Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia masih menunjukkan ketahanan di tengah berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan. Berdasarkan analisis pasar dari Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, pergerakan emas (XAU/USD) saat ini masih berada dalam tren bullish pada timeframe H1. Kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average mengindikasikan bahwa momentum penguatan emas masih cukup solid dalam jangka pendek.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mengalami kenaikan yang cukup signifikan. XAU/USD tercatat diperdagangkan di sekitar level $5.187 per troy ounce, meningkat lebih dari 0,50% dibandingkan sesi sebelumnya. Penguatan ini dipicu oleh pelemahan Dolar AS yang terjadi setelah harga minyak dunia mengalami penurunan tipis. Pergerakan harga minyak diketahui memiliki korelasi tertentu dengan nilai tukar dolar AS. Ketika harga minyak melemah, tekanan terhadap dolar dapat meningkat sehingga memberikan dorongan tambahan bagi aset safe haven seperti emas.

Selain faktor mata uang dan komoditas energi, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat turut memberikan pengaruh terhadap dinamika pergerakan pasar emas. Data penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales) di AS menunjukkan pemulihan pada bulan Februari setelah sebelumnya mengalami kontraksi cukup dalam pada Januari. Penjualan rumah tercatat meningkat sebesar 1,7%, membaik dari penurunan sebelumnya yang mencapai -5,9%. Perbaikan ini mengindikasikan bahwa sektor properti mulai menunjukkan stabilisasi meskipun kondisi ekonomi global masih dipenuhi ketidakpastian.

Sementara itu, indikator ketenagakerjaan juga menunjukkan perkembangan positif. Data rata-rata perubahan tenaga kerja ADP selama empat minggu terakhir tercatat meningkat menjadi 15,5 ribu, lebih tinggi dibandingkan angka sebelumnya sebesar 12,8 ribu. Peningkatan ini memberikan gambaran bahwa pasar tenaga kerja AS masih menunjukkan ketahanan, meskipun tekanan ekonomi global tetap menjadi perhatian bagi para pelaku pasar.

Memasuki perdagangan sesi Asia pada hari Rabu, harga emas terlihat relatif stabil di sekitar level $5.190. Stabilitas ini terjadi setelah pasar sempat mengalami volatilitas yang dipicu oleh perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan di wilayah tersebut masih menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga komoditas global, termasuk emas.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyampaikan bahwa operasi militer AS di Iran kemungkinan akan segera berakhir, meskipun belum ada kepastian mengenai waktu penghentian operasi tersebut. Pernyataan ini sempat memicu penurunan harga minyak karena pasar menilai potensi de-eskalasi konflik. Penurunan harga minyak tersebut juga membantu meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi global, yang pada akhirnya memberikan dukungan bagi harga emas.

Meski demikian, ketidakpastian geopolitik masih membayangi pasar. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa jika serangan dari AS dan Israel terus berlanjut, Iran dapat mengambil langkah drastis dengan memblokir ekspor minyak dari kawasan tersebut. Ancaman ini meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga memberikan peringatan keras terhadap kemungkinan gangguan aliran minyak melalui Selat Hormuz. Jika jalur vital tersebut terganggu, ketegangan geopolitik berpotensi meningkat dan memicu lonjakan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Selain faktor geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan pada hari Rabu. Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Februari diperkirakan naik sebesar 2,4% secara tahunan, sementara CPI inti diproyeksikan meningkat hingga 2,5%. Jika angka inflasi tersebut dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar, hal ini berpotensi memperkuat Dolar AS. Penguatan dolar biasanya memberikan tekanan bagi harga komoditas yang dihargakan dalam mata uang tersebut, termasuk emas.

Dari sisi teknikal, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa struktur tren emas masih didominasi oleh sentimen positif. Jika tekanan beli terus berlanjut, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan hingga mendekati area resistance di sekitar level $5.231. Namun demikian, pelaku pasar juga perlu mewaspadai potensi koreksi apabila momentum kenaikan mulai melemah. Dalam skenario tersebut, level support terdekat yang dapat menjadi area penopang harga berada di kisaran $5.126.

