Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Memilih Pelembap Bayi untuk Cuaca Tropis: Kenapa Tekstur Menentukan Kenyamanan

Memilih Pelembap