Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 50 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Indonesia Open Network (ION) bersama Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jakarta menggelar ION Build: Build on the Open Network – A Connector for Digital Commerce & Interoperable Solutions di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Didukung Google.org dan Indosat Ooredoo Hutchison, kegiatan ini mempertemukan startup, founder, developer, serta pelaku bisnis untuk membahas open network dan interoperabilitas dalam membangun ekosistem perdagangan digital yang lebih terhubung.

Kegiatan tersebut memperkenalkan digital public infrastructure (DPI) dan Indonesia Open Network sebagai infrastruktur yang memungkinkan berbagai pelaku dan layanan digital saling terhubung. Diskusi berfokus pada bagaimana interoperabilitas dapat membuka akses terhadap pasar, layanan, mitra, dan peluang bisnis baru di tengah ekosistem digital yang masih terfragmentasi.

Open Network Buka Peluang bagi Startup

Pembahasan manfaat open network diperdalam T. Koshy, Founding MD & CEO ONDC India dan Former Executive Director NSDL. Koshy menjelaskan bahwa ekosistem perdagangan digital yang terkonsentrasi pada platform tertentu dapat membuat bisnis kecil menghadapi tantangan dalam memperoleh pelanggan, mengakses pemasok, hingga mendapatkan layanan pendukung.

Melalui jaringan terbuka, berbagai layanan dapat tersedia di dalam jaringan dan diakses menggunakan protokol yang interoperabel.

“Dibandingkan dengan dunia yang berpusat pada platform, di jaringan terbuka Anda memiliki peluang yang sangat besar.”

Koshy menjelaskan bahwa pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan yang sudah tersedia di jaringan tanpa harus membangun seluruh koneksi secara terpisah. Pendekatan ini memungkinkan bisnis kecil tetap fokus pada kemampuan utama sembari memanfaatkan layanan dari pihak lain.

“Itulah keindahan dari jaringan terbuka. Jaringan ini memungkinkan Anda menghasilkan uang dari keahlian Anda, baik Anda perusahaan besar maupun kecil.”

ION Ditempatkan sebagai Infrastruktur di Bawah Platform

Dr. Bayu Prawira Hie, CEO Indonesia Open Network, menjelaskan bahwa ION bukan platform yang menggantikan platform digital yang sudah ada, melainkan infrastruktur yang berada di bawah berbagai platform dan layanan.

“Padahal sesungguhnya kita tuh infrastruktur di bawahnya platform. Jadi platform marketplace yang sekarang ada baik hijau, orange, biru, atau lainnya itu pun bisa menggunakan Indonesia Open Network.”

Ia menggunakan analogi jalan raya untuk menggambarkan konsep open network, dengan berbagai pelaku dapat terhubung dan menjalankan aktivitas bisnis selama mengikuti aturan yang berlaku. Bayu juga menyoroti manfaat interoperabilitas bagi buyer dan seller. Seller dapat memperoleh akses kepada lebih banyak buyer, sementara buyer mendapatkan lebih banyak pilihan seller.

“Kalau kita lihat dari seller happy karena dia bisa ketemu lebih banyak buyer. Buyer pun happy karena bisa lebih banyak seller yang dia bisa pilih.”

Pemerintah Soroti Pemerataan Nilai Ekonomi Digital

Dr. Sonny Hendra Sudaryana, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital pada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, menempatkan pengembangan ekosistem digital sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan penciptaan lapangan kerja.

Sonny menyoroti besarnya potensi e-commerce Indonesia serta peran UMKM dalam perdagangan digital.

“Kalau kita melihat sekarang kita itu nomor tiga terbesar … in terms of e-commerce society, kemudian delapan puluh persen dilakukan oleh UMKM. Ini potensi yang sangat besar.”

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia tengah berada dalam periode bonus demografi yang perlu dimanfaatkan untuk membangun kapasitas digital dan kewirausahaan.

“Kita mengalami ini, bonus demografi yang hanya kita alami sampai 2035. Energinya harus kita maksimalkan di sembilan tahun ini.”

Dalam paparannya, Sonny membagi ekosistem digital ke dalam beberapa lapisan, mulai dari infrastruktur fisik, virtual infrastructure atau digital public infrastructure, platform dan integrasi, hingga layanan dan aplikasi. Menurut Sonny, pengembangan ekonomi digital perlu menjaga keseimbangan antara kompetisi, perlindungan konsumen, dan inovasi.

“Tugas pemerintah … adalah bagaimana balancing antara competition, consumer protection dan innovation.”

Dari Digitalisasi Menuju Integrasi

Sesi panel menghadirkan Tutus Kusuma, Head of Operations, Indonesia Open Network; Deni Krida Laksana, President Director, HaloJe Delivery Indonesia; serta Eka Citra, Chief Commercial Officer, Olsera.

Tutus menjelaskan bahwa interoperabilitas dapat memperluas koneksi antarsektor. Jaringan terbuka tidak hanya mempertemukan warung dengan e-commerce atau layanan keuangan dan teknologi, tetapi juga supply chain, food and agriculture, hingga hospitality.

“Tidak hanya warung dengan e-commerce kemudian dengan finance dan teknologi tapi juga dengan supply chain, dengan food and agri, dengan hospitality.”

Ia juga menekankan bahwa tidak seluruh layanan digital harus dikerjakan oleh satu pihak.

“Tidak semua service, tidak semua layanan digital itu harus dilakukan oleh satu pihak.”

Dari perspektif bisnis logistik, Deni Krida Laksana menyoroti pentingnya mengubah visibilitas digital menjadi transaksi. Keberadaan bisnis di ruang digital tidak cukup apabila hanya menghasilkan perhatian atau followers tanpa mendorong aktivitas bisnis.

