Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh

Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh

  • account_circle editor News
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

ACEH TAMIANG, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan seluruh warga terdampak sudah dapat menempati hunian yang layak dan tidak ada lagi yang tinggal di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung
lokasi pembangunan Huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang,
Selasa (20/1/2026). Saat ini, Kementerian PU tengah merampungkan tahap akhir
pembangunan huntara tersebut dengan progres fisik mencapai 98,75%.

“Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua
bekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda.
Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan
maksimal,” ujar Menteri Dody.

Penyelesaian huntara sebelum Ramadan ini merupakan tindak lanjut
dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menekankan bahwa
penanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian fisik
bangunan semata, namun juga harus menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat,
khususnya dalam menjalankan ibadah.

“Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan
penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas
Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun
dalam kondisi pascabencana,” tegas Menteri Dody.

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari
paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1. Untuk mengejar target
waktu di tengah kondisi darurat, Kementerian PU menerapkan metode konstruksi
modular dengan sistem Modular Lite (MOLI). Teknologi ini
memungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat tanpa memerlukan alat berat.

Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan
seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan mencapai 2.052 m². Kompleks ini
terdiri dari 7 blok hunian yang mencakup 114 modul. Kapasitas huntara dirancang
untuk menampung 84 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 336 jiwa.

Guna menjamin kesehatan dan kenyamanan penghuni, kawasan huntara
dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain berupa 42 unit
Mandi Cuci Kakus (MCK), area komunal multifungsi dan area jemur, musala untuk
kegiatan ibadah, dan utilitas pendukung berupa genset dan toren air.

Kementerian PU juga memastikan ketersediaan sanitasi dan air
bersih yang memadai. Sumber air bersih diperoleh dari sumur bor yang disalurkan
melalui tandon, sementara pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek. Untuk
pasokan listrik, kawasan ini telah terhubung dengan jaringan PLN.

Dengan rampungnya tahap akhir ini, huntara ditargetkan dapat
segera dimanfaatkan oleh warga terdampak bencana, sehingga pemulihan kehidupan
sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat berjalan lebih cepat.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

    Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Januari 2026 – Ramainya kripto belakangan ini menempatkan aspek keamanan dan perlindungan investor kembali ke pusat perhatian. Di tengah pertumbuhan adopsi yang cepat, penguatan regulasi dan literasi dinilai penting agar ekosistem berkembang secara sehat dan inklusif. Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan bahwa […]

  • Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

    Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (30/1). Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memastikan percepatan penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera Barat berjalan sesuai rencana. Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody didampingi oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR […]

  • E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya

    E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    E-wallet kini menjadi salah satu metode pembayaran paling umum di Indonesia karena praktis, cepat, dan terintegrasi dengan berbagai layanan digital. Pengguna cukup menggunakan smartphone untuk menyimpan saldo dan melakukan transaksi tanpa uang tunai. Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya adopsi ekonomi digital di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Cara Kerja E-Wallet E-wallet bekerja dengan menyimpan […]

  • Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Gresik, April 2026 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mencatatkan peningkatan kinerja produksi yang positif pada Triwulan I tahun 2026. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, capaian arus nonpetikemas tercatat mencapai 1.137.736 ton/m3, meningkat 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1.056.975 ton/m3. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas operasional serta meningkatnya […]

  • Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

    Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta (26/5) – Perubahan kebijakan industri baja global menunjukkan bahwa semakin banyak negara menggunakan belanja publik dan proyek infrastruktur sebagai instrumen untuk memperkuat industri domestik. Tren ini mempertegas pentingnya penguatan implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia agar pembangunan nasional turut memperkuat industri baja dalam negeri.  TKDN Perkuat Industri Baja Nasional  Direktur Utama […]

  • Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    Banjir Teratasi, 72 Keberangkatan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Normal 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menormalkan operasional perjalanan kereta api pascagenangan air yang terjadi di Stasiun Pekalongan pada periode 16–21 Januari 2026. Per Kamis, 22 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta telah kembali beroperasi normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Manager Humas […]

expand_less