Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global diproyeksikan tetap memiliki peluang untuk melanjutkan tren kenaikan pada pekan terakhir Februari, meskipun saat ini pasar tengah mengalami periode konsolidasi setelah mencatat reli yang signifikan dalam beberapa waktu sebelumnya. Berdasarkan kajian terbaru dari Dupoin Futures, logam mulia tersebut masih mempertahankan kecenderungan bullish dalam jangka menengah, dengan kombinasi dukungan dari indikator teknikal serta faktor fundamental yang masih menguntungkan.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, mengungkapkan bahwa secara teknikal, struktur tren emas pada timeframe H4 masih menunjukkan dominasi tren naik. Namun demikian, kondisi pasar saat ini mencerminkan fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang terbatas setelah sebelumnya mengalami lonjakan tajam. Situasi ini menunjukkan adanya keseimbangan sementara antara kekuatan beli dan tekanan jual, karena investor cenderung mengambil sikap wait and see sambil menunggu faktor pemicu baru yang dapat memberikan arah pergerakan lebih jelas.

Fase konsolidasi ini umumnya terjadi setelah kenaikan harga yang kuat, di mana pelaku pasar melakukan evaluasi ulang terhadap posisi mereka. Dalam kondisi seperti ini, sentimen pasar sangat bergantung pada rilis data ekonomi utama, khususnya dari Amerika Serikat, yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter dan kekuatan dolar AS ke depan.

Andy Nugraha menjelaskan bahwa selama momentum bullish tetap terjaga dan harga tidak menembus level support penting, maka emas berpeluang untuk kembali melanjutkan kenaikan. Dalam skenario optimistis, XAU/USD diperkirakan mampu bergerak menuju area resistance di kisaran 5.100 pada pekan depan. Target ini dinilai realistis secara teknikal apabila sentimen positif tetap mendominasi, terutama jika dolar AS mengalami pelemahan dan permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi.

Selain faktor teknikal, kondisi fundamental global juga terus memberikan dukungan terhadap harga emas. Ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung serta kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global membuat investor tetap mempertimbangkan emas sebagai aset perlindungan nilai. Dalam situasi volatilitas yang tinggi, emas sering kali menjadi pilihan utama karena sifatnya yang relatif stabil dibandingkan instrumen berisiko lainnya.

Lebih lanjut, ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mulai mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar turut memberikan sentimen positif bagi emas. Potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral AS dapat memberikan tekanan terhadap dolar AS, yang pada akhirnya meningkatkan daya tarik emas bagi investor internasional. Hal ini disebabkan oleh hubungan terbalik antara dolar dan emas, di mana pelemahan dolar cenderung mendorong kenaikan harga logam mulia tersebut.

Permintaan emas dari bank sentral dan institusi besar juga tetap menunjukkan tren yang solid. Bank sentral di berbagai negara terus meningkatkan cadangan emas mereka sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan perlindungan terhadap ketidakstabilan ekonomi global. Permintaan yang konsisten dari institusi besar ini membantu menjaga struktur tren naik emas dalam jangka menengah, meskipun pergerakan jangka pendek masih diwarnai oleh fluktuasi.

Meski prospek kenaikan masih terbuka, Andy Nugraha juga mengingatkan adanya kemungkinan skenario negatif yang perlu diantisipasi. Apabila harga mengalami pembalikan arah dan menembus level support krusial di area 4.630, maka tekanan jual berpotensi meningkat. Dalam kondisi tersebut, emas dapat melanjutkan pelemahan menuju kisaran 4.415. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu aksi jual lanjutan, khususnya dari trader jangka pendek yang merespons sinyal teknikal.

Selain itu, sejumlah indikator ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti data inflasi (CPI) dan laporan ketenagakerjaan Non Farm Payrolls (NFP), akan menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas pasar. Jika data ekonomi menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan, maka dolar AS berpotensi menguat dan memberikan tekanan terhadap harga emas. Sebaliknya, apabila data menunjukkan pelemahan ekonomi, maka peluang pelonggaran kebijakan moneter akan semakin besar, yang dapat menjadi katalis positif bagi kenaikan emas.

Secara keseluruhan, prospek pergerakan emas pada pekan terakhir Februari masih menunjukkan kecenderungan positif, dengan peluang penguatan menuju level 5.100 selama harga tetap bertahan di atas area support penting. Namun, kondisi konsolidasi saat ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase penentuan arah. Oleh karena itu, investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan data ekonomi global, kebijakan moneter, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Libur Imlek 2577, KAI Daop 9 Jember Siap Berikan Layanan Terbaik Bagi Pelanggan

    Sambut Libur Imlek 2577, KAI Daop 9 Jember Siap Berikan Layanan Terbaik Bagi Pelanggan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyatakan kesiapannya dalam melayani masyarakat pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas pelanggan, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 24 perjalanan kereta api setiap harinya, dengan total ketersediaan 38.710 tempat duduk untuk keberangkatan selama periode 13 hingga 17 Februari 2026. Jember, […]

  • Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta untuk Investor

    Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta untuk Investor

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Dalam sejarah keuangan dunia, emas sering kali dipandang sebagai aset pelindung nilai yang paling tepercaya ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Pertanyaan mengenai apakah harga emas selalu naik saat krisis menjadi sangat relevan bagi para investor yang ingin mengamankan modal mereka dari volatilitas pasar saham atau depresiasi mata uang. Secara umum, emas memiliki korelasi negatif […]

  • Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Banyak proyek kanopi terlihat kokoh di awal, tapi setelah 1–3 tahun mulai muncul masalah: melendut di tengah, sambungan retak, atau karat muncul di titik las. Padahal material yang dipakai sudah “galvanis”. Masalahnya biasanya bukan pada konsep hollow galvanisnya, tapi pada spesifikasi yang dipilih. Kalau Anda sedang merencanakan kanopi rumah, ruko, gudang, atau rangka baja ringan, […]

  • KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung kembali mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Masyarakat diminta untuk berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, mendengarkan tanda peringatan, memastikan kondisi aman, baru kemudian melanjutkan perjalanan. Manager […]

  • Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi Masjid Agung Demak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dalam rangka menelusuri jejak sejarah hubungan India dan Indonesia yang telah terjalin sejak lama. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sang istri dan dipusatkan di kawasan yang dahulu menjadi pusat kejayaan Kesultanan Demak. Lawatan ini bertujuan untuk melihat langsung warisan […]

  • XAU/USD Tembus Level Tertinggi Dua Pekan, Tren Bullish Kian Solid

    XAU/USD Tembus Level Tertinggi Dua Pekan, Tren Bullish Kian Solid

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Harga emas global kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis, 2 April 2026, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah dinamika geopolitik dan pergerakan dolar Amerika Serikat yang melemah. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, pergerakan emas (XAU/USD) saat ini menunjukkan tren bullish yang semakin kuat dalam jangka […]

expand_less