Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

Pemerintah mempercepat pengembangan proyek ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terintegrasi dari hulu ke hilir sebagai strategi utama mendorong hilirisasi mineral dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyek kolaborasi Grup MIND ID, PT Industri Baterai Indonesia (IBI), dan konsorsium Huayou (HYD) ini diharapkan menjadi motor bagi peningkatan daya saing industri nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem rantai industri baterai secara terintegrasi, mulai dari pertambangan nikel, smelter, high pressure acid leaching (HPAL), produksi precursor dan katoda, hingga manufaktur sel baterai.

Dengan total nilai investasi proyek diperkirakan mencapai US$ 7 miliar hingga US$ 8 miliar, pemerintah terus melanjutkan pengembangan fasilitas baterai dari tahap awal berkapasitas 10 gigawatt (GW) yang telah beroperasi sejak 2023.

Ke depan, kapasitas produksi akan ditingkatkan dengan tambahan 20 GW guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri baterai dan kendaraan listrik.

“Kita ingin proyek ini memberikan nilai tambah maksimal bagi bangsa. Hilirisasi harus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat industri strategis di dalam negeri,” ujar Bahlil usai penandatanganan kerangka kerja sama (Framework Agreement) oleh konsorsium ANTAM-IBI-HYD, Jumat (31/1).

Bahlil menjelaskan rantai industri ekosistem baterai kendaraan listrik memiliki dampak yang sangat besar terhadap kemajuan ekonomi.

Bukan hanya meningkatkan nilai tambah mineral, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Bahlil menerangkan, Indonesia memiliki sumber bahan baku nikel, yang nantinya akan dipasok oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang berkolaborasi dengan konsorsium.

Pemerintah pun menargetkan kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan negara, dengan porsi di atas 50%, bahkan di kisaran 60%–70%.

“Ini implementasi Pasal 33. Kekayaan alam harus dikelola negara dan diprioritaskan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif menyatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi sekaligus membangun kemandirian teknologi baterai di dalam negeri.

“Sejak awal, misi utama IBC adalah menyukseskan proyek Dragon dan Titan. Kerja sama dengan Huayou ini merupakan kelanjutan dari proyek Titan, setelah sebelumnya bersama LG. Kami ingin memastikan bahwa hilirisasi ini benar-benar memberikan nilai tambah optimal bagi Indonesia,” kata Aditya.

Menurut Aditya, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan kapasitas produksi, tetapi juga penguatan penguasaan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional.

“Harapannya, partnership ini menjadi learning curve bagi Indonesia, sehingga ke depan kita tidak hanya menjual sumber daya, tetapi juga mampu memproduksi baterai dengan teknologi kita sendiri,” pungkasnya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

    Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa biaya pendidikan mengalami kenaikan yang konsisten dan bahkan kerap melampaui inflasi umum, sehingga memberikan tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan biaya ini terlihat signifikan di […]

  • Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak usaha PTPN I, sukses memproduksi 32 juta liter bioetanol pada kinerja 2025. Angka ini mencatatkan expanded dua juta liter dari kapasitas terpasang pabrik yang hanya 30 juta liter. Pencapaian ini mengkonfirmasi kesiapan PTPN Group memasuki era transisi energi fosil ke energi hijau pada […]

  • Krakatau Steel Gelar “Simfoni Ramadhan” Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten

    Krakatau Steel Gelar “Simfoni Ramadhan” Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Cilegon (26/2) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyelenggarakan agenda silaturahmi akbar bertajuk “Simfoni Ramadhan: Istighosah dan Buka Puasa Sinergi Lintas Sektoral” di Convention Hall, The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (25/02). Mengusung tema “Sinergi dalam Doa, Berbagi dalam Keberkahan”, acara ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara korporasi, pemerintah daerah, […]

  • Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

    Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS)/Krakatau Steel Group kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin industri baja nasional dengan meraih penghargaan strategis Best Stock Awards 2026 kategori Medium Cap Sektor Barang Baku. Penilaian atas penghargaan tersebut dilakukan oleh lembaga riset Infovesta dengan berdasarkan berbagai indikator di antaranya valuasi, likuiditas, volatilitas dan kinerja keuangan perseroan. Penghargaan yang diselenggarakan […]

  • Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    Dubes India Kunjungi Masjid Agung Demak, Tegaskan Kedekatan Historis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi Masjid Agung Demak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dalam rangka menelusuri jejak sejarah hubungan India dan Indonesia yang telah terjalin sejak lama. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sang istri dan dipusatkan di kawasan yang dahulu menjadi pusat kejayaan Kesultanan Demak. Lawatan ini bertujuan untuk melihat langsung warisan […]

  • Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan pada periode 16–21 Januari 2026. Per Kamis, 22 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Manager Humas […]

expand_less