Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar

Jakarta, 19 Oktober 2026 – Kartu Pokemon tidak lagi sekadar menjadi barang koleksi bagi penggemar permainan kartu. Sejumlah kartu langka bahkan dapat terjual hingga jutaan dolar AS, memperlihatkan bagaimana kelangkaan dan permintaan pasar dapat membentuk nilai sebuah aset. Fenomena ini memiliki kemiripan dengan pasar aset kripto yang juga dipengaruhi oleh penawaran, permintaan, dan kepercayaan komunitas.

Kemiripan tersebut menjadi salah satu gagasan yang disoroti Chief Operating Officer (COO) FLOQ, Suryo Adipradono, dalam sambutannya pada Indonesia Card Party (ICP) 2026 di Agora Mall, Jakarta, pada 17 Oktober 2026.

Dalam konteks pasar global, kartu koleksi dan aset kripto memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, keduanya menunjukkan bagaimana persepsi nilai, tingkat kelangkaan, dan aktivitas komunitas dapat memengaruhi dinamika perdagangan.

Salah satu contoh fenomena tersebut terlihat dari kartu Pokemon Pikachu Illustrator yang terjual seharga US$ 16,492 juta pada Februari 2026, menurut Guinness World Records. Penjualan itu menunjukkan besarnya nilai yang dapat dicapai kartu koleksi tertentu ketika memiliki tingkat kelangkaan dan permintaan yang tinggi.

“Baik kartu Pokemon maupun aset kripto memiliki dinamika pasar yang menarik untuk dipahami. Kelangkaan, permintaan, dan kepercayaan komunitas dapat memengaruhi persepsi nilai suatu aset. Meski begitu, masing-masing memiliki karakteristik, mekanisme, dan risiko yang berbeda,” kata Suryo.

Kelangkaan dan Permintaan Memengaruhi Nilai Aset

Dalam pasar kartu Pokemon, harga dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti edisi penerbitan, jumlah kartu yang tersedia, popularitas karakter, kondisi fisik, serta hasil penilaian dari lembaga pemeringkat kartu independen.

Kartu dengan edisi terbatas atau kondisi yang sangat baik berpotensi memiliki harga lebih tinggi di pasar sekunder. Namun, tidak semua kartu Pokemon mengalami kenaikan nilai. Harga tetap bergantung pada permintaan kolektor, kondisi pasar, dan transaksi yang terjadi.

Dinamika serupa juga dapat ditemukan di pasar kripto. Sejumlah aset digital memiliki batas pasokan yang ditentukan oleh protokol, sementara aset lainnya mempunyai mekanisme penerbitan yang berbeda.

“Selain penawaran dan permintaan, harga aset kripto juga dipengaruhi oleh likuiditas, utilitas, perkembangan teknologi, sentimen pasar, serta kondisi ekonomi global, ujar Suryo.

Perkembangan pasar kartu koleksi turut mendorong munculnya indeks untuk memantau pergerakan harga. TCGCharts, misalnya, memperkenalkan indeks Pokémon 200 pada Agustus 2026 untuk melacak 200 kartu Pokemon bernilai tinggi berdasarkan data penjualan terverifikasi. Penyedia data tersebut melaporkan bahwa indeksnya meningkat 229% sejak Januari 2020 hingga peluncurannya.

Meski demikian, kinerja indeks tersebut hanya mencerminkan kelompok kartu yang dipantau dan tidak dapat dianggap mewakili seluruh pasar kartu Pokemon ataupun menjamin keuntungan bagi kolektor.

Oleh karena itu, kelangkaan dapat menjadi salah satu faktor pembentuk nilai, tetapi tidak secara otomatis membuat suatu aset mengalami kenaikan harga. Baik kartu koleksi maupun aset kripto tetap memiliki risiko penurunan nilai.

Komunitas Global Berperan dalam Perkembangan Pasar

Selain kelangkaan, komunitas menjadi elemen penting dalam perkembangan ekosistem kartu koleksi dan aset kripto.

Pada pasar kartu Pokemon, komunitas berperan dalam aktivitas mengoleksi, bertukar kartu, mengikuti turnamen, berbagi informasi, hingga melakukan transaksi. Kehadiran marketplace digital dan media sosial juga memperluas jangkauan kolektor lintas negara.

Sementara itu, menurut Suryo, komunitas kripto menjadi bagian dari perkembangan ekosistem blockchain melalui penyebaran informasi, pengembangan teknologi, aktivitas perdagangan, serta penggunaan aset digital dalam berbagai aplikasi.

“Keduanya memperlihatkan bagaimana interaksi komunitas dapat meningkatkan perhatian terhadap suatu aset. Namun, popularitas dan tingginya aktivitas komunitas tidak selalu sejalan dengan kenaikan harga,” tuturnya.

