Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya keselamatan melalui kebiasaan sederhana selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama antara operator dan masyarakat.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, LRT Jabodebek juga mengajak pengguna untuk tertib dalam menggunakan transportasi publik karena setiap kebiasaan positif dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk selalu berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta, mendahulukan penumpang yang turun sebelum naik, tidak menghalangi pintu kereta, membawa ransel di bagian depan tubuh saat kereta padat, serta menggunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar diperlukan.

Selain itu, pengguna juga diimbau segera melaporkan kepada Train Attendant atau petugas stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh pengguna, LRT Jabodebek berharap tercipta layanan transportasi publik yang semakin aman, tertib, nyaman, dan andal.

Setiap hari, puluhan hingga ratusan ribu masyarakat memanfaatkan LRT Jabodebek untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berwisata. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kebiasaan setiap pengguna selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Masih terdapat beberapa kebiasaan yang kerap dianggap sepele, seperti berdiri terlalu dekat dengan tepi peron, menghalangi pintu kereta saat proses naik dan turun penumpang, atau menggunakan fasilitas darurat tidak sesuai peruntukannya. Padahal, perilaku tersebut dapat memengaruhi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan bersama.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa transportasi publik yang aman dibangun melalui kolaborasi antara operator dan masyarakat.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, kami juga mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya menggunakan transportasi publik secara tertib. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap pengguna dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi semua,” ujar Radhitya.

Sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di transportasi publik, LRT Jabodebek mengajak masyarakat menerapkan beberapa kebiasaan berikut saat menggunakan layanan.

Pertama, berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta. Garis kuning di peron berfungsi sebagai batas aman bagi pengguna sebelum kereta berhenti sempurna. Menunggu di belakang garis tersebut membantu mengurangi risiko tersenggol kereta maupun terdorong akibat kepadatan penumpang.

Kedua, dahulukan pengguna yang turun sebelum naik ke dalam kereta. Kebiasaan ini membantu memperlancar arus perpindahan penumpang, mengurangi kepadatan di pintu, serta mempercepat proses naik dan turun tanpa mengurangi aspek keselamatan.

Ketiga, hindari menghalangi pintu kereta yang akan menutup. Pintu kereta merupakan bagian dari sistem operasi yang dirancang untuk mendukung perjalanan sesuai jadwal. Menghalangi pintu dapat mengganggu proses keberangkatan dan berdampak pada kelancaran perjalanan.

Keempat, lepaskan ransel dan bawa barang bawaan di bagian depan tubuh saat kereta padat. Cara sederhana ini memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi sesama pengguna, mengurangi risiko menyenggol penumpang lain, serta mempermudah mobilitas di dalam kereta.

Kelima, gunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar memerlukan penanganan segera. Fasilitas seperti Emergency Intercom disediakan agar pengguna dapat berkomunikasi dengan petugas apabila terjadi kondisi darurat. Penggunaan yang tepat akan membantu petugas memberikan respons secara cepat dan efektif.

Radhitya menambahkan bahwa budaya keselamatan di transportasi publik tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kepedulian terhadap pengguna lain.

“Hal-hal sederhana seperti mengantre dengan tertib, memberikan ruang bagi penumpang yang turun, serta mengikuti arahan petugas merupakan bentuk kepedulian yang dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan kebiasaan tersebut, semakin baik pula pengalaman menggunakan transportasi publik,” tambahnya.

LRT Jabodebek juga mengimbau pengguna untuk segera menyampaikan informasi kepada Train Attendant atau petugas di stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, tertib, dan andal bagi seluruh pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Tegaskan Komitmen Net Zero Emission Lewat Pemanfaatan Limbah PKS Sei Tapung

    Holding Perkebunan Nusantara Tegaskan Komitmen Net Zero Emission Lewat Pemanfaatan Limbah PKS Sei Tapung

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Tapung yang berada di bawah pengelolaan PTPN IV Regional III, entitas dari Holding Perkebunan Nusantara terus mengoptimalkan pemanfaatan limbah hasil pengolahan kelapa sawit secara komprehensif sebagai bagian dari implementasi prinsip ekonomi sirkular dan praktik industri berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan tandan kosong (tankos) sebagai bahan pupuk organik […]

  • Neuron Digital dan BSI Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Transformasi Digital di Sektor Lingkungan Binaan

    Neuron Digital dan BSI Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Transformasi Digital di Sektor Lingkungan Binaan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    7 Juli 2026. Neuron Digital dan British Standards Institution (BSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi strategis untuk mempercepat transformasi digital di sektor lingkungan binaan (built environment). Kemitraan ini bertujuan untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja aset, mempercepat pencapaian target keberlanjutan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui pemanfaatan teknologi digital. 7 Juli 2026. […]

  • 6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan […]

  • Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

    Kompak dan Anggun, Frontliner BRI Branch Office Jatinegara Kenakan Pakaian Nasional di Hari Kartini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Jatinegara tampil kompak dan anggun dengan mengenakan pakaian nasional saat melayani nasabah. Nuansa tradisional yang menghiasi area layanan menciptakan suasana yang hangat sekaligus penuh makna. Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, menampilkan keindahan serta keberagaman budaya nusantara. Kekompakan dalam […]

  • Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks. Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan […]

  • Semangat Berkolaborasi dan Berinovasi, Perwakilan Pekerja BRI BO Kramat Jati Meriahkan Jakarta Kreatif Festival 2026

    Semangat Berkolaborasi dan Berinovasi, Perwakilan Pekerja BRI BO Kramat Jati Meriahkan Jakarta Kreatif Festival 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Perwakilan Pekerja BRI Branch Office (BO) Kramat Jati turut ambil bagian dalam kemeriahan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. Kehadiran para pekerja dalam ajang tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif sekaligus kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh inspirasi dari berbagai inovasi yang ditampilkan selama festival. JKF […]

expand_less