“Yang dilakukan HaloJe adalah HaloJe tidak ingin visibility itu kita hanya terlihat oleh orang, lalu orang hanya menjadi follower kita. Kita bagaimana tampilan atau visibility HaloJe itu membuat orang menjadi transaksi.”

Sementara itu, Eka Citra mengangkat persoalan ketika digitalisasi tidak diikuti integrasi sistem. Sebuah bisnis dapat memiliki banyak aplikasi dan kanal digital, tetapi belum tentu seluruh proses bisnis menjadi terhubung.

“Digital belum tentu terintegrasi.”

Ia menjelaskan bahwa merchant dapat menerima pesanan dari berbagai kanal dan mengelola data melalui sistem terpisah.

“Digitalisasi tanpa integrasi dapat menciptakan inefisiensi baru.”

Karena itu, Eka menekankan bahwa tujuan digitalisasi bukan sekadar menggunakan semakin banyak aplikasi, tetapi menciptakan pengalaman yang lebih utuh dan memberikan manfaat bagi bisnis.

“Jangan sekedar menambah fitur. Yang penting adalah menambah value.”

Peserta Melihat Potensi bagi Startup

Feriska Oktarina, CEO CSI Brandify, mengatakan ION menarik karena memperkenalkan infrastruktur yang dapat menghubungkan berbagai bisnis.

“Saya baru tahu kalau ada semacam kayak infrastruktur yang bisa meng-connect dengan berbagai macam bisnis.”

Feriska melihat pendekatan tersebut berpotensi membantu startup membangun koneksi dengan ekosistem bisnis yang lebih luas, termasuk dengan bisnis lain maupun bank.

Membangun Ekosistem Digital yang Saling Terhubung

Melalui ION Build, ION dan GSIH mempertemukan perspektif pemerintah, pengembang infrastruktur digital, perusahaan teknologi, penyedia layanan, dan startup untuk membahas interoperabilitas serta peluang ekonomi digital.

Diskusi menunjukkan bahwa open network tidak hanya berkaitan dengan konektivitas teknologi, tetapi juga akses pasar, visibilitas bisnis, integrasi layanan, kolaborasi, dan distribusi nilai dalam ekosistem digital.

Bagi startup dan pelaku usaha, pendekatan tersebut membuka peluang untuk tetap fokus pada kemampuan utama masing-masing sambil memanfaatkan koneksi dengan pihak lain. Pelaku usaha tidak harus membangun seluruh layanan dan koneksi secara mandiri, tetapi dapat memanfaatkan layanan dari pihak lain sesuai kebutuhan.

Sementara bagi ekosistem digital secara lebih luas, interoperabilitas memungkinkan berbagai layanan dan pelaku usaha bekerja bersama melalui infrastruktur serta aturan yang sama. Pendekatan ini dapat membantu mengurangi fragmentasi ketika berbagai layanan digital berjalan dalam sistem terpisah dan tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.

Dengan demikian, open network tidak hanya berbicara mengenai konektivitas teknologi, tetapi juga bagaimana pelaku usaha dapat saling terhubung untuk mengakses pasar, layanan, mitra, dan peluang bisnis. Digitalisasi tidak berhenti pada penggunaan teknologi atau penambahan aplikasi, tetapi juga mencakup bagaimana berbagai sistem dan layanan dapat terhubung sehingga memberikan nilai yang lebih nyata bagi bisnis dan pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Raya (AGRO) Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026

    Bank Raya (AGRO) Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (RUPST 2026) pada 20 Mei 2026. Rapat tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 89,53% atau setara 22,08 miliar saham dari total saham yang telah diterbitkan perseroan. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (RUPST 2026) pada […]

  • Petualangan Liburan Seru di Godzilla Japan Showdown K Mall

    Petualangan Liburan Seru di Godzilla Japan Showdown K Mall

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Liburan sekolah kali ini bakal terasa lebih seru di K Mall. Mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 Liburan sekolah kali ini bakal terasa lebih seru di K Mall. Mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026, K Mall menghadirkan Godzilla Japan Showdown, sebuah rangkaian spesial yang membawa pengunjung lebih dekat dengan salah satu karakter pop […]

  • Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga pada 2026

    Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga pada 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi keselamatan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui program normalisasi jalur dengan menutup perlintasan sebidang tidak resmi dan resmi tidak terjaga yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan. Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, KAI Daop […]

  • Wall Street Menguat Setelah 6 Bulan, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Euforia?

    Wall Street Menguat Setelah 6 Bulan, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Euforia?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pasar saham Amerika Serikat akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan panjang sejak akhir Februari. Dalam pekan perdagangan yang dipersingkat oleh libur Jumat Agung, tiga indeks utama Nasdaq Composite, S&P 500, dan Dow Jones Industrial Average—berhasil mencatatkan kenaikan mingguan pertama dalam enam bulan terakhir. Rebound ini menjadi angin segar bagi investor global yang sebelumnya dihantui […]

  • Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Agustus 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual bertajuk “Strategi Implementasi Program 3 Juta Rumah di Daerah” pada Kamis (20/8/2026) di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta. Forum yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring melalui Zoom Meeting serta YouTube Live) ini merumuskan langkah-langkah terobosan untuk […]

  • Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun membawa semangat untuk terus melangkah, berkarya, dan mewujudkan berbagai harapan. Semangat tersebut tidak hanya hadir dalam perayaan, tetapi juga dalam berbagai pencapaian yang ingin diwujudkan masyarakat, termasuk memiliki kendaraan yang dapat mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Turut menyemarakkan momentum tersebut, PT BRI Multifinance […]

expand_less