Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa, 7 April 2026 diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring menguatnya sinyal pelemahan baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren bearish pada XAU/USD semakin terlihat jelas, khususnya pada timeframe H4, setelah harga gagal mempertahankan posisi di area resistance penting.

Dalam analisisnya, Geraldo mengungkapkan bahwa struktur pergerakan emas saat ini menunjukkan dominasi tekanan jual. Hal ini tercermin dari terbentuknya candlestick bearish yang konsisten, sekaligus menjadi indikasi bahwa pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual dibandingkan akumulasi. Kegagalan harga untuk menembus area resistance sebelumnya turut memperkuat sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah.

Tidak hanya itu, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi tambahan. Harga emas yang telah bergerak di bawah Moving Average 21 dan 34 menunjukkan perubahan arah tren ke fase penurunan. Kondisi ini umumnya menjadi sinyal awal bahwa pasar sedang memasuki fase bearish yang lebih solid dalam jangka menengah.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam waktu dekat. Target penurunan terdekat berada di area support pada level 4.581. Jika tekanan jual berlanjut dan tidak ada katalis positif yang signifikan, harga bahkan berpotensi turun lebih dalam hingga menyentuh level 4.492 sebagai support berikutnya.

Meski demikian, peluang terjadinya rebound tetap terbuka. Dalam skenario alternatif, apabila harga gagal melanjutkan tren penurunan dan justru mendapatkan dorongan beli, maka emas berpotensi bergerak naik menuju kisaran resistance di level 4.708 hingga 4.786. Namun, selama harga masih berada di bawah area resistance tersebut, bias pergerakan diperkirakan tetap condong ke arah bearish.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga semakin kuat akibat penguatan dolar Amerika Serikat. Dalam situasi ketidakpastian global, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih likuid seperti dolar AS. Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai sedikit berkurang dalam jangka pendek.

Selain itu, meningkatnya harga energi akibat tensi geopolitik global turut memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Lonjakan inflasi ini memperbesar kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Kebijakan moneter yang ketat tersebut menjadi sentimen negatif bagi emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Suku bunga yang tinggi membuat aset berbasis bunga seperti obligasi menjadi lebih menarik bagi investor. Akibatnya, aliran dana cenderung beralih dari emas ke instrumen tersebut, yang pada akhirnya menekan harga emas lebih lanjut. Kombinasi antara dolar yang kuat, ekspektasi suku bunga tinggi, serta tekanan inflasi menjadi faktor utama yang memperkuat tren penurunan emas saat ini.

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter. Setiap rilis data, khususnya yang berkaitan dengan inflasi dan suku bunga, berpotensi memicu volatilitas yang cukup tinggi di pasar emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tekanan bearish masih akan mendominasi pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Selama belum ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar maupun indikator teknikal, peluang pelemahan harga masih terbuka. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci yang dapat menjadi acuan dalam menentukan strategi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    PT SMS Dukung IMA Goes To School, Hadirkan Produk Tuna Kaleng untuk Siswa Manado

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com – Pengusaha muda Abrizal Andrew Ang, Vice President PT Samudra Mandiri Sentosa (SMS) Bitung, hadir dalam program tahunan IMA Goes To School yang diselenggarakan Indonesia Marketing Association (IMA) di SMA Negeri 9 Manado, kamis (2/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Abrizal Ang berbagi pengalaman hidupnya sebagai wirausaha sekaligus memperkenalkan pentingnya semangat kewirausahaan (entrepreneurship) kepada para […]

  • Perkuat GCG dan Kualitas Aset,  BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Sleman

    Perkuat GCG dan Kualitas Aset, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Sleman

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sleman, 11 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) secara konsisten menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik melalui kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama Kejaksaan Negeri Sleman yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kejaksaan […]

  • BRI Finance Optimalkan Strategi Pendanaan,  Jaga Stabilitas Cost of Fund Kuartal I-2026

    BRI Finance Optimalkan Strategi Pendanaan, Jaga Stabilitas Cost of Fund Kuartal I-2026

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi yang masih membayangi industri jasa keuangan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga efisiensi biaya pendanaan perusahaan pada kuartal I-2026. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi industri multifinance yang saat ini masih mengandalkan pendanaan dari sektor […]

  • Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Wall Street Ikut Terseret

    Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Wall Street Ikut Terseret

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Wall Street menutup perdagangan akhir pekan dengan sentimen negatif setelah data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan memicu kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global. Di saat yang sama, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memperburuk sentimen pasar dan mendorong investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Sepanjang pekan […]

  • Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat,  BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sukabumi, 6 Februari 2026 – Sukabumi menunjukkan akselerasi pembangunan ekonomi yang semakin solid dalam beberapa tahun terakhir. Performa ini tidak terlepas dari karakter sosial masyarakat yang menjunjung kebersamaan dan kearifan lokal, nilai yang berakar sejak masa Kerajaan Pajajaran dan terus hidup dalam tradisi seperti seren taun dan budaya ngaliwet, yang menjadi modal sosial penting dalam […]

  • Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

    Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di tengah masifnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses keuangan dan audit, satu tantangan utama justru semakin mengemuka: bagaimana menjaga integritas dan kepercayaan di tengah dominasi teknologi. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar. BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., MM., Ph.D. sebagai Guru Besar Tetap di […]

expand_less