Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia masih menunjukkan ketahanan di tengah berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan. Berdasarkan analisis pasar dari Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, pergerakan emas (XAU/USD) saat ini masih berada dalam tren bullish pada timeframe H1. Kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average mengindikasikan bahwa momentum penguatan emas masih cukup solid dalam jangka pendek.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mengalami kenaikan yang cukup signifikan. XAU/USD tercatat diperdagangkan di sekitar level $5.187 per troy ounce, meningkat lebih dari 0,50% dibandingkan sesi sebelumnya. Penguatan ini dipicu oleh pelemahan Dolar AS yang terjadi setelah harga minyak dunia mengalami penurunan tipis. Pergerakan harga minyak diketahui memiliki korelasi tertentu dengan nilai tukar dolar AS. Ketika harga minyak melemah, tekanan terhadap dolar dapat meningkat sehingga memberikan dorongan tambahan bagi aset safe haven seperti emas.

Selain faktor mata uang dan komoditas energi, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat turut memberikan pengaruh terhadap dinamika pergerakan pasar emas. Data penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales) di AS menunjukkan pemulihan pada bulan Februari setelah sebelumnya mengalami kontraksi cukup dalam pada Januari. Penjualan rumah tercatat meningkat sebesar 1,7%, membaik dari penurunan sebelumnya yang mencapai -5,9%. Perbaikan ini mengindikasikan bahwa sektor properti mulai menunjukkan stabilisasi meskipun kondisi ekonomi global masih dipenuhi ketidakpastian.

Sementara itu, indikator ketenagakerjaan juga menunjukkan perkembangan positif. Data rata-rata perubahan tenaga kerja ADP selama empat minggu terakhir tercatat meningkat menjadi 15,5 ribu, lebih tinggi dibandingkan angka sebelumnya sebesar 12,8 ribu. Peningkatan ini memberikan gambaran bahwa pasar tenaga kerja AS masih menunjukkan ketahanan, meskipun tekanan ekonomi global tetap menjadi perhatian bagi para pelaku pasar.

Memasuki perdagangan sesi Asia pada hari Rabu, harga emas terlihat relatif stabil di sekitar level $5.190. Stabilitas ini terjadi setelah pasar sempat mengalami volatilitas yang dipicu oleh perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan di wilayah tersebut masih menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga komoditas global, termasuk emas.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyampaikan bahwa operasi militer AS di Iran kemungkinan akan segera berakhir, meskipun belum ada kepastian mengenai waktu penghentian operasi tersebut. Pernyataan ini sempat memicu penurunan harga minyak karena pasar menilai potensi de-eskalasi konflik. Penurunan harga minyak tersebut juga membantu meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi global, yang pada akhirnya memberikan dukungan bagi harga emas.

Meski demikian, ketidakpastian geopolitik masih membayangi pasar. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa jika serangan dari AS dan Israel terus berlanjut, Iran dapat mengambil langkah drastis dengan memblokir ekspor minyak dari kawasan tersebut. Ancaman ini meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga memberikan peringatan keras terhadap kemungkinan gangguan aliran minyak melalui Selat Hormuz. Jika jalur vital tersebut terganggu, ketegangan geopolitik berpotensi meningkat dan memicu lonjakan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Selain faktor geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan pada hari Rabu. Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Februari diperkirakan naik sebesar 2,4% secara tahunan, sementara CPI inti diproyeksikan meningkat hingga 2,5%. Jika angka inflasi tersebut dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar, hal ini berpotensi memperkuat Dolar AS. Penguatan dolar biasanya memberikan tekanan bagi harga komoditas yang dihargakan dalam mata uang tersebut, termasuk emas.

Dari sisi teknikal, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa struktur tren emas masih didominasi oleh sentimen positif. Jika tekanan beli terus berlanjut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga mendekati area resistance di sekitar level $5.231. Namun demikian, pelaku pasar juga perlu mewaspadai potensi koreksi apabila momentum kenaikan mulai melemah. Dalam skenario tersebut, level support terdekat yang dapat menjadi area penopang harga berada di kisaran $5.126.

Dengan kombinasi sentimen teknikal yang masih bullish, pelemahan dolar AS, serta faktor geopolitik global yang belum sepenuhnya mereda, harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk bergerak menguat dalam jangka pendek. Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi dan dinamika geopolitik yang dapat memicu volatilitas di pasar komoditas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Pilih Kampus, Psikolog Ungkap Fenomena ‘Decision Anxiety’ yang Hantui Orang Tua & Calon Mahasiswa 2026

    Bukan Sekadar Pilih Kampus, Psikolog Ungkap Fenomena ‘Decision Anxiety’ yang Hantui Orang Tua & Calon Mahasiswa 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bekasi, 24 April 2026 – Memilih perguruan tinggi di tahun 2026 bukan lagi soal “masuk mana”, tapi lebih dari itu, yaitu bagaimana mengelola kecemasan massal yang menghantui banyak orang tua dan calon mahasiswa. Fenomena ini dikenal sebagai decision anxiety, di mana banyaknya pilihan, informasi, dan ketidakpastian ekonomi membuat orang tua dan anak terjebak dalam siklus […]

  • Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

    Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk melihat peluang dan pada saat bersamaan tetap melakukan manajemen risiko. Pahami bersama Tim Trading Desk FLOQ tentang strategi investasi terukur. Analisa dari Trading Desk FLOQ Jakarta, Indonesia (7/5) – Di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi, FLOQ menilai bahwa […]

  • DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Operasional drone di lingkungan industri skala besar melibatkan banyak misi, banyak lokasi, dan banyak tim yang bekerja secara bersamaan. Tanpa platform manajemen terpusat, koordinasi misi, pemantauan real-time, dan pelaporan data menjadi proses yang tidak efisien. DJI FlightHub 2 hadir sebagai platform manajemen operasional drone all-in-one yang mencakup perencanaan misi, eksekusi otomatis, pemantauan live, dan pemrosesan […]

  • Luar Biasa, Laba Raksasa Media Emtek Meroket 2.716% Tembus Rp 4,2 Triliun

    Luar Biasa, Laba Raksasa Media Emtek Meroket 2.716% Tembus Rp 4,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek, melaporkan pencapaian kinerja keuangan yang sangat impresif. Grup yang menaungi berbagai lini bisnis media dan digital ini berhasil membukukan lonjakan laba bersih hingga 2.716% menjadi Rp 4,2 triliun. Angka fantastis ini tercatat dalam laporan keuangan perseroan pada periode yang berakhir 31 Maret 2025. […]

  • Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

    Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (25/5), seiring dominasi sentimen negatif yang masih kuat di pasar energi global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan harga WTI pada timeframe daily menunjukkan kecenderungan tren bearish yang semakin jelas, dengan peluang […]

  • Dominasi Pasar Kecantikan 2026: Mengapa Maklon Skincare di Efba Kosmetindo Menjadi Standar Baru Keberhasilan Brand Berteknologi Tinggi

    Dominasi Pasar Kecantikan 2026: Mengapa Maklon Skincare di Efba Kosmetindo Menjadi Standar Baru Keberhasilan Brand Berteknologi Tinggi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM, melainkan oleh presisi teknologi manufaktur dan kekuatan ekosistem hilirisasi. Maklon skincare di Efba Group memberikan standar baru bagi para beautypreneur melalui sinergi antara produksi berteknologi tinggi, manajemen legalitas yang aman, dan akselerasi digital yang masif. Dengan rekam jejak mitra yang […]

expand_less