Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah

Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Startup teknologi akuakultur asal Yogyakarta, FisTx, menandatangani kerja sama distribusi eksklusif dengan perusahaan Pakistan, menandai pergeseran Indonesia dari pengekspor komoditas perikanan menjadi pengekspor teknologi budidaya.

PT Aditya Inovasi Makmur (FisTx), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pak Gharo Agri & Livestock Farms, perusahaan konsultan dan pengembang proyek akuakultur komersial asal Pakistan. Melalui kerja sama ini, Pak Gharo ditetapkan sebagai Perwakilan Resmi dan Distributor Eksklusif FisTx  untuk pasar Pakistan, dengan cakupan yang dapat meluas ke Asia Selatan dan Timur Tengah.

Kerja sama ini menjadi penanda baru bagi industri perikanan nasional. Selama ini Indonesia dikenal sebagai pengekspor komoditas udang dan ikan, namun kali ini yang diekspor adalah teknologi dan pengetahuan budidayanya. Setelah lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara mulai dari Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain, FisTx mencatat lebih dari 40.000 produk terdistribusi, menjangkau 1.500 lebih pembudidaya, dengan peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen melalui adopsi teknologinya.

“Kemitraan ini membuktikan teknologi biosekuriti akuakultur karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global. Pakistan adalah gerbang strategis kami menuju Asia Selatan dan Timur Tengah, kawasan dengan kebutuhan pangan akuatik yang terus tumbuh,” ujar Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx.

Kerja sama ini mencakup lima solusi terintegrasi FisTx: teknologi sterilisasi air, nutrisi ikan dan udang (AquaSupport), perencanaan dan konstruksi tambak modern (Aquadex), pendampingan budidaya (Program TAMPAN), serta pelatihan dan kemitraan strategis. Pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir ini yang dinilai menjadi pembeda FisTx di pasar internasional.

Ujung tombak ekspansi adalah FisTx Disinfection System (FDS), sistem biosekuriti berlapis untuk air tambak yang memadukan tiga teknologi: Baskara UV dengan sinar UV-C 253,7 nanometer untuk sterilisasi air masuk, Cakra Elektrolisis berbasis oksidasi elektrokimia dengan efektivitas 80–90 persen, serta Nano Disinfektan berbahan 150.000 ppm ion nano tembaga yang terbukti mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90 persen tanpa resiko resistensi. FDS menjawab persoalan klasik tambak udang di banyak negara: biaya disinfeksi kimia yang tinggi, residu berbahaya, dan patogen yang resisten.

“Sektor akuakultur Pakistan membutuhkan solusi biosekuriti yang teruji di lapangan. Teknologi FisTx melengkapi keahlian kami, dan kami optimistis kemitraan ini mempercepat adopsi budidaya berkelanjutan di kawasan,” kata Arshad Aziz, CEO Pak Gharo Agri & Livestock Farms.

Tentang FisTx Indonesia

Tentang FisTx
FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

    Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.  Di tengah pertumbuhan tersebut, pendekatan dalam merancang bangunan pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya […]

  • India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi

    India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta — India dan Indonesia mendorong penguatan kerja sama di sektor pertambangan dan batu bara dengan memperluas kolaborasi dari perdagangan komoditas menuju investasi, teknologi, mineral kritis, industri hilir, dan keamanan rantai pasok. Peluang tersebut dibahas dalam roundtable “Boosting India-Indonesia Collaboration in Mining and Coal Sectors” di Tagore Hall, New Chancery, Kedutaan Besar India di Jakarta, […]

  • Isu Dumping Crane di Eropa Jadi Peringatan bagi Industri Indonesia

    Isu Dumping Crane di Eropa Jadi Peringatan bagi Industri Indonesia

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam konteks perdagangan internasional, dumping umumnya merujuk pada praktik penjualan produk ekspor dengan harga sangat rendah sehingga dapat merugikan industri lokal di negara tujuan. Namun, bagi pengguna crane industri, isu dumping memberi pesan yang lebih luas: harga murah tidak boleh menjadi satu-satunya dasar pengambilan keputusan. Isu dumping crane di Eropa menunjukkan bahwa transparansi asal produk, […]

  • Hari Terakhir Periode Libur Imlek, Volume Penumpang KA di Stasiun Pekalongan Capai Empat Ribu Lebih

    Hari Terakhir Periode Libur Imlek, Volume Penumpang KA di Stasiun Pekalongan Capai Empat Ribu Lebih

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang mencatat per pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di Stasiun Pekalongan pada hari Selasa (17/2) mencapai 4.009 penumpang. KAI Daop 4 Semarang mencatat per pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di Stasiun Pekalongan pada hari Selasa (17/2) mencapai 4.009 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.326 penumpang berangkat atau naik dan 1.683 penumpang datang […]

  • Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

    Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (30/6). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, arah pergerakan logam mulia masih cenderung bearish karena tekanan jual belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Meskipun harga telah mencapai area support penting, peluang penurunan dinilai masih terbuka selama belum ada sinyal teknikal maupun sentimen […]

  • BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BINUS University Kampus Bekasi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands (LLGCI-NL), sebuah forum kolaboratif internasional yang mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dari Indonesia dan Belanda dalam rangka merumuskan peta jalan riset bersama di bidang logistik berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama Triple Helix antara perguruan tinggi, sektor industri, dan […]

expand_less