Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

Harga Emas Diprediksi Lanjut Melemah, Dupoin Futures Soroti Sinyal Bearish Kian Kuat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa, 7 April 2026 diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring menguatnya sinyal pelemahan baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren bearish pada XAU/USD semakin terlihat jelas, khususnya pada timeframe H4, setelah harga gagal mempertahankan posisi di area resistance penting.

Dalam analisisnya, Geraldo mengungkapkan bahwa struktur pergerakan emas saat ini menunjukkan dominasi tekanan jual. Hal ini tercermin dari terbentuknya candlestick bearish yang konsisten, sekaligus menjadi indikasi bahwa pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual dibandingkan akumulasi. Kegagalan harga untuk menembus area resistance sebelumnya turut memperkuat sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah.

Tidak hanya itu, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi tambahan. Harga emas yang telah bergerak di bawah Moving Average 21 dan 34 menunjukkan perubahan arah tren ke fase penurunan. Kondisi ini umumnya menjadi sinyal awal bahwa pasar sedang memasuki fase bearish yang lebih solid dalam jangka menengah.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam waktu dekat. Target penurunan terdekat berada di area support pada level 4.581. Jika tekanan jual berlanjut dan tidak ada katalis positif yang signifikan, harga bahkan berpotensi turun lebih dalam hingga menyentuh level 4.492 sebagai support berikutnya.

Meski demikian, peluang terjadinya rebound tetap terbuka. Dalam skenario alternatif, apabila harga gagal melanjutkan tren penurunan dan justru mendapatkan dorongan beli, maka emas berpotensi bergerak naik menuju kisaran resistance di level 4.708 hingga 4.786. Namun, selama harga masih berada di bawah area resistance tersebut, bias pergerakan diperkirakan tetap condong ke arah bearish.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga semakin kuat akibat penguatan dolar Amerika Serikat. Dalam situasi ketidakpastian global, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih likuid seperti dolar AS. Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai sedikit berkurang dalam jangka pendek.

Selain itu, meningkatnya harga energi akibat tensi geopolitik global turut memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Lonjakan inflasi ini memperbesar kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Kebijakan moneter yang ketat tersebut menjadi sentimen negatif bagi emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Suku bunga yang tinggi membuat aset berbasis bunga seperti obligasi menjadi lebih menarik bagi investor. Akibatnya, aliran dana cenderung beralih dari emas ke instrumen tersebut, yang pada akhirnya menekan harga emas lebih lanjut. Kombinasi antara dolar yang kuat, ekspektasi suku bunga tinggi, serta tekanan inflasi menjadi faktor utama yang memperkuat tren penurunan emas saat ini.

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter. Setiap rilis data, khususnya yang berkaitan dengan inflasi dan suku bunga, berpotensi memicu volatilitas yang cukup tinggi di pasar emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tekanan bearish masih akan mendominasi pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Selama belum ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar maupun indikator teknikal, peluang pelemahan harga masih terbuka. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap mencermati level-level kunci yang dapat menjadi acuan dalam menentukan strategi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

    Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Industri manufaktur dan otomotif terus berkembang pesat. Di balik mesin produksi, kendaraan modern, hingga teknologi industri, ada peran besar lulusan teknik mesin yang menguasai teori sekaligus praktik. Bagi Sobat Unggul yang memiliki ketertarikan pada dunia mesin, perakitan, desain komponen, hingga sistem otomotif, memilih program studi teknik mesin  bisa menjadi langkah awal untuk membangun karir yang […]

  • BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Layani Pengunjung Mall dan Nasabah Umum Melalui Weekend Banking

    BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Layani Pengunjung Mall dan Nasabah Umum Melalui Weekend Banking

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan kemudahan akses layanan perbankan kepada masyarakat, BRI Kantor Kas (KK) ITC Cempaka Mas menghadirkan layanan Weekend Banking guna melayani kebutuhan transaksi pengunjung mall maupun nasabah umum di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, masyarakat tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi […]

  • BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

    BINUS @Malang Perkuat Talenta Digital Technopreneur Masa Depan, Melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Malang – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara manusia bekerja, mengambil keputusan, menciptakan produk, hingga membangun usaha. Teknologi yang sebelumnya identik dengan perusahaan besar kini semakin mudah dimanfaatkan oleh berbagai sektor, termasuk pendidikan, industri kreatif, layanan publik, usaha kecil, dan bisnis berbasis digital. Perubahan tersebut membuka peluang baru bagi generasi muda untuk tidak hanya […]

  • KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

    KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Palembang,22 Februari 2026 – Menyambut masa Angkutan Lebaran 1447 H / 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi aman nyaman, dengan berbagai persiapan dilakukan secara menyeluruh, khususnya pada aspek pelayanan di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pelaksanaan […]

  • Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

    Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bravo Motor, bisnis sparepart otomotif asal Kedungdoro, Surabaya, yang didirikan pada tahun 1996 oleh Hengky Purnomo dan kini diteruskan oleh Kenny Purnomo, menyoroti perubahan besar dalam industri sparepart otomotif di era digital. Semakin banyak pemilik kendaraan kini membeli sparepart sendiri melalui marketplace, WhatsApp, dan platform online karena ingin membandingkan harga atau menghindari markup bengkel. Namun […]

  • Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

    Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Lonjakan penumpang dipicu oleh beralihnya masyarakat ke LRT Jabodebek akibat adanya insiden dan penyesuaian operasional kereta di lintas Bekasi Timur. Jarak Stasiun Bekasi Timur ke Stasiun Jati Mulya yang hanya 2,7 km sangat memudahkan akses masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek tertinggi sejak beroperasi pada Selasa (28/4), dengan total 127.089 […]

expand_less