Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah

Harga Minyak Anjlok 3%, Dupoin Futures Prediksi WTI Berpotensi Lanjut Melemah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan analisis Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures, pergerakan WTI pada timeframe H4 menunjukkan adanya potensi penurunan setelah harga membentuk pola Rising Wedge. Pola tersebut menjadi salah satu sinyal teknikal yang perlu diperhatikan karena dapat mengindikasikan potensi pembalikan tren dari bullish menjadi bearish.

Dalam analisis Dupoin Futures, pembentukan Rising Wedge pada grafik H4 menunjukkan bahwa momentum kenaikan harga minyak mulai menghadapi tekanan. Setelah sebelumnya bergerak dalam tren bullish, struktur tersebut membuka peluang bagi WTI untuk mengalami koreksi lebih lanjut. Jika tekanan jual berlanjut, harga minyak berpotensi bergerak menuju area support yang berada di level 98.46 hingga 96.07.

Analis Dupoin Futures melihat area 98.46 sebagai support yang perlu diperhatikan dalam skenario pelemahan WTI. Apabila harga mampu menembus area tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat dan membuka ruang bagi minyak untuk bergerak menuju support berikutnya di 96.07. Respons harga pada kedua level tersebut akan menjadi penting untuk melihat apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi perubahan tren yang lebih luas.

Prediksi harga minyak WTI hari ini juga tidak terlepas dari perkembangan fundamental pasar energi global. Harga minyak sebelumnya mengalami penurunan lebih dari 3% setelah muncul laporan mengenai peningkatan pasokan crude oil dari Arab Saudi. Tambahan pasokan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi supply-demand minyak global dan menjadi salah satu faktor yang menekan harga WTI.

Menurut Dupoin Futures, peningkatan pasokan minyak dari salah satu produsen utama dunia dapat memberikan tekanan terhadap harga apabila pasar menilai ketersediaan crude cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sentimen tersebut menjadi semakin penting ketika pasar sebelumnya telah memperhitungkan risiko pasokan akibat ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Penurunan harga minyak juga memiliki implikasi terhadap perekonomian global. Harga energi merupakan salah satu komponen yang dapat memengaruhi tekanan inflasi. Ketika harga minyak mengalami penurunan, kekhawatiran terhadap kenaikan biaya energi dan inflasi global berpotensi ikut berkurang. Kondisi ini dapat memberikan sedikit ruang bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve, dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Dupoin Futures menilai pelemahan harga minyak dapat mengurangi salah satu faktor yang sebelumnya berpotensi mempertahankan tekanan inflasi. Jika harga energi lebih rendah, tekanan terhadap biaya produksi dan transportasi juga berpotensi menurun. Situasi tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed, khususnya terkait kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasi.

Namun, risiko geopolitik Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat membatasi penurunan WTI. Kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah penting dalam rantai pasokan energi global. Setiap peningkatan ketegangan berpotensi memunculkan kekhawatiran mengenai gangguan distribusi atau pasokan minyak, sehingga dapat meningkatkan volatilitas harga.

Dalam pandangan Dupoin Futures, perkembangan geopolitik perlu terus dipantau karena dapat mengubah sentimen pasar minyak dengan cepat. Ketika risiko gangguan pasokan meningkat, harga WTI berpotensi mendapatkan dorongan meskipun secara teknikal sedang menunjukkan sinyal bearish. Sebaliknya, apabila kondisi geopolitik relatif mereda dan pasokan tetap meningkat, tekanan terhadap harga minyak dapat berlanjut.

Dari sisi teknikal, pola Rising Wedge menjadi perhatian utama dalam analisis WTI saat ini. Pola tersebut terbentuk ketika harga masih mencatat kenaikan, tetapi ruang pergerakannya semakin menyempit. Dalam konteks ini, Dupoin Futures melihat adanya potensi reversal dari tren bullish menuju bearish apabila tekanan jual semakin dominan.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan WTI memiliki peluang untuk melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. Area 98.46 menjadi support awal yang perlu dicermati. Jika harga berhasil menembus level tersebut, WTI berpotensi melanjutkan penurunan menuju 96.07.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan pasokan crude global, kebijakan produsen minyak utama, pergerakan harga energi lainnya, serta dinamika geopolitik Timur Tengah. Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas dan menyebabkan pergerakan WTI berubah dengan cepat.

Secara keseluruhan, prediksi harga minyak WTI hari ini dari Dupoin Futures menunjukkan kecenderungan bearish dalam jangka pendek. Pembentukan Rising Wedge pada timeframe H4 memberikan sinyal potensi pembalikan tren setelah periode penguatan. Selama tekanan jual berlanjut, WTI berpeluang menguji support 98.46 dan kemudian 96.07. Meski demikian, perkembangan geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci yang berpotensi memengaruhi arah harga minyak berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

    MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Mei 2026 ─ PT Moladin Finance Indonesia (MOFI), perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta bagian dari Moladin Group, terus memperkuat ekosistem Agen MOFI sebagai salah satu channel utama dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Sejak diluncurkan pada 2024, platform Agen MOFI telah digunakan lebih […]

  • Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026

    Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan kinerja positif hingga akhir Triwulan II 2026. Di tengah dinamika perekonomian dan industri perbankan, BRI mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis yang diiringi dengan penguatan fundamental, perbaikan kualitas aset, serta peningkatan profitabilitas. Hingga akhir Triwulan II 2026, laba bersih BRI Group mencapai Rp31,2 triliun, tumbuh […]

  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pernah terpikir untuk merasakan atmosfer kuliah di luar negeri, tapi masih ragu dengan biaya atau durasi studi yang lama? Kabar baiknya, kamu tidak perlu menunggu lulus kuliah S1 untuk bisa mendapatkan global exposure. BINUS International hadir membawa solusi cerdas melalui skema kurikulum unggulan yang disebut Program 3+1. Program 3+1 dari BINUS International dirancang khusus agar mahasiswa […]

  • Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    Hollow Galvanis untuk Kanopi & Rangka Baja Ringan: Kuatkah untuk Jangka Panjang?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Banyak proyek kanopi terlihat kokoh di awal, tapi setelah 1–3 tahun mulai muncul masalah: melendut di tengah, sambungan retak, atau karat muncul di titik las. Padahal material yang dipakai sudah “galvanis”. Masalahnya biasanya bukan pada konsep hollow galvanisnya, tapi pada spesifikasi yang dipilih. Kalau Anda sedang merencanakan kanopi rumah, ruko, gudang, atau rangka baja ringan, […]

  • Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

    Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Multi-Level BoM Odoo membantu pabrik mengelola struktur komponen dan sub-rakitan secara bertingkat dalam satu sumber data. Dengan struktur yang terpusat, risiko salah komponen, penggunaan versi lama, dan keterlambatan produksi dapat dikurangi. Produk rakitan jarang berdiri dari satu lapis komponen. Ada sub-rakitan, ada bagian yang dibeli, ada pula yang diproduksi sendiri. Karena itu multi-level BoM Odoo […]

  • Moladin Finance dan Pashouses Jalin Kemitraan Strategis, Hadirkan Solusi Pembiayaan bagi Pemilik Properti

    Moladin Finance dan Pashouses Jalin Kemitraan Strategis, Hadirkan Solusi Pembiayaan bagi Pemilik Properti

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Agustus 2026 – PT Moladin Finance Indonesia (MOFI) perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta bagian dari Moladin Group, hari ini resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pashouses─Platform kepemilikan rumah di Indonesia yang terdaftar di Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI)─ untuk menghadirkan solusi finansial dan properti dalam […]

expand_less