Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Partisipasi Indonesia Buka Pintu Kemitraan Industri dengan Eurasia

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur. “Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.

SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia. Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. “Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).

Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia. Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg. Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia. Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT). Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material. Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar. Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguatkan SDM Industri di Era Digital melalui Corporate Training BINUS @Malang

    Menguatkan SDM Industri di Era Digital melalui Corporate Training BINUS @Malang

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pertumbuhan industri di Jawa Timur dan kawasan Indonesia Timur menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi organisasi. Transformasi digital, tuntutan efisiensi, serta perubahan pola kerja mendorong perusahaan dan institusi untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar tetap relevan dan berdaya saing. Sayangnya, tidak semua organisasi memiliki akses pada program pengembangan SDM yang selaras dengan kebutuhan […]

  • Gaya Investasi Warren Buffett yang Bisa Dipelajari Investor Pemula

    Gaya Investasi Warren Buffett yang Bisa Dipelajari Investor Pemula

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Nama Warren Buffett sering disebut sebagai salah satu investor paling sukses di dunia. Sebagai CEO Berkshire Hathaway, Buffett dikenal dengan pendekatan investasi yang disiplin, sederhana, dan berorientasi jangka panjang. Banyak investor pemula mempelajari strategi Buffett karena pendekatannya tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada pemahaman bisnis yang kuat dan pengambilan keputusan yang rasional. Meskipun […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – Dalam rangka memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual di lingkungan perusahaan, PTPN IV Regional VII yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Ramadan dengan tema “Makna dalam Setiap Langkah.” Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Strategi & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, bersama jajaran manajemen serta karyawan PTPN IV Regional […]

  • 57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

    57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Penggunaan AI mengubah cara pengguna internet cari informasi, brand kini harus masuk dalam jawaban AI agar tetap terlihat. Perubahan besar sedang terjadi terkait cara konsumen mencari informasi di internet. Jika sebelumnya pencarian didominasi oleh klik ke berbagai situs web melalui mesin pencari, kini semakin banyak pengguna yang langsung mendapatkan jawaban instan dari sistem berbasis kecerdasan […]

  • KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

    KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Senin, 18 Mei 2026 KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Bandung (Jawa Barat), 18 Mei 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus […]

  • PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam  Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menjalankan arahan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara dalam mempercepat langkah restrukturisasi BUMN Karya guna meningkatkan daya saing dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. Komitmen tersebut disampaikan menyusul rapat yang dipimpin oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony […]

expand_less