar melakukan evaluasi ulang terhadap posisi mereka. Dalam kondisi seperti ini, sentimen pasar sangat bergantung pada rilis data ekonomi utama, khususnya dari Amerika Serikat, yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter dan kekuatan dolar AS ke depan.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa selama momentum bullish tetap terjaga dan harga tidak menembus level support penting, maka emas berpeluang untuk kembali melanjutkan kenaikan. Dalam skenario optimistis, XAU/USD diperkirakan mampu bergerak menuju area resistance di kisaran 5.100 pada pekan depan. Target ini dinilai realistis secara teknikal apabila sentimen positif tetap mendominasi, terutama jika dolar AS mengalami pelemahan dan permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi.

Selain faktor teknikal, kondisi fundamental global juga terus memberikan dukungan terhadap harga emas. Ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung serta kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global membuat investor tetap mempertimbangkan emas sebagai aset perlindungan nilai. Dalam situasi volatilitas yang tinggi, emas sering kali menjadi pilihan utama karena sifatnya yang relatif stabil dibandingkan instrumen berisiko lainnya.

Lebih lanjut, ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mulai mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar turut memberikan sentimen positif bagi emas. Potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral AS dapat memberikan tekanan terhadap dolar AS, yang pada akhirnya meningkatkan daya tarik emas bagi investor internasional. Hal ini disebabkan oleh hubungan terbalik antara dolar dan emas, di mana pelemahan dolar cenderung mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut.

Permintaan emas dari bank sentral dan institusi besar juga tetap menunjukkan tren yang solid. Bank sentral di berbagai negara terus meningkatkan cadangan emas mereka sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan perlindungan terhadap ketidakstabilan ekonomi global. Permintaan yang konsisten dari institusi besar ini membantu menjaga struktur tren naik emas dalam jangka menengah, meskipun pergerakan jangka pendek masih diwarnai oleh fluktuasi.

Meski prospek kenaikan masih terbuka, Andy Nugraha juga mengingatkan adanya kemungkinan skenario negatif yang perlu diantisipasi. Apabila harga mengalami pembalikan arah dan menembus level support krusial di area 4.630, maka tekanan jual berpotensi meningkat. Dalam kondisi tersebut, emas dapat melanjutkan pelemahan menuju kisaran 4.415. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu aksi jual lanjutan, khususnya dari trader jangka pendek yang merespons sinyal teknikal.

Selain itu, sejumlah indikator ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti data inflasi (CPI) dan laporan ketenagakerjaan Non Farm Payrolls (NFP), akan menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas pasar. Jika data ekonomi menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan, maka dolar AS berpotensi menguat dan memberikan tekanan terhadap harga emas. Sebaliknya, apabila data menunjukkan pelemahan ekonomi, maka peluang pelonggaran kebijakan moneter akan semakin besar, yang dapat menjadi katalis positif bagi kenaikan emas.

Secara keseluruhan, prospek pergerakan emas pada pekan terakhir Februari masih menunjukkan kecenderungan positif, dengan peluang penguatan menuju level 5.100 selama harga tetap bertahan di atas area support penting. Namun, kondisi konsolidasi saat ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase penentuan arah. Oleh karena itu, investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan data ekonomi global, kebijakan moneter, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Perkembangan pariwisata di Bali tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Canggu. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas wisata. Salah satu wilayah yang perlahan masuk dalam radar wisatawan adalah Seririt, sebuah kecamatan pesisir yang berada sekitar 20 kilometer dari Singaraja. SERIRIT, BALI – […]

  • FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna

    FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Platform jual beli aset kripto FLOQ mengumumkan kolaborasi dengan platform e-commerce Blibli melalui ekosistem Blibli Tiket Rewards, menghadirkan program bertajuk “First Trade, First Reward”.  Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh reward setelah menyelesaikan transaksi pertama pada aplikasi FLOQ. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan untuk menghadirkan pengalaman baru yang menghubungkan ekosistem e-commerce dan aset digital.  Program seperti Blibli Tiket Rewards menghadirkan pengalaman untuk pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, yang mencakup belanja melalui e-commerce Blibli, pemesanan tiket perjalanan dan hiburan melalui tiket.com, serta transaksi gaya hidup seperti dining dan berbelanja di merchant seperti Ranch Market dan berbagai partner retail lainnya.  Melalui kolaborasi dengan FLOQ, poin yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan konsumsi kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati journey yang lebih luas dengan mengumpulkan poin Blibli Tiket, menukarkan poin tersebut untuk mendapatkan benefit FLOQ, kemudian dapat mulai investasi kripto di FLOQ.  Pendekatan ini menghadirkan evolusi dari loyalty program konvensional menjadi gerbang menuju ekosistem finansial yang mumpuni, sekaligus menjembatani dunia lifestyle dengan dunia investasi digital. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pengguna Blibli Tiket Rewards untuk memanfaatkan poin loyalitas yang mereka miliki menjadi manfaat yang lebih luas, termasuk untuk mengakses layanan perdagangan aset kripto.  Program loyalty seperti Blibli Tiket Rewards memungkinkan pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, mulai dari e-commerce hingga layanan gaya hidup lainnya.   Melalui integrasi dengan FLOQ, poin tersebut kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Pendekatan ini mencerminkan tren yang semakin berkembang di industri digital, di mana platform non-finansial mulai berperan dalam memperluas akses ke layanan keuangan berbasis teknologi.  “Kolaborasi dengan Ekosistem Blibli Tiket Rewards menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan akses yang lebih luas terhadap aset kripto melalui ekosistem digital yang sudah akrab dengan masyarakat. Kami melihat bahwa integrasi dengan platform lifestyle seperti Blibli dapat mempercepat adopsi kripto dengan cara yang lebih relevan dan mudah dipahami oleh pengguna,” ujar Yudhono Rawis, Founder FLOQ.  “Melalui program First Trade, First Reward, kami ingin memberikan pengalaman awal yang lebih seamless bagi pengguna baru untuk mulai bertransaksi aset digital. Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi lintas industri untuk memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia,” tambahnya.  Bagi FLOQ, kemitraan ini merupakan bagian dari strategi untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai platform digital, termasuk e-commerce dan lifestyle. Sementara itu, bagi Blibli, integrasi ini menambah opsi pemanfaatan poin dalam ekosistem loyalitas yang terus berkembang. Program loyalitas sendiri terbukti mampu meningkatkan engagement pengguna, di mana pelanggan cenderung lebih aktif bertransaksi setelah bergabung dalam program reward.   […]

  • VRITIMES Mendukung Hospitality Indonesia Conference 2026 Sebagai Media Partner Resmi

    VRITIMES Mendukung Hospitality Indonesia Conference 2026 Sebagai Media Partner Resmi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Februari 2026 — Hospitality Indonesia Conference 2026 (#HIC2026) sukses diselenggarakan pada 10–11 Februari 2026 di Le Méridien Jakarta, menjadi ajang penting bagi para pemimpin industri perhotelan dan pariwisata untuk berbagi wawasan, membangun koneksi, serta mengeksplorasi tren terbaru di sektor ini. Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 500 delegasi industri, lebih dari 100 pembicara ahli, […]

  • ASAI Village Jimbaran: Oase Wellness di Bali

    ASAI Village Jimbaran: Oase Wellness di Bali

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    ASAI Village Jimbaran adalah tempat peristirahatan kesehatan yang tenang di Jimbaran – Bali, dibangun untuk orang-orang yang menginginkan ruang, ritme, dan waktu untuk bersantai. Proyek ini menyatukan 20 kompleks vila premium pribadi dengan layanan hotel, fasilitas kesehatan termasuk spa dan pusat kebugaran multifungsi, serta kafe dalam suasana desa yang tenang, hanya beberapa menit dari Pantai […]

  • Topotels: 7 dari 10 Tamu Kini Booking Hotel Secara Last Minute, Tren Terlihat di Berbagai Unit di Indonesia

    Topotels: 7 dari 10 Tamu Kini Booking Hotel Secara Last Minute, Tren Terlihat di Berbagai Unit di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Topotels Hotels & Resorts mencatat 7 dari 10 tamu kini booking hotel secara last minute di berbagai unitnya termasuk Ayola Sentosa Palembang, mencerminkan tren traveler yang semakin spontan, book sekarang di www.topotels.com untuk penawaran terbaik. Jakarta, April 2026 – Jumat sore, setelah minggu kerja yang padat, seorang pekerja di Jakarta membuka ponselnya. Tanpa rencana panjang, […]

  • Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi

    Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MEDAN — Peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo untuk mempertegas komitmen lingkungan melalui gerakan penanaman pohon bertajuk “One Man One Tree”. Perusahaan menargetkan penanaman 50.000 pohon sepanjang tahun ini yang tersebar di berbagai wilayah operasional, dari Aceh hingga Kalimantan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam […]

expand_less