Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia

Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya terus memperkuat kompetensi akademik dan praktis di bidang keamanan siber melalui kerja sama internasional dengan Positive Technologies, perusahaan teknologi asal Rusia, serta dua perguruan tinggi ternama, yaitu RUDN University dan Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah
strategis UB dalam menjawab kebutuhan talenta keamanan siber yang semakin
meningkat, baik di dunia industri maupun dalam pengembangan keilmuan di tingkat
global.

Setelah Universitas Brawijaya secara
kelembagaan memperkuat hubungan kerja sama dengan Positive Technologies dalam
pengembangan pendidikan dan talenta cybersecurity, Fakultas Vokasi UB turut
mengambil peran strategis melalui penguatan program pembelajaran yang lebih
aplikatif dan dekat dengan kebutuhan industri. Jika kerja sama di tingkat
universitas membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, seperti pertukaran
akademik, riset bersama, dan penjajakan program double degree, maka Fakultas
Vokasi UB menjadi salah satu unit akademik yang berpotensi mendorong
implementasi langsung melalui pengembangan kurikulum, keterlibatan praktisi
industri, serta program pembelajaran keamanan siber berbasis praktik.

Delegasi Universitas Brawijaya yang hadir
dalam kunjungan ke Rusia terdiri dari Dekan Fakultas Vokasi UB Mukhammad Kholid
Mawardi, Ph.D., Wakil Rektor V UB Prof. Dr. Unti Ludigdo, serta Dekan Fakultas
Hukum UB Dr. Aan Eko Widiarto. Dalam agenda tersebut, delegasi UB bertemu
dengan Alexander Udalov, Director of International Channels and Education
Programs Positive Technologies.

Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid
Mawardi, Ph.D., menyampaikan bahwa Fakultas Vokasi UB juga berencana mengundang
profesor dari Rusia untuk terlibat dalam proses pembelajaran sekaligus
mendampingi pengembangan kurikulum keamanan siber di lingkungan vokasi.

“Keamanan siber merupakan bidang ilmu
masa depan yang tidak hanya dibutuhkan oleh dunia industri, tetapi juga menjadi
kajian yang terus berkembang secara global,”
ujar Kholid.

Selain bertemu dengan Positive Technologies,
delegasi UB juga melakukan kunjungan ke RUDN University. Dalam pertemuan
tersebut, UB berdiskusi dengan jajaran pimpinan kampus, termasuk wakil rektor
bidang akademik, dekan fakultas artificial intelligence, serta ketua departemen
information security. Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan program 3
in 1 di bidang keamanan siber.

Program 3 in 1 merupakan skema pembelajaran
kolaboratif yang dikembangkan Universitas Brawijaya dengan melibatkan dosen
internal, akademisi dari luar negeri, serta praktisi industri dalam satu
rangkaian pembelajaran.

“Melalui program 3 in 1, mahasiswa
akan memperoleh perspektif akademik sekaligus pengalaman praktis langsung dari
industri internasional,”

tambah Kholid.

Kunjungan juga dilanjutkan ke Moscow Institute
of Physics and Technology (MIPT), di mana delegasi UB diterima oleh Rektor MIPT
Dmitry Livanov, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan
Teknologi Rusia periode 2012–2016. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak
membahas peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari pertukaran dosen,
peneliti, hingga mahasiswa.

Selain itu, MIPT juga menawarkan sejumlah
skema beasiswa bagi mahasiswa Indonesia pada jenjang sarjana maupun magister
untuk melanjutkan studi di Rusia.

Dalam rangkaian agenda di Rusia, delegasi
Universitas Brawijaya turut menghadiri Kazan Forum dan bertemu dengan Deputy
Head of Rossotrudnichestvo Kementerian Luar Negeri Rusia, Shevtson Pavel. Pavel
mengapresiasi langkah UB yang aktif membangun kolaborasi internasional,
khususnya dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia menilai bahwa Rusia dan Indonesia merupakan
mitra strategis di kawasan Asia. Karena itu, momentum kerja sama ini perlu
ditindaklanjuti melalui program konkret yang dapat memberikan manfaat bagi
kedua negara, khususnya dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan
talenta keamanan siber.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah
penting bagi Universitas Brawijaya dalam memperkuat posisi sebagai institusi
pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan,
sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk
terlibat dalam kolaborasi internasional di bidang keamanan siber.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) […]

  • Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional

    Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Krekot Layani Nasabah dengan Mengenakan Pakaian Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Krekot tampil mengenakan pakaian nasional saat memberikan pelayanan kepada nasabah. Nuansa budaya yang kental terlihat di area layanan, menciptakan suasana yang hangat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia dengan tetap menjaga kerapian dan kenyamanan […]

  • Belajar Price Action: Cara Memahami Psikologi Pasar Lewat Candlestick

    Belajar Price Action: Cara Memahami Psikologi Pasar Lewat Candlestick

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading, banyak trader mencoba memprediksi arah pasar menggunakan berbagai indikator. Namun, ada pendekatan lain yang dianggap lebih sederhana sekaligus mendalam, yaitu price action. Metode ini berfokus pada membaca pergerakan harga secara langsung melalui candlestick tanpa terlalu bergantung pada indikator tambahan. Price action membantu trader memahami psikologi pasar, yaitu bagaimana pelaku pasar bereaksi terhadap […]

  • Diversifikasi Pembiayaan BRI Finance Berlanjut, Segmen Alat Berat Menunjukkan Kinerja Positif

    Diversifikasi Pembiayaan BRI Finance Berlanjut, Segmen Alat Berat Menunjukkan Kinerja Positif

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha dari BRI yang bergerak di sektor pembiayaan, mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I tahun 2026. Kinerja tersebut diraih di tengah kondisi industri pertambangan yang masih menghadapi tekanan akibat penurunan harga batubara global serta dinamika penyesuaian Rencana Kerja […]

  • Deadline Mepet? Ini Solusi Pengiriman Dokumen Luar Negeri Super Cepat!

    Deadline Mepet? Ini Solusi Pengiriman Dokumen Luar Negeri Super Cepat!

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Meskipun layanan ekspres menawarkan waktu singkat, ada beberapa faktor yang tetap harus diperhatikan. Pertama, kelengkapan data pengirim dan penerima. Kedua, kejelasan isi dokumen pada deklarasi pengiriman. Selain itu, proses bea cukai di negara tujuan juga dapat memengaruhi durasi pengiriman. Dengan persiapan yang tepat, potensi hambatan bisa diminimalkan. Sebaliknya, kesalahan kecil dalam pengisian data justru bisa […]

  • Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

    Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA — Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Sebagian besar sampah yang dihasilkan setiap hari belum terkelola dengan baik, memicu berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan. Di tengah situasi itu, inisiatif warga di Desa Kuala Tanjung, Sumatera Utara, menunjukkan bahwa sampah juga bisa menjadi sumber manfaat ekonomi. Adalah Didi Saputra (41), yang akrab disapa […]

expand_less