Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gejolak Timur Tengah Guncang Kripto, Ke Mana Arah Bitcoin?

Gejolak Timur Tengah Guncang Kripto, Ke Mana Arah Bitcoin?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Jakarta, 2 Maret 2026 – Pasar kripto kembali mengalami tekanan tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa serangan udara terhadap Iran akan terus berlanjut hingga tujuan militer tercapai. Pernyataan tersebut memicu gelombang risk-off di pasar global dan mendorong harga aset kripto utama kembali melemah.

Bitcoin (BTC) tercatat turun ke kisaran US$65.954 pada Senin (⅔) setelah sempat rebound menembus level US$68.000. Dalam 24 jam terakhir, BTC terkoreksi sekitar 1% dan masih mencatatkan penurunan sekitar 20% dalam sebulan terakhir. Tekanan juga terjadi pada altcoin utama, dengan Ethereum (ETH) turun sekitar 2,46% ke level US$1.947, sementara XRP melemah hampir 3% ke kisaran US$1,35. Solana (SOL) turut mencatatkan pelemahan seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Pelemahan ini terjadi setelah eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat menyusul serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ketegangan semakin meningkat ketika Iran menolak laporan mengenai pembukaan kembali negosiasi nuklir dengan AS, sementara Inggris menyatakan kesediaannya mengizinkan penggunaan pangkalan militer untuk mendukung serangan defensif terhadap situs rudal Iran.

Lonjakan konflik tersebut memicu reli pada aset safe haven tradisional. Harga minyak mentah mencatat kenaikan terbesar dalam empat tahun terakhir di tengah kekhawatiran gangguan pasokan energi, sementara emas melonjak lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, indeks saham global seperti Nikkei 225 Jepang dan Hang Seng Hong Kong dibuka melemah.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai bahwa volatilitas yang terjadi saat ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar kripto terhadap sentimen makro global.

“Dalam jangka pendek, Bitcoin kembali bergerak sebagai aset berisiko yang sangat dipengaruhi perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Ketika terjadi eskalasi konflik dan lonjakan harga minyak, investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas, sehingga pasar kripto mengalami tekanan,” ujar Calvin.

Analisis Pasar Kripto

Secara teknikal, Bitcoin kini berada di bawah area support penting US$65.000. Jika tekanan berlanjut dan harga menembus area US$64.000, terdapat risiko pengujian ulang level US$63.000 bahkan mendekati US$60.000. Sementara itu, untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka pendek, BTC perlu kembali menembus resistance di kisaran US$68.500–US$69.000 dan melampaui level US$70.800.

Data pasar juga menunjukkan pelemahan dari sisi on-chain dan derivatif. Aktivitas akumulasi whale dilaporkan menurun, sementara likuidasi posisi leverage mempercepat tekanan harga. Kondisi ini mengindikasikan bahwa struktur pasar saat ini masih cenderung bearish, dengan minimnya dorongan beli besar yang mampu menopang reli berkelanjutan.

Meski demikian, Calvin menekankan bahwa dinamika makro dapat menciptakan dua skenario berbeda bagi kripto dalam jangka menengah.

“Jika eskalasi konflik mendorong bank sentral, khususnya The Fed, untuk kembali melonggarkan kebijakan moneternya, maka likuiditas tambahan di sistem keuangan global berpotensi menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Namun, jika lonjakan harga energi memicu inflasi baru dan menunda penurunan suku bunga, maka tekanan terhadap aset berisiko bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.

Di sisi lain, prospek jangka menengah industri kripto masih ditopang oleh potensi katalis regulasi di Amerika Serikat, termasuk pembahasan CLARITY Act yang diproyeksikan dapat memberikan kepastian hukum bagi aset digital pada pertengahan 2026. Kejelasan regulasi dinilai menjadi prasyarat penting untuk membuka aliran modal institusional yang lebih besar ke pasar kripto.