Perbedaan mendasar tetap perlu diperhatikan. Kartu Pokemon merupakan barang koleksi fisik yang nilainya bergantung pada karakteristik barang dan pasar kolektor. Sementara itu, aset kripto merupakan aset digital dengan fungsi yang beragam, mulai dari utilitas pada jaringan blockchain hingga instrumen yang diperdagangkan di pasar aset digital.

Risiko keduanya pun berbeda. Kartu koleksi menghadapi risiko kerusakan, pemalsuan, biaya penyimpanan, dan keterbatasan likuiditas. Adapun aset kripto memiliki risiko volatilitas harga, keamanan digital, dan ketidakpastian regulasi sesuai jenis aset serta yurisdiksinya.

Di Indonesia, perdagangan aset keuangan digital termasuk aset kripto berada dalam kerangka pengaturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena itu, pemahaman terhadap karakteristik aset, mekanisme perdagangan, dan risiko menjadi penting sebelum seseorang mengambil keputusan.

FLOQ Hadir di Indonesia Card Party 2026

Sebagai salah satu sponsor Indonesia Card Party 2026, FLOQ turut menghadirkan aktivitas interaktif melalui booth selama dua hari penyelenggaraan, yakni pada 17–18 Oktober 2026 di Agora Mall, Jakarta.

Dalam aktivitas tersebut, pengunjung berkesempatan memperoleh hadiah Pokemon booster pack dan booster box dengan memenuhi ketentuan minimum deposit dan transaksi perdagangan atau trading crypto sebesar Rp200.000.

Berdasarkan data internal penyelenggaraan yang disampaikan FLOQ, lebih dari 200 orang berpartisipasi dalam aktivitas di booth selama acara berlangsung. Aktivitas ini menjadi sarana interaksi langsung antara FLOQ dan pengunjung yang memiliki ketertarikan terhadap kartu koleksi maupun aset digital.

FLOQ juga menghadirkan aktivitas pemukulan pinata yang berisi hadiah Pokemon booster box dan aset kripto senilai US$500 dalam bentuk RLUSD, sebuah stablecoin yang dirancang untuk mempertahankan nilai terhadap dolar AS.

“Partisipasi FLOQ dalam ICP 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjangkau komunitas dengan minat yang beragam sekaligus memperkenalkan ekosistem aset digital melalui kegiatan komunitas,” ungkap Suryo.

Melalui kegiatan tersebut, FLOQ turut membuka ruang diskusi mengenai perkembangan aset alternatif, termasuk pentingnya memahami faktor pembentuk nilai, karakteristik pasar, dan risiko yang melekat pada setiap jenis aset.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

    Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kembali beroperasinya dua fasilitas pengolahan tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi momentum penting dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional. Operasional PT Smelting dan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, dinilai akan meningkatkan pengolahan konsentrat tembaga sekaligus memperkuat fondasi pengembangan industri turunan berbasis tembaga di dalam negeri. Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch […]

  • Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif

    Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Mei 2026 – Memilih warna hijab yang tepat kini menjadi lebih singkat dan menyenangkan. napocut secara resmi melakukan penataan pada situs resminya, napocut.com, dengan mengelompokkan lebih dari 100 koleksi warna hijab Paris premium ke dalam kategori yang lebih spesifik. Langkah ini dirancang untuk mempermudah pengalaman belanja pelanggan agar bisa langsung menemukan warna yang […]

  • KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

    KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sekilas Info Daop 2 Bandung Rabu, 5 Agustus 2026 KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung Bandung (Jawa Barat), 5 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo […]

  • KAI Divre IV Tanjungkarang Laksanakan Medical Check Up Bagi Seluruh Pegawai, Pastikan Kesehatan dan Keselamatan Operasional

    KAI Divre IV Tanjungkarang Laksanakan Medical Check Up Bagi Seluruh Pegawai, Pastikan Kesehatan dan Keselamatan Operasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan melaksanakan Medical Check Up (MCU) bagi seluruh pegawai yang berjumlah 2.182 orang. Pelaksanaan MCU ini dilakukan secara bertahap dan menyeluruh sebagai bagian dari […]

  • Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

    Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Medan, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Berlandaskan keyakinan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat di sekitarnya, Pelindo Multi Terminal […]

  • PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

    PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Kemitraan Strategis dengan Petani melalui PSR Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Yogyakarta — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), untuk pertama kalinya menggelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 perdana di LPP Garden Hotel Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok Tandan Buah Segar (TBS) yang berkontribusi dalam ekosistem kemitraan perusahaan. Agenda perdana ini dihadiri […]

expand_less