Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Masih Dibayangi Tekanan Jual, Resistance 4.063 Jadi Penghalang Utama

Emas Masih Dibayangi Tekanan Jual, Resistance 4.063 Jadi Penghalang Utama

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas diperkirakan masih berada dalam tren pelemahan pada perdagangan hari Rabu (1/7). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan analis Geraldo Kofit, peluang kenaikan emas masih cukup terbatas karena tekanan jual tetap mendominasi pasar. Kondisi tersebut tercermin dari kegagalan harga mempertahankan penguatan di area resistance, sehingga skenario penurunan masih menjadi perhatian utama pelaku pasar dalam jangka pendek.

Menurut Geraldo, grafik H4 menunjukkan bahwa emas belum mampu keluar dari tren bearish yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Upaya harga untuk naik sempat terjadi, namun tidak bertahan lama setelah mendapat tekanan jual di kisaran level 4.025 hingga 4.063. Penolakan yang muncul di area tersebut mengindikasikan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga menembus resistance penting.

Selain gagal melewati resistance, struktur harga juga masih membentuk pola lower high, yaitu kondisi ketika puncak harga terbaru berada lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya. Dalam analisis teknikal, pola ini sering dianggap sebagai tanda bahwa tren turun masih berlangsung karena setiap kenaikan belum mampu mencetak level tertinggi baru.

“Dengan struktur harga yang masih seperti ini, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi kenaikan,” ujar Geraldo dalam analisis hariannya.

Dupoin Futures memperkirakan harga emas memiliki peluang untuk kembali menguji area support pertama di level 3.942. Level tersebut menjadi titik penting yang perlu dicermati pelaku pasar karena dapat menentukan arah pergerakan berikutnya. Apabila tekanan jual tetap mendominasi dan harga berhasil menembus level tersebut, maka penurunan diperkirakan dapat berlanjut menuju support berikutnya di kisaran 3.868.

Sinyal yang sama juga terlihat dari beberapa indikator teknikal. Indikator Stochastic mulai bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual setelah sebelumnya berada di area tengah. Pergerakan ini menunjukkan bahwa momentum bearish kembali menguat dan tekanan jual masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam waktu dekat.

Di sisi lain, posisi harga yang masih berada di bawah Moving Average (MA) 21 dan MA 34 semakin memperkuat pandangan bahwa tren utama belum berubah. Kedua indikator tersebut kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang membatasi ruang kenaikan harga. Selama emas belum mampu bergerak dan bertahan di atas area tersebut, peluang untuk melanjutkan pelemahan dinilai masih lebih besar.

Selain faktor teknikal, sentimen fundamental juga masih memberikan tekanan terhadap harga logam mulia. Salah satu faktor utama berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat yang membuat emas menjadi kurang menarik di mata investor global. Ketika nilai dolar meningkat, harga emas cenderung lebih mahal bagi pemegang mata uang lain sehingga permintaannya dapat menurun.

Tekanan juga datang dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield). Kondisi ini membuat sebagian investor memilih memindahkan dana ke instrumen berbasis dolar yang menawarkan tingkat pengembalian lebih menarik dibandingkan emas, yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset.

Di samping itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arah pergerakan emas. Jika data ekonomi Amerika Serikat, seperti inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis, tetap menunjukkan performa yang solid, maka peluang bank sentral AS mempertahankan suku bunga tinggi akan semakin besar. Situasi tersebut berpotensi menjaga kekuatan dolar AS sekaligus membatasi ruang penguatan harga emas.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mengantisipasi perubahan sentimen yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi global, maupun data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan dapat meningkatkan kembali minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven. Faktor-faktor tersebut berpotensi memicu perubahan arah harga apabila muncul secara bersamaan.

Namun untuk saat ini, Dupoin Futures menilai prospek emas masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu menembus area resistance di kisaran 4.025 hingga 4.063, tekanan bearish diperkirakan masih mendominasi. Oleh karena itu, level support 3.942 menjadi area yang patut diperhatikan. Jika level tersebut ditembus, peluang penurunan menuju 3.868 akan semakin terbuka. Pelaku pasar disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko dan mencermati perkembangan data ekonomi global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga emas dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading

    Pentingnya Menentukan Target Profit yang Rasional dalam Trading

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Keberhasilan dalam dunia trading sering kali diukur dari seberapa besar keuntungan yang bisa dihasilkan dalam satu transaksi. Namun, bagi trader profesional, keberhasilan sebenarnya terletak pada konsistensi dan kemampuan mengelola ekspektasi yang masuk akal. Terjebak pada keinginan untuk meraup profit fantastis dalam waktu singkat sering kali menjadi pemicu utama kegagalan, karena emosi cenderung mengaburkan logika saat […]

  • Di Balik Duka Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Perlindungan Warga Agar Kekerasan Tak Kembali Merenggut Nyawa

    Di Balik Duka Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Perlindungan Warga Agar Kekerasan Tak Kembali Merenggut Nyawa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Yahukimo, Papua Pegunungan, 23 Juli 2026 – Di balik duka yang kembali menyelimuti Yahukimo, Komando Operasi (Koops) TNI Habema memperkuat komitmennya untuk melindungi masyarakat Papua dari ancaman kekerasan. Bagi Koops TNI Habema, menjaga keamanan bukan sekadar menjalankan tugas negara, melainkan memastikan setiap warga dapat menjalani kehidupan dengan aman, bekerja dengan tenang, serta membangun masa depan […]

  • Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

    Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Memadukan aset defensif, komoditas, dan saham global dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio di tengah pasar yang dinamis. JAKARTA, Juli 2026. Di tengah dinamika pasar yang meningkat, Valbury menyoroti pentingnya strategi diversifikasi yang memadukan aset defensif, komoditas, dan saham global sebagai cara bagi investor domestik untuk menjaga kinerja portofolio. Menurut Valbury, volatilitas sebaiknya tidak dipandang […]

  • Okupansi Mal Premium Jakarta Tembus 90%, Brand F&B Global Berebut Ruang Ekspansi

    Okupansi Mal Premium Jakarta Tembus 90%, Brand F&B Global Berebut Ruang Ekspansi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Di tengah tingginya okupansi mal premium di Jakarta dan masuknya brand F&B global baru sepanjang 2026, PT Ardeco Karya Global memposisikan diri sebagai mitra eksekusi konstruksi bagi brand F&B dan ritel yang berekspansi di Indonesia. Melalui Direktur Henri Kristanto Pribadi, Ardeco menegaskan bahwa proyek F&B dan ritel membutuhkan kontraktor spesialis, bukan kontraktor umum, agar kualitas […]

  • deGadai Buka Cabang di Pasar Mobil Kemayoran, Kucurkan Pinjaman hingga Rp2 Miliar untuk Showroom

    deGadai Buka Cabang di Pasar Mobil Kemayoran, Kucurkan Pinjaman hingga Rp2 Miliar untuk Showroom

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PT deGadai Solusi Digital akan resmi membuka cabang baru di Pasar Mobil Kemayoran Blok T No. 2, Jakarta Pusat pada 10 Agustus 2026. Cabang ini difokuskan untuk melayani kebutuhan pendanaan para mitra showroom kendaraan melalui program pembiayaan dengan tenor harian, biaya mulai dari 0,1688% per hari, dan fasilitas pinjaman hingga Rp2 miliar. Program ini dirancang […]

  • Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana […]

expand_less