Kondisi di Dalam Negeri

Di dalam negeri, menurut Calvin, dinamika pasar kripto juga dipengaruhi oleh pergerakan harga yang cenderung sideways dan mulai terasa jenuh dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini membuat banyak investor memilih bersikap wait and see sambil menunggu momentum baru yang lebih kuat. 

“Di saat yang sama, ketidakpastian global, mulai dari tensi geopolitik hingga arah kebijakan suku bunga The Fed, mendorong pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dalam menambah eksposur dan melakukan ekspansi portofolio,” jelasnya.

Meski begitu, dari sisi fundamental dan aktivitas pengguna, minat terhadap aset kripto tetap terjaga. Di platform Tokocrypto, investor saat ini cenderung melakukan akumulasi secara bertahap serta lebih selektif dalam memilih aset, alih-alih melakukan transaksi agresif seperti pada periode bullish. Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi yang relatif sehat, di mana investor menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar yang dipengaruhi sentimen makro global.

Calvin menekankan pentingnya sikap disiplin di tengah kondisi yang masih fluktuatif. “Di fase volatilitas tinggi seperti sekarang, investor perlu lebih mengutamakan manajemen risiko dan tetap rasional dalam mengambil keputusan. Perhatikan perkembangan geopolitik, pergerakan harga minyak, serta rilis data ekonomi AS yang sangat mempengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed,” ujar Calvin. Ia menambahkan, strategi yang terukur dan berbasis fundamental menjadi kunci agar investor tetap tangguh menghadapi dinamika pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

    Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Perkembangan industri kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi perhatian pasar setelah sejumlah pemimpin perusahaan AI terbesar di dunia mulai menyerukan agar laju pengembangan teknologi tersebut tidak dilakukan tanpa batas. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran investor dan menekan saham-saham yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pendorong utama reli sektor teknologi. CEO Anthropic Dario Amodei menjadi salah satu tokoh […]

  • Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Raih Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

    Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Raih Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori Digital Bank pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali meraih penghargaan The Most Innovative […]

  • Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM

    Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. WhatsApp telah menjadi salah satu channel utama bagi bisnis untuk mendapatkan calon pelanggan. Mulai […]

  • Porsi Tabungan Konsumen Menurun, Financial Consultant Dhiraj Kelly Soroti Pentingnya Evaluasi Ketahanan Keuangan Rumah Tangga

    Porsi Tabungan Konsumen Menurun, Financial Consultant Dhiraj Kelly Soroti Pentingnya Evaluasi Ketahanan Keuangan Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Meskipun indeks keyakinan konsumen pada Agustus 2026 meningkat, porsi pendapatan yang dialokasikan untuk tabungan justru menurun. Menanggapi kondisi ekonomi tersebut, Financial Consultant Dhiraj Kelly membagikan materi edukasi keuangan guna membantu masyarakat mengevaluasi kembali ketahanan keuangan rumah tangga mereka. JAKARTA, 30 September 2026 – Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi nasional menunjukkan peningkatan pada Agustus 2026. Meskipun […]

  • Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

    Menyusun Trading Plan Hari Minggu: Kunci Menghadapi Pembukaan Pasar Senin Pagi dengan Tenang

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bagi sebagian besar masyarakat, hari Minggu adalah waktu untuk bersantai dan melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan. Namun, bagi para pelaku pasar finansial yang cerdas, malam hari di akhir pekan merupakan momen paling krusial untuk mencuri start. Beberapa jam sebelum bel pembukaan bursa global berbunyi, situasi pasar yang tenang tanpa adanya grafik yang bergerak naik-turun memberikan […]

  • KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk

    KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur rel, untuk turut menjaga dan melestarikan keberadaan serta kesinambungan operasional kereta api Indonesia sebagai aset negara yang memiliki peran vital dalam mendukung kemudahan dan kelancaran transportasi massal. KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta […]

expand_less