Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Tertekan, Dupoin Futures Waspadai Penurunan XAUUSD

Harga Emas Tertekan, Dupoin Futures Waspadai Penurunan XAUUSD

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Harga emas atau XAUUSD masih berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari Rabu (9/9). Berdasarkan analisis Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, pergerakan emas pada time frame Daily masih menunjukkan tekanan bearish. Kondisi tersebut terlihat dari terbentuknya pola Head & Shoulder yang membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak menuju area support terdekat di level 4.281 hingga 4.221.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pola Head & Shoulder yang terbentuk pada grafik harian menjadi sinyal penting bagi arah XAUUSD dalam jangka pendek. Pola tersebut umumnya menunjukkan adanya potensi perubahan momentum setelah harga mengalami penguatan sebelumnya. Dengan struktur tersebut, Dupoin Futures melihat ruang penurunan masih terbuka selama tekanan jual tetap mendominasi pergerakan emas.

Area 4.281–4.221 menjadi zona support yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Menurut analisis Dupoin Futures, apabila tekanan bearish berlanjut, XAUUSD berpotensi bergerak secara bertahap menuju support tersebut. Level 4.281 menjadi area yang dapat diuji terlebih dahulu, sementara penurunan lebih lanjut berpotensi membawa harga menuju 4.221.

Namun, respons harga ketika mencapai area support akan menjadi faktor penting untuk menentukan arah berikutnya. Jika support mampu menahan tekanan jual, peluang terjadinya rebound masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD menembus zona tersebut, tekanan bearish dapat semakin kuat dan membuka ruang bagi pelemahan berikutnya. Karena itu, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menempatkan area support tersebut sebagai level penting yang perlu dicermati.

Secara fundamental, harga emas pagi ini bergerak di sekitar US$4.350 per troy ounce dan masih berada di bawah tekanan setelah mengalami penurunan selama tiga sesi perdagangan terakhir. Pergerakan tersebut terjadi di tengah kombinasi sentimen pasar yang cenderung membebani emas, terutama kenaikan harga minyak dan meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko inflasi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian karena dapat meningkatkan tekanan inflasi melalui kenaikan biaya energi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve. Jika inflasi diperkirakan bertahan lebih tinggi, ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga dapat semakin terbatas.

Bagi pasar emas, kondisi tersebut menjadi tantangan karena ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi cenderung memberikan dukungan terhadap dolar AS dan yield Treasury Amerika Serikat. Kenaikan yield dapat meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi. Dalam situasi tersebut, XAUUSD berpotensi menghadapi tekanan tambahan.

Dupoin Futures melihat pergerakan yield Treasury dan dolar AS masih menjadi indikator penting bagi harga emas hari ini. Jika keduanya terus menguat akibat meningkatnya ekspektasi suku bunga The Fed, tekanan terhadap XAUUSD berpotensi semakin besar. Kondisi tersebut dapat memperkuat peluang harga emas untuk menguji support 4.281–4.221 sesuai proyeksi teknikal Geraldo Kofit.

Di sisi lain, perkembangan konflik Timur Tengah juga menghadirkan sentimen yang berlawanan. Meningkatnya ketegangan geopolitik biasanya mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Investor dapat meningkatkan kepemilikan emas ketika ketidakpastian global meningkat. Namun, dampak konflik terhadap kenaikan harga minyak dan inflasi membuat pengaruh geopolitik terhadap emas menjadi lebih kompleks.

Perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada data inflasi Amerika Serikat. Setelah pergerakan harga emas mendapatkan tekanan dari ekspektasi kenaikan suku bunga, data Consumer Price Index atau CPI akan menjadi salah satu indikator penting untuk menentukan arah kebijakan The Fed. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi dan berpotensi menekan emas.

Sebaliknya, apabila inflasi menunjukkan perlambatan, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar dapat kembali meningkat. Kondisi tersebut berpotensi menekan dolar AS dan yield Treasury sehingga memberikan ruang bagi emas untuk melakukan pemulihan. Dengan demikian, hasil CPI dapat menjadi katalis penting yang menentukan apakah tekanan bearish XAUUSD akan berlanjut atau mulai mereda.

Berdasarkan kombinasi teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures masih melihat risiko pelemahan harga emas pada perdagangan hari ini. Geraldo Kofit memproyeksikan XAUUSD berpotensi turun menuju area support 4.281 hingga 4.221 setelah terbentuk pola Head & Shoulder pada time frame Daily.

Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan dolar AS, yield Treasury, harga minyak, serta data inflasi AS dalam menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Selama tekanan jual masih dominan dan pola Head & Shoulder belum menunjukkan pembatalan, Dupoin Futures menilai peluang pelemahan menuju support 4.281–4.221 masih terbuka.

Dengan demikian, prediksi harga emas hari ini dari Dupoin Futures masih cenderung bearish. Area 4.281–4.221 menjadi target support utama, sementara perkembangan inflasi AS dan ekspektasi kebijakan The Fed akan menjadi katalis penting yang dapat menentukan seberapa kuat tekanan terhadap harga emas dalam perdagangan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Gencarkan Gerakan Hijau dan Jaga Sumber Air Warga

    Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Gencarkan Gerakan Hijau dan Jaga Sumber Air Warga

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air melalui gerakan penghijauan yang dilaksanakan secara masif di berbagai wilayah operasional perusahaan. Hingga pertengahan tahun 2026, perusahaan mencatat total penanaman 76.555 bibit pohon di seluruh Indonesia, mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Program ini […]

  • Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

    Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Dalam upaya mempererat hubungan dan meningkatkan sinergi kerja sama, BRI Region 6 menggelar pertemuan silaturahmi dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang berlangsung pada 7 April 2026 di Kantor Pusat PT Askrindo. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi kedua institusi dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama […]

  • Dari YIA ke Pusat Kota Yogyakarta, Kini Makin Mudah Naik KAI Bandara

    Dari YIA ke Pusat Kota Yogyakarta, Kini Makin Mudah Naik KAI Bandara

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus meningkatkan layanan transportasi publik di Yogyakarta melalui penyesuaian jadwal dan pilihan tarif KA Bandara YIA. Penyesuaian layanan yang berlaku sejak 1 Juli 2026 ini memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat dan wisatawan yang menuju maupun dari Yogyakarta International Airport (YIA). KA Bandara YIA melayani dua pilihan layanan, yaitu […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan konsistensinya dalam memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Di bawah supervisi Danantara, BRI terus memantapkan perannya sebagai salah satu penyetor pajak terbesar dari industri keuangan di Indonesia. Kontribusi ini menjadi wujud nyata komitmen BRI […]

  • Bank Raya Tingkatkan Kewirausahaan Pelaku Usaha dengan Pemberdayaan Cluster Usaha, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

    Bank Raya Tingkatkan Kewirausahaan Pelaku Usaha dengan Pemberdayaan Cluster Usaha, Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Februari 2026 – Sebagai bank digital bagian dari BRI Group yang berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha dan komunitas, Bank Raya terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui program pembinaan berbasis cluster usaha. Cluster Usaha ini merupakan upaya pendampingan kepada para pelaku usaha untuk mendukung ketahanan dan pertumbuhan bisnis UMKM melalui adopsi […]

expand_less