Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi, Industrialisasi Perlu Jadi Fokus

Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi, Industrialisasi Perlu Jadi Fokus

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Hilirisasi mineral kembali menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi nasional sepanjang 2025. Dari total investasi nasional sebesar Rp1.931,2 triliun, sektor hilirisasi menyumbang 30,2% atau sekitar Rp584,1 triliun, menjadikannya pendorong utama pertumbuhan investasi Indonesia.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor mineral, dengan total Rp373,1 triliun, yang terdiri dari Nikel Rp185,2 triliun, Tembaga Rp65,9 triliun, Bauksit Rp53,1 triliun, Besi baja Rp39,2 triliun, Timah Rp11,3 triliun, dan mineral lainnya sebesar Rp18,4 triliun.

Capaian ini jauh lebih tinggi dibandingkan sektor lain seperti perkebunan dan kehutanan Rp144,5 triliun, migas Rp60 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp6,4 triliun. Data tersebut menegaskan bahwa hilirisasi mineral telah menjadi tulang punggung investasi nasional.

Kendati demikian hilirisasi dinilai masih perlu melangkah ke tahap industrialisasi. Meski capaian investasi tersebut sangat positif, para ekonom menilai Indonesia kini memasuki fase baru yang lebih menantang: mengubah hilirisasi menjadi industrialisasi menyeluruh.

Pengamat ekonomi energi dari UGM, Fahmy Radhi, menilai hilirisasi saat ini masih didominasi oleh pembangunan smelter, sehingga nilai tambah lanjutan belum sepenuhnya tercapai.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengejar besaran investasi. Yang lebih penting adalah memastikan investasi tersebut membangun ekosistem industrialisasi yang lengkap dari hulu hingga hilir,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kualitas investasi melalui penguatan rantai pasok, diversifikasi produk, dan peningkatan teknologi industri.

Fahmy juga mencontohkan proyek hilirisasi alumina–aluminium yang dikembangkan oleh anak usaha MIND ID: PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebagai contoh hilirisasi yang mulai mengarah pada industrialisasi yang lebih matang.

Indonesia Harus Mampu Menciptakan Produk Akhir

Pengamat Ekonomi INDEF, Ahmad Heri Firdaus, menegaskan bahwa tantangan besar berikutnya adalah membangun industri produk jadi (end products) agar nilai tambah hilirisasi dapat dinikmati di dalam negeri.

“Indonesia harus mampu memproduksi end product di dalam negeri. Perlu ada iklim usaha yang memberikan nilai plus kepada investor agar mereka bersedia berinvestasi hingga tahap produk jadi,” jelasnya.

Ahmad mengingatkan bahwa hilirisasi harus menghasilkan nilai tambah optimal, bukan berhenti pada produk setengah jadi atau intermediate goods.

Adapun, pemerintah siapkan 20 proyek hilirisasi baru. Menteri Investasi dan CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan 20 proyek hilirisasi strategis dengan potensi investasi sekitar US$26 miliar dan penciptaan hingga 600.000 lapangan kerja. Sebanyak enam proyek telah diresmikan pada Februari 2026, sementara sisanya masih dalam tahap konstruksi dan negosiasi investasi.

Dengan kontribusi 30,2% terhadap total investasi nasional, hilirisasi mineral diperkirakan masih akan menjadi pilar utama investasi pada 2026.

Pemerintah terus mengupyakan investasi besar ini mampu menjadi motor bagi penciptakan nilai tambah lanjutan, memperkuat ekosistem industri nasional,

membangun rantai pasok domestik, dan menghasilkan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Transformasi aset dunia nyata atau RWA semakin memberikan peluang perluasan diversifikasi aset bagi Investor. Bittime hadir dengan one-stop solution yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset-aset RWA dalam satu platform. Didukung keunggulan fitur IDR SWAP zero fee yang secara signifikan diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya masuk bagi pengguna baru. Sebelumnya, industri […]

  • MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

    MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – RevComm mengumumkan bahwa solusi AI untuk analisis meeting “MiiTel Meetings” kini telah terintegrasi dengan Webex, platform video conference dan kolaborasi yang dikembangkan oleh Cisco. MiiTel Meetings adalah layanan yang membantu perusahaan mendokumentasikan dan menganalisis percakapan dalam pertemuan daring (online meeting). Solusi ini membantu perusahaan memahami komunikasi dengan lebih jelas, meningkatkan kualitas interaksi, serta mengotomatisasi pekerjaan untuk meningkatkan […]

  • Libur Imlek 2026, KAI Logistik Pastikan Tetap Beroperasi Optimal

    Libur Imlek 2026, KAI Logistik Pastikan Tetap Beroperasi Optimal

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Menyambut momentum libur panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh  pada 16–17 Februari 2026, KAI Logistik memastikan layanan pengiriman angkutan barang retail melalui KALOG Express tetap beroperasi secara optimal. Komitmen ini menjadi bentuk kepastian layanan guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan distribusi barang selama periode libur. Rangkaian libur empat hari berturut-turut ini […]

  • SUCOFINDO Perkuat Jaminan Produk Halal, Tuniang Bali Raih Sertifikat Halal

    SUCOFINDO Perkuat Jaminan Produk Halal, Tuniang Bali Raih Sertifikat Halal

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Denpasar, (23/1) – PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama memastikan penerapan standar kehalalan produk kuliner melalui proses pemeriksaan halal terhadap Resto Tuniang Bali. Hasilnya, Tuniang Bali resmi memperoleh Sertifikat Halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai bentuk jaminan kehalalan menu yang disajikan kepada konsumen. Penyerahan sertifikat halal dilakukan […]

  • Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

    Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bandung, 5 Februari 2026 — Di tengah meningkatnya kebutuhan kolaborasi lintas negara dalam pengembangan inovasi, riset, dan talenta global, institusi pendidikan tinggi terus memperluas jejaring strategis dengan mitra internasional. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University kembali memperkuat komitmennya melalui perpanjangan kerja sama dengan Leave a Nest Malaysia, perusahaan global yang berfokus pada pengembangan ekosistem riset, teknologi, […]

  • Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna

    Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris yang Tegak Paripurna

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 — Di tengah banyaknya pilihan hijab di pasaran, hijab Paris premium tetap jadi favorit banyak perempuan di Indonesia. Tapi, jangan sampai kamu terjebak dengan penawaran harga yang kelewat murah, ya! Sering kali, kualitas yang didapat malah bikin kecewa, mulai dari bahan yang lemas, susah dibentuk, sampai cepat banget kusut. Memahami keresahan […]

expand_less