Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui subholding Supporting Co, PTPN I, perusahaan mendapat mandat untuk masuk ke bisnis komoditas tanaman pangan semusim, khususnya singkong dan jagung.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap isu stabilitas harga, kontinuitas pasokan, serta pemberdayaan petani yang masih menjadi tantangan pada kedua komoditas tersebut. Dengan dukungan aset lahan lebih dari 1,1 juta hektare, PTPN I akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan bersama komoditas lainnya seperti karet, kelapa, teh, kopi, tembakau, pala, kakao, singkong, jagung, dan bawang putih.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah melalui Kementerian BUMN kepada perusahaan untuk menjadi bagian dari solusi atas dinamika komoditas pangan nasional.

“Kemarin kita mendapat mandat untuk menjadi pengembang kelapa dan pala. Hari ini, kita mendapat tambahan mandat dari pemerintah, yakni masuk ke bisnis singkong dan jagung. Kita tahu, singkong dan jagung saat ini didominasi petani. Kemampuan petani kita sangat kuat, tetapi ada masalah pada fluktuasi harga yang sangat merugikan petani. Saat panen raya, harga jatuh, bahkan untuk biaya panen saja tidak cukup,” kata Teddy dalam acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 H bersama karyawan di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dalam konteks tersebut, PTPN I diharapkan mampu bersinergi dengan petani untuk menjaga stabilitas harga, memastikan hasil panen terserap, serta menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan. Sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah, perusahaan akan menjalankan langkah strategis yang terintegrasi.

“Selama ini kita memang spesialis pada komoditas tanaman keras, tetapi kita punya kapasitas dan ekspertasi dasar untuk tanaman pangan semusim. Identifikasi terhadap masalah singkong dan jagung ini sudah banyak rekomendasi yang mantap. Intinya, kita harus bersinergi dengan rakyat untuk sama-sama maju. Hilirisasi adalah salah satu jawabannya sehingga singkong dan jagung punya nilai tambah,” ujarnya.

Momentum Idulfitri juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal. Teddy menegaskan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik untuk memperkuat peran insan perkebunan sebagai agent of development dalam mendukung arah kebijakan pemerintah di sektor pertanian.

Ia menekankan bahwa ekspansi ke komoditas pangan semusim bukan sekadar diversifikasi usaha, melainkan bagian dari tanggung jawab negara yang harus dijalankan secara optimal, dengan menempatkan PTPN I sebagai penggerak utama yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan korporasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Komisaris Utama PTPN I, Sutan Adil Hendra, turut menyampaikan dukungan terhadap langkah strategis tersebut. Ia mengajak seluruh karyawan untuk melakukan transformasi etos kerja dalam menghadapi tantangan pengelolaan tanaman pangan semusim yang membutuhkan kecepatan, adaptasi teknologi, dan integritas tinggi.

“Fitrah itu berarti kembali ke jati diri yang penuh semangat. Saya mengajak kita semua bekerja keras dengan tanggung jawab penuh. Mari jadikan pekerjaan ini sebagai niat ibadah dan integritas tinggi demi menyukseskan mandat kedaulatan pangan ini,” tegasnya.

Sutan juga mengapresiasi perjalanan transformasi PTPN Group selama tiga dekade, yang dinilainya telah membangun fondasi kuat, termasuk keterbukaan komunikasi dan sinergi antar lini organisasi sebagai modal utama dalam mencapai target swasembada pangan nasional.

Sebagai penutup, manajemen PTPN I menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengembangan komoditas singkong dan jagung melalui kolaborasi erat dengan holding serta mitra strategis. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional sekaligus berkontribusi pada penguatan kedaulatan pangan dan energi nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PTPN I, termasuk Anita Aryani dan Nur Ida Komsiati, serta Direktur Operasional Fauzi Omar, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Doni P. Gandamihardja, Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen Landi R, dan Direktur SDM dan Teknologi Informasi Siwi Peni, yang mencerminkan soliditas kepemimpinan dalam mengawal transformasi perusahaan ke depan.

Melalui langkah ini, PTPN Group menegaskan perannya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reputasi Kredit dan Faktor yang Dapat Memengaruhi Pengajuan Pinjaman

    Reputasi Kredit dan Faktor yang Dapat Memengaruhi Pengajuan Pinjaman

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Reputasi kredit dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan saat mengajukan pinjaman. Memiliki riwayat pembayaran yang baik dan mengelola kewajiban finansial secara bertanggung jawab dapat membantu membangun reputasi kredit yang positif.  Jika di kemudian hari membutuhkan pinjaman, pinjaman jangka pendek, atau produk pembiayaan lainnya, persiapan ini dapat menjadi nilai tambah dalam proses evaluasi. Banyak orang […]

  • Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

    Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Perdagangan obligasi di pasar sekunder sepanjang 2025 mencatat lonjakan signifikan, dengan nilai transaksi melalui SPPA mencapai Rp1.382 triliun atau tumbuh 461,6% yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh kenaikan RNTH obligasi pemerintah dan korporasi masing-masing sebesar 12% dan 74%, mencerminkan semakin aktifnya partisipasi pelaku pasar serta pergeseran menuju mekanisme transaksi yang lebih transparan dan efisien. Secara […]

  • Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan memperkenalkan dua sistem digital untuk mendukung pengelolaan logistik dan pergudangan, yakni PalmGO dan PALMSTOCK. Kedua sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta pengelolaan persediaan barang dalam satu platform berbasis […]

  • Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

    Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan bahwa penanganan gangguan prasarana berupa gogosan pada jalur kereta api di petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan telah selesai dilakukan. Jalur yang sebelumnya tidak dapat dilalui akibat adanya gogosan di Km 74+9/0 tersebut kini telah dinyatakan […]

  • 5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

    5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kebiasaan belanja online dan transaksi sehari-hari mengalami banyak perubahan sejak pembayaran digital semakin mudah diakses. Salah satu inovasi yang ikut mendorong perubahan tersebut adalah QRIS, sistem pembayaran berbasis QR Code yang kini digunakan oleh jutaan masyarakat Indonesia. Dulu, banyak orang masih mengandalkan uang tunai atau transfer manual saat berbelanja. Kini, cukup membuka aplikasi perbankan atau […]

  • Di Usia Berapa Sebaiknya Mulai Investasi?

    Di Usia Berapa Sebaiknya Mulai Investasi?

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan setelah memiliki penghasilan besar atau kondisi keuangan yang benar benar mapan. Akibatnya, tidak sedikit orang yang menunda investasi hingga bertahun tahun karena merasa belum memiliki dana yang cukup. Padahal, investasi tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan menyisihkan dana […]

expand_less