Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026

Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026

  • account_circle editor News
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Micron Technology menyatakan bahwa kelangkaan chip memori global kini memasuki fase yang semakin parah dan bahkan bersifat “belum pernah terjadi sebelumnya.” Kondisi ini dipicu oleh lonjakan permintaan memori berperforma tinggi, khususnya high-bandwidth memory (HBM), yang menjadi komponen krusial dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Permintaan dari sektor AI menyerap kapasitas industri memori secara masif, sehingga menimbulkan kekurangan pasokan bagi segmen tradisional seperti smartphone dan komputer pribadi (PC).

Dalam pernyataannya, Micron menegaskan tekanan pasokan tersebut diperkirakan akan berlanjut setidaknya hingga setelah 2026. Antrean panjang dari produsen perangkat yang berlomba mengamankan pasokan chip memori menjadi indikasi bahwa ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai masih akan berlangsung dalam jangka menengah. Fokus industri pada pemenuhan kebutuhan akselerator AI membuat kapasitas produksi yang tersedia bagi produk konsumen semakin terbatas.

Dampak dari kondisi ini mulai terasa di berbagai lini industri teknologi. Sejumlah produsen smartphone dilaporkan memangkas target pengiriman karena kenaikan biaya memori, sementara produsen PC juga memperingatkan potensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi harga dan ketersediaan produk di pasar. Situasi tersebut berpotensi menekan margin keuntungan produsen perangkat sekaligus mendorong kenaikan harga bagi konsumen akhir.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Micron mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pelanggan utama di sektor AI, termasuk perusahaan seperti Nvidia. Bahkan, Micron memutuskan untuk menghentikan bisnis memori konsumen bermerek Crucial, guna mengalihkan kapasitas produksi ke segmen yang dinilai memiliki nilai strategis lebih tinggi. Langkah ini mencerminkan perubahan fokus industri memori yang kini semakin terpusat pada kebutuhan AI dan pusat data.

Di sisi ekspansi, Micron mempercepat investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas manufaktur. Perusahaan mengumumkan proyek investasi senilai US$100 miliar di New York, serta mengakuisisi fasilitas manufaktur di Taiwan. Ekspansi ini bertujuan memperluas kapasitas DRAM dan memastikan pasokan memori berperforma tinggi dapat memenuhi permintaan AI yang terus melonjak. Namun, pembangunan fasilitas baru membutuhkan waktu, sehingga tekanan pasokan diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bagi pasar keuangan, kondisi ini menjadi faktor penting yang memengaruhi kinerja saham-saham sektor semikonduktor, khususnya emiten memori dan perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok AI. Investor mencermati bagaimana kelangkaan chip dapat berdampak pada pendapatan, margin, serta strategi jangka panjang perusahaan teknologi global.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau perkembangan sektor teknologi global, pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital dapat diakses melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memungkinkan investor mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi yang praktis.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, memberikan rasa aman bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, membantu investor menjelajahi peluang investasi di tengah transformasi industri teknologi global yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

    MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MyRepublic menggelar workshop “Create with IMPACT: Etika Bermedia Sosial untuk Content Creator” sebagai bagian dari program Roketin Generasi Tunas Digital (RGTD) Jakarta, 3 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus konten di media sosial, mengejar viralitas sering kali menjadi tujuan utama banyak content creator. Padahal, konten yang mampu memberikan manfaat, membangun kepercayaan, dan menginspirasi audiens […]

  • Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Ketika nama Yulius Selvanus Komaling diumumkan sebagai Gubernur Sulawesi Utara pada Februari 2025, banyak yang mengenalnya sebagai mantan jenderal bintang dua. Namun, hanya sedikit yang benar-benar memahami bagaimana perjalanannya dari prajurit lapangan hingga menduduki salah satu posisi sipil tertinggi di Bumi Nyiur Melambai. Artikel ini menelusuri jejak Yulius Selvanus, lengkap dengan pencapaian, kontroversi, […]

  • Dolar Naik, Apa Dampaknya ke Keuangan Sehari-hari?

    Dolar Naik, Apa Dampaknya ke Keuangan Sehari-hari?

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Nilai tukar dolar AS yang berada di kisaran Rp17.300 pada 24 April 2026 berpotensi memengaruhi pengeluaran masyarakat, terutama untuk kebutuhan yang terkait dengan impor dan layanan global. Pergerakan kurs sering terlihat sebagai isu ekonomi makro. Namun dalam praktiknya, dampaknya bisa terasa dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari belanja hingga biaya langganan digital. Kenapa Dolar Bisa Naik? […]

  • Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

    Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam […]

  • Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang, meraih respons positif di Mid Term Fair Indonesia

    Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang, meraih respons positif di Mid Term Fair Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Mathmaji Co., Ltd. (kantor pusat: Shibuya-ku, Tokyo; President: Yasunori Hirose) mengumumkan rencananya untuk memperluas kehadiran Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang yang dikembangkannya, ke pasar Indonesia. Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, perusahaan berpartisipasi dalam Mid Term Fair, sebuah pameran pendidikan yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia, pada Rabu, 11 Maret 2026, dan dengan bangga mengumumkan […]

  • Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

    Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem digital dengan berpartisipasi sebagai Official Partner dalam P-Land: K-pop Art Market Vol.5 yang akan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya […]

expand_less