Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

Harga Emas Tunjukkan Sinyal Penguatan, XAU/USD Berpotensi Uji Area Resistance 5.041

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas global kembali memperlihatkan performa positif pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026 setelah sebelumnya mengalami tekanan signifikan. Pemulihan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan meningkatnya risiko geopolitik global. Kondisi tersebut memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia untuk mempertahankan momentum penguatannya, dengan prospek kenaikan yang masih terbuka selama tren bullish tetap dominan.

Pada sesi awal perdagangan Asia, emas dengan pasangan XAU/USD bergerak stabil di sekitar level $4.985 per ounce. Posisi ini mencerminkan adanya dukungan beli yang cukup kuat dari pelaku pasar setelah emas sempat terkoreksi lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Rebound yang terjadi didorong oleh langkah investor yang mulai kembali mengakumulasi emas menjelang publikasi risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Dokumen tersebut dinilai penting karena dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai pandangan para pembuat kebijakan terkait arah suku bunga ke depan.

Dalam pertemuan terakhirnya, bank sentral Amerika Serikat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%. Namun, perbedaan pandangan di antara pejabat The Federal Reserve terkait waktu dan besaran pelonggaran kebijakan moneter masih menjadi perhatian utama pasar. Ketidakpastian ini menciptakan volatilitas di berbagai instrumen keuangan, termasuk emas, yang sering kali menjadi pilihan utama investor saat kondisi pasar tidak menentu.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan bahwa dari perspektif teknikal, pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan tren naik yang semakin solid. Indikasi ini didukung oleh formasi candlestick yang positif serta posisi indikator Moving Average yang mengonfirmasi keberlanjutan tren bullish dalam jangka pendek. Struktur teknikal tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan.

Menurut Andy Nugraha, selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, potensi penguatan emas masih cukup besar. Ia memproyeksikan bahwa jika momentum bullish tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan kenaikan hingga menguji level resistance berikutnya di sekitar 5.041. Level ini menjadi target penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Area support terdekat saat ini berada di kisaran 4.911. Apabila harga turun dan menembus level tersebut, maka emas berpotensi mengalami tekanan lanjutan sebelum kembali menemukan arah yang lebih stabil. Oleh karena itu, level support dan resistance menjadi referensi penting bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan perdagangan.

Selain faktor teknikal, sentimen fundamental juga turut memainkan peran penting dalam mendukung pergerakan harga emas. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran kembali meningkatkan kekhawatiran pasar global. Pernyataan pejabat tinggi AS terkait kemungkinan langkah tegas apabila negosiasi diplomatik tidak mencapai kesepakatan telah memicu peningkatan permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas. Situasi ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen yang diminati saat ketidakpastian global meningkat.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed juga terus memengaruhi arah pergerakan emas. Risalah FOMC terbaru menunjukkan bahwa beberapa pejabat masih mewaspadai risiko inflasi dan tidak menutup kemungkinan untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Kondisi ini sempat memberikan dukungan terhadap penguatan dolar AS, yang secara umum dapat membatasi kenaikan harga emas karena hubungan keduanya yang cenderung berlawanan arah.

Namun, data ekonomi AS yang dirilis baru-baru ini menunjukkan gambaran yang beragam. Penurunan inflasi memberikan harapan bagi kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang, sementara kondisi pasar tenaga kerja yang tetap kuat mencerminkan ketahanan ekonomi AS. Kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan dinamika yang kompleks di pasar keuangan dan memicu fluktuasi harga emas dalam jangka pendek.

Andy Nugraha menambahkan bahwa perhatian pasar saat ini tertuju pada sejumlah data ekonomi penting yang akan segera dirilis, seperti klaim pengangguran awal, data sektor perumahan, Produk Domestik Bruto, serta Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi. Data-data tersebut akan menjadi indikator utama yang dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed dan arah pergerakan emas selanjutnya.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih cenderung positif selama sentimen safe-haven tetap kuat dan dukungan teknikal masih terjaga. Dengan level resistance di kisaran 5.041 dan support di sekitar 4.911, emas memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatannya dalam waktu dekat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan pasar secara seksama serta menerapkan manajemen risiko yang tepat, mengingat volatilitas harga masih berpotensi tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperkuat kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah, OSE Department BRI Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan Workshop Customer Experience Tahun 2026 yang bertempat di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6/Jakarta 1. Kegiatan ini diikuti oleh para Manajer Operasional serta jajaran frontliner dari seluruh Branch Office BRI supervisi Region 6/Jakarta 1. Workshop ini menjadi […]

  • Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Tetap Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan kegiatan Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026 yang dilaksanakan di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi momen awal bagi para pekerja baru untuk mengenal lebih dekat budaya kerja, nilai-nilai perusahaan, serta arah strategis bisnis BRI ke depan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh RCEO BRI Region 6, RCA BRI […]

  • Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

    Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Saham Intel mencatat lonjakan signifikan dan memimpin penguatan sektor semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan kuartal keempat yang dijadwalkan setelah penutupan pasar. Hingga perdagangan Rabu siang waktu setempat, saham Intel melonjak sekitar 11%, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek kinerja perusahaan di tengah momentum positif industri chip secara keseluruhan. Penguatan Intel tidak terjadi secara terpisah. Sejumlah saham […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle reputasi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Kolaborasi dengan Komdigi, KAI Services Gelar Sosialisasi Pentingnya Pelindungan Data Pribadi

    Kolaborasi dengan Komdigi, KAI Services Gelar Sosialisasi Pentingnya Pelindungan Data Pribadi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keamanan data, KAI Services bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) menyelenggarakan kegiatan Privacy dan Data Security Talks: Pelindungan Data Pribadi sebagai Tanggung Jawab Bersama pada Selasa (27/1) di Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta. Dalam sosialisasi ini, Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi […]

expand_less