Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (28/4) diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring belum adanya sinyal kuat yang menunjukkan kelanjutan tren kenaikan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa kondisi pasar saat ini justru mengarah pada potensi pelemahan lanjutan, terutama setelah harga gagal menembus sejumlah level penting di area resistance.

Dari sisi teknikal, harga emas pada timeframe harian terlihat kesulitan untuk melanjutkan kenaikan setelah tertahan di level 4.741 dan kembali gagal menembus resistance kuat di kisaran 4.832. Kegagalan ini menjadi indikasi bahwa dorongan beli mulai melemah dan pasar kehilangan momentum untuk bergerak lebih tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga cenderung beralih ke fase koreksi. Fase ini merupakan bagian normal dari siklus pasar, di mana harga mengalami penurunan sementara setelah sebelumnya mencatat kenaikan yang cukup signifikan. Koreksi tersebut dikenal sebagai secondary trend, yang biasanya terjadi sebelum pasar menentukan arah berikutnya.

Dengan tekanan yang masih dominan, harga emas diperkirakan berpotensi turun menuju area support di sekitar 4.592. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam waktu dekat. Jika tekanan jual masih berlanjut dan level tersebut tidak mampu menahan penurunan, maka harga berpeluang bergerak lebih dalam hingga ke kisaran 4.480.

Meski demikian, area support tersebut tetap menjadi level krusial. Jika harga mampu bertahan, tidak menutup kemungkinan terjadi pergerakan konsolidasi atau bahkan pantulan sementara sebelum arah selanjutnya terbentuk. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu mencermati respons harga di area tersebut.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat. Dalam kondisi dolar yang kuat, harga emas cenderung melemah karena menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Hal ini berdampak pada menurunnya permintaan global terhadap emas.

Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh Federal Reserve juga menjadi faktor utama yang menekan harga emas. Tingginya suku bunga membuat instrumen investasi berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Kondisi ini diperkuat oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih berada di level tinggi. Ketika yield meningkat, investor cenderung memindahkan dana mereka ke aset yang memberikan keuntungan tetap, sehingga minat terhadap emas berkurang.

Di sisi lain, situasi pasar global yang relatif stabil juga ikut menekan harga emas. Dalam kondisi pasar yang cenderung positif atau risk-on, investor biasanya lebih memilih aset berisiko dengan potensi imbal hasil lebih tinggi, sehingga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas menjadi berkurang.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut membuat prospek harga emas dalam jangka pendek masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu kembali menembus area resistance penting, tekanan penurunan diperkirakan masih akan mendominasi pergerakan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan global yang dapat memengaruhi arah harga. Perubahan sentimen yang terjadi secara tiba-tiba, baik dari data ekonomi maupun faktor geopolitik, dapat memicu pergerakan yang cukup signifikan.

Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan fokus pada level-level penting sebagai acuan. Pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis dinilai menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas harga emas saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

    Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Raksasa teknologi Alphabet Inc. mengejutkan pasar dengan laporan keuangan kuartal pertama 2026 yang jauh melampaui ekspektasi — membuktikan bahwa taruhan besar mereka pada kecerdasan buatan mulai berbuah nyata. Saham Alphabet (NASDAQ: GOOGL) langsung melonjak 9,3% setelah perusahaan induk Google itu merilis kinerja kuartal pertama 2026 yang spektakuler. Pendapatan tumbuh hampir 22% secara tahunan menjadi $109,9 miliar, sementara laba per saham […]

  • Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil evakuasi wisatawan terluka dari Gunung Rinjani

    Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil evakuasi wisatawan terluka dari Gunung Rinjani

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil menyelesaikan operasi evakuasi medis yang kompleks di Gunung Rinjani, Lombok, dengan menyelamatkan seorang wisatawan asal Malaysia yang mengalami cedera setelah melalui proses penyelamatan bertahap yang terkendala kondisi cuaca ekstrem. BALI, INDONESIA – 26 Mei 2026 – Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil menyelesaikan operasi evakuasi medis yang kompleks di […]

  • Libur Panjang Imlek, 32.585 Pelanggan Percayakan Perjalanan kepada KAI Divre III Palembang

    Libur Panjang Imlek, 32.585 Pelanggan Percayakan Perjalanan kepada KAI Divre III Palembang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Palembang, 19 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api selama masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2577. Dalam periode enam hari, mulai 13 hingga 18 Februari 2026, KAI Divre III Palembang telah mengangkut sebanyak 32.585 pelanggan. Manager Humas KAI Divre III […]

  • PTPP Dukung Asta Cita Pemerintah melalui Pembangunan Sekolah Garuda  Belitung Timur

    PTPP Dukung Asta Cita Pemerintah melalui Pembangunan Sekolah Garuda Belitung Timur

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Mei 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembangunan proyek SMA Unggul Garuda Belitung Timur, sebagai bagian dari Program Sekolah Garuda yang diinisiasi pemerintah guna memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. […]

  • Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

    Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Uang mengendap tidak selalu buruk. Namun, jika jumlahnya terus bertambah tanpa tujuan yang jelas, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk mengelola dana tersebut secara lebih optimal. Banyak orang sengaja menyimpan uang di rekening untuk berjaga-jaga. Tidak ada yang salah dengan kebiasaan ini. Masalahnya, sering kali ada dana yang sebenarnya belum akan digunakan dalam waktu dekat, tetapi […]

  • KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

    KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan tugas, demi keselamatan operasional transportasi publik. Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan layanan transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan sosialisasi program Medical Check Up (MCU) Tahun 2026 yang diawali dengan kegiatan di lingkungan LRT Jabodebek. Sosialisasi […]

expand_less