Dengan kombinasi sentimen teknikal yang masih bullish, pelemahan dolar AS, serta faktor geopolitik global yang belum sepenuhnya mereda, harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk bergerak menguat dalam jangka pendek. Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi dan dinamika geopolitik yang dapat memicu volatilitas di pasar komoditas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusiasme Meningkat, Pemenang Terus Bertambah di Promo Hadiah Milyaran

    Antusiasme Meningkat, Pemenang Terus Bertambah di Promo Hadiah Milyaran

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Program promo dari Champ x BoBoiBoy makin ramai dan terus menarik perhatian. Jumlah peserta yang ikut semakin bertambah, diikuti dengan pemenang baru di setiap periodenya. Dengan total hadiah bernilai milyaran rupiah, program ini menghadirkan berbagai hadiah impian seperti PS5, tablet Android, smartphone, tabungan pendidikan, hingga pulsa. Semakin banyak pembelian dan kode yang dikumpulkan, semakin besar […]

  • Teknologi Cetak Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Untuk Outdoor

    Teknologi Cetak Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Untuk Outdoor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Ringkasan teknologi cetak yang digunakan supplier x banner Supplier x banner biasanya memakai kombinasi teknologi cetak untuk menjawab kebutuhan banner indoor dan outdoor secara spesifik. Ringkasan berikut menjelaskan perbedaan utama setiap teknologi dan aplikasi praktisnya sehingga Anda bisa memilih sesuai kebutuhan kampanye. Cetak UV Cetak UV bekerja dengan tinta yang mengeras saat terkena sinar ultraviolet […]

  • Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

    Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perubahan global yang semakin cepat, kemampuan sebuah organisasi dalam mengelola pengetahuan menjadi kunci utama untuk tetap relevan dan kompetitif. Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada masa depan, manajemen pengetahuan bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan zaman. Keberhasilan dalam mengintegrasikan budaya belajar dan inovasi secara berkelanjutan menjadi […]

  • Empat KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Jadi Primadona Mudik dan Balik Lebaran 2026, Okupansi Tembus Lebih dari 100 Persen

    Empat KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Jadi Primadona Mudik dan Balik Lebaran 2026, Okupansi Tembus Lebih dari 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 4 Maret 2026 – Minat masyarakat untuk menggunakan kereta api pada Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga Rabu, 4 Maret 2026, tercatat empat Kereta Api (KA) Jarak Jauh keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung menjadi favorit pelanggan dengan tingkat okupansi telah mencapai lebih dari 100 persen. Empat KA yang sangat […]

  • Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    Di Asian Telecom Summit 2026, MyRepublic Air Jadi Benchmark Asia Tenggara untuk Implementasi FWA

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MyRepublic Air, tekonologi Fixed Wireless Access (FWA) dari MyRepublic Indonesia akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menegaskan bahwa Fixed Wireless Access (FWA) akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara dalam forum Asian Telecom Summit 2026, Singapura. Dalam sesi […]

  • Unitree Diluncurkan di Indonesia, Bermitra dengan Halo Robotics untuk Membuka Pasar Terbesar Asia Tenggara bagi Robot Humanoid dan Quadruped

    Unitree Diluncurkan di Indonesia, Bermitra dengan Halo Robotics untuk Membuka Pasar Terbesar Asia Tenggara bagi Robot Humanoid dan Quadruped

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Produsen robot enterprise terbesar di dunia dengan lebih dari 50.000 unit quadruped dan 5.500 unit humanoid terjual secara global menghadirkan lini lengkap robot berkaki empat dan humanoid di Indonesia untuk sektor industri, keselamatan publik, edukasi, dan riset AI. Unitree, pemimpin global untuk robot humanoid dan quadruped, resmi memasuki pasar Indonesia melalui kemitraan distribusi eksklusif dengan […]

expand_less