Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya keselamatan melalui kebiasaan sederhana selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama antara operator dan masyarakat.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, LRT Jabodebek juga mengajak pengguna untuk tertib dalam menggunakan transportasi publik karena setiap kebiasaan positif dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk selalu berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta, mendahulukan penumpang yang turun sebelum naik, tidak menghalangi pintu kereta, membawa ransel di bagian depan tubuh saat kereta padat, serta menggunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar diperlukan.

Selain itu, pengguna juga diimbau segera melaporkan kepada Train Attendant atau petugas stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh pengguna, LRT Jabodebek berharap tercipta layanan transportasi publik yang semakin aman, tertib, nyaman, dan andal.

Setiap hari, puluhan hingga ratusan ribu masyarakat memanfaatkan LRT Jabodebek untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berwisata. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kebiasaan setiap pengguna selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Masih terdapat beberapa kebiasaan yang kerap dianggap sepele, seperti berdiri terlalu dekat dengan tepi peron, menghalangi pintu kereta saat proses naik dan turun penumpang, atau menggunakan fasilitas darurat tidak sesuai peruntukannya. Padahal, perilaku tersebut dapat memengaruhi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan bersama.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa transportasi publik yang aman dibangun melalui kolaborasi antara operator dan masyarakat.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, kami juga mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya menggunakan transportasi publik secara tertib. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap pengguna dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi semua,” ujar Radhitya.

Sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di transportasi publik, LRT Jabodebek mengajak masyarakat menerapkan beberapa kebiasaan berikut saat menggunakan layanan.

Pertama, berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta. Garis kuning di peron berfungsi sebagai batas aman bagi pengguna sebelum kereta berhenti sempurna. Menunggu di belakang garis tersebut membantu mengurangi risiko tersenggol kereta maupun terdorong akibat kepadatan penumpang.

Kedua, dahulukan pengguna yang turun sebelum naik ke dalam kereta. Kebiasaan ini membantu memperlancar arus perpindahan penumpang, mengurangi kepadatan di pintu, serta mempercepat proses naik dan turun tanpa mengurangi aspek keselamatan.

Ketiga, hindari menghalangi pintu kereta yang akan menutup. Pintu kereta merupakan bagian dari sistem operasi yang dirancang untuk mendukung perjalanan sesuai jadwal. Menghalangi pintu dapat mengganggu proses keberangkatan dan berdampak pada kelancaran perjalanan.

Keempat, lepaskan ransel dan bawa barang bawaan di bagian depan tubuh saat kereta padat. Cara sederhana ini memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi sesama pengguna, mengurangi risiko menyenggol penumpang lain, serta mempermudah mobilitas di dalam kereta.

Kelima, gunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar memerlukan penanganan segera. Fasilitas seperti Emergency Intercom disediakan agar pengguna dapat berkomunikasi dengan petugas apabila terjadi kondisi darurat. Penggunaan yang tepat akan membantu petugas memberikan respons secara cepat dan efektif.

Radhitya menambahkan bahwa budaya keselamatan di transportasi publik tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kepedulian terhadap pengguna lain.

“Hal-hal sederhana seperti mengantre dengan tertib, memberikan ruang bagi penumpang yang turun, serta mengikuti arahan petugas merupakan bentuk kepedulian yang dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan kebiasaan tersebut, semakin baik pula pengalaman menggunakan transportasi publik,” tambahnya.

LRT Jabodebek juga mengimbau pengguna untuk segera menyampaikan informasi kepada Train Attendant atau petugas di stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, tertib, dan andal bagi seluruh pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya

    Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Mengelola gaji Rp3 juta memang terasa menantang, terutama di tengah biaya hidup yang terus naik. Namun dengan pengaturan pengeluaran yang lebih disiplin, sebagian orang tetap berusaha memenuhi kebutuhan harian sekaligus menyisihkan tabungan. Banyak pekerja muda saat ini menghadapi kondisi serupa. Gaji bulanan sering terasa cepat habis karena pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, tagihan, hingga kebutuhan […]

  • Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru “ALPEN RUN,” yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, “ALPEN RUN MEIJI PARK” akan dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion […]

  • Gym Eksklusif di Alam Sutera Ini Beri Garansi Uang Kembali Jika Anda Capai Target.

    Gym Eksklusif di Alam Sutera Ini Beri Garansi Uang Kembali Jika Anda Capai Target.

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Mendisrupsi kegagalan gym komersial, Believe Fitness hadir sebagai elite premium lifting club eksklusif di Alam Sutera yang menjamin hasil melalui program transformasi kebugaran 6 minggu bergaransi uang kembali. ALAM SUTERA, TANGERANG SELATAN — Fakta pahit di balik industri commercial gym di Indonesia: model bisnis mereka sebenarnya bergantung pada ketidakhadiran Anda. Mereka menjual akses murah secara […]

  • Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    Didukung Embassy of India, Unesa Pecahkan Rekor MURI dengan Peserta Disabilitas Terbanyak dalam Yoga Bersama

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Surabaya — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencatat sejarah dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori peserta disabilitas terbanyak dalam kegiatan yoga bersama. Rekor tersebut tercipta dalam peringatan Hari Yoga Internasional 2026 yang digelar di Lapangan Rektorat Unesa, Surabaya, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 peserta ini melibatkan 150 penyandang disabilitas yang turut […]

  • Alasan Kenapa SATU University Layak Jadi Pilihan Kuliahmu

    Alasan Kenapa SATU University Layak Jadi Pilihan Kuliahmu

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Setiap tahunnya secara rutin ribuan lulusan siswa SMA dan SMK sederajat akan mencari kampus untuk melanjutkan pendidikannya. Namun dengan banyaknya pilihan, memastikan kampus yang benar-benar sesuai dengan harapan untuk mendukung masa depan adalah sesuatu yang sulit. Pasalnya, memilih kampus tak sekedar memilih akreditasi dan jurusan, ada berbagai aspek lain yang juga penting untuk dipertimbangkan. Dan […]

  • KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

    KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 20 Maret 2026 – KAI Daop 2 Bandung kembali mengingatkan kepada seluruh pelanggan kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta. Imbauan ini menjadi penting terutama pada masa Angkutan Lebaran 2026 yang ditandai dengan tingginya mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. Di wilayah Daop 2 […]

expand_less