Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kebijakan Baja Nasional Berbasis Data dan Struktur Persaingan Global

Kebijakan Baja Nasional Berbasis Data dan Struktur Persaingan Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Jakarta, 18 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) menilai bahwa pembacaan ulang terhadap narasi daya saing baja global menjadi krusial dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional.

Di tengah tekanan
baja impor berharga rendah, pendekatan kebijakan yang berbasis data objektif
dinilai lebih relevan dibanding sekadar asumsi bahwa harga murah identik dengan
efisiensi tinggi.

Arah Kebijakan Baja Nasional
2026

Direktur
Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan pentingnya memastikan
persaingan industri berlangsung secara adil.

“Tantangan
industri baja nasional bukan sekadar mengejar harga terendah, melainkan
memastikan level playing field yang sehat agar industri domestik dapat tumbuh
berkelanjutan dan memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,”
ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron &
Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Perlu
diketahui, Penguatan industri baja nasional sejalan dengan agenda hilirisasi
dan kemandirian ekonomi dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto. Dengan kebijakan berbasis pembacaan biaya yang objektif dan
terverifikasi, Indonesia dapat menjaga ketahanan industri strategis sekaligus
memperkuat daya saing jangka panjang.

Dominasi Ekspor dan Ketimpangan
Pasar Global

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, Steel & Mining
Insights menyoroti perlunya menggugat mitos daya saing baja Tiongkok.

Data
World Steel Association menunjukkan ekspor baja Tiongkok melonjak dari 53,7
juta ton pada 2020 menjadi 117,1 juta ton pada 2024. Sementara itu, menurut
General Administration of Customs of China, ekspor Januari–November 2025 telah
mencapai 107,7 juta ton dan diperkirakan kembali menyentuh kisaran 117–118 juta
ton hingga akhir tahun.

Di
sisi lain, impor baja Tiongkok terus menurun. Struktur ini memperlihatkan
ketimpangan pasar global yang semakin terpusat pada satu eksportir dominan.

Fakta Biaya Produksi Tidak
Mendukung Mitos Efisiensi Terendah

Sejumlah
publikasi internasional menunjukkan bahwa Tiongkok bukan produsen baja berbiaya
terendah.

Laporan
Selvaraju (2025) dari Grantham Research Institute on Climate Change and the
Environment di London School of Economics memperkirakan biaya produksi rute
BF–BOF Tiongkok sekitar US$545 per ton, berada di kelompok menengah. Biaya
Indonesia diperkirakan sekitar US$475 per ton, lebih rendah dari Tiongkok dan
kompetitif di antara produsen global.

Temuan
serupa juga ditunjukkan oleh TransitionZero dan European Commission Joint
Research Centre yang menyimpulkan bahwa harga ekspor rendah tidak otomatis
mencerminkan struktur biaya paling efisien.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KCMTKU Resmikan Gerai Terbaru di Summarecon Mall Bekasi 2

    KCMTKU Resmikan Gerai Terbaru di Summarecon Mall Bekasi 2

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kacamata kini tidak lagi dipandang semata sebagai alat bantu penglihatan, melainkan bagian dari gaya hidup yang merepresentasikan karakter dan personal style penggunanya. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kenyamanan visual sekaligus penampilan, kebutuhan akan pengalaman berbelanja kacamata yang lebih personal pun semakin relevan. Menjawab kebutuhan tersebut, KCMTKU resmi membuka gerai terbarunya di Summarecon Mall Bekasi […]

  • Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif Pelabuhan Bima – Badas Sepanjang 2025

    Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif Pelabuhan Bima – Badas Sepanjang 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Bima, Januari 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif pada operasional Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Badas sepanjang periode tahun 2025. Capaian ini menunjukkan peran strategis Pelindo Multi Terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di kawasan Nusa Tenggara. Sepanjang […]

  • Hadirkan Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools untuk Remote Income

    Hadirkan Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools untuk Remote Income

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Melalui AI Connect Padang, Telkom AI Center menghadirkan pembelajaran praktis dan demo langsung penggunaan AI untuk mendukung produktivitas dan kerja global. Padang, 17 Februari 2026 – Telkom AI Center of Excellence Padang kembali menggelar AI Connect Offline Series bertajuk “Build Faster, Work Global: AI Tools for Remote Income” di Telkom AI Center Padang. Kegiatan ini […]

  • Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

    Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola dan kepastian hukum melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Kota Jakarta Utara. Kesepakatan yang ditandatangani pada Rabu, 1 April 2026 di Ruang Serbaguna Kejaksaan Negeri Kota Jakarta Utara ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan […]

  • Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

    Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), platform yang membantu perusahaan mengukur, memantau, dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, […]

  • Menghubungkan Perjalanan dan Kesehatan: Wellness Tourism Jepang,  Program Baru Hasil Kolaborasi dengan Permata Bank dan ReM CLINIC Ginza

    Menghubungkan Perjalanan dan Kesehatan: Wellness Tourism Jepang, Program Baru Hasil Kolaborasi dengan Permata Bank dan ReM CLINIC Ginza

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PT. HARUM INDAH SARI TOURS & TRAVEL (HIS Tours and Travel), melalui kerja sama dengan PT Bank Permata, Tbk., salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, serta ReM CLINIC Ginza yang berbasis di Tokyo, Jepang, akan meluncurkan “Program Promosi Wellness Tourism” yang memadukan layanan wellness berkualitas tinggi dari Jepang dengan layanan wisata. Seiring dengan meningkatnya […]

expand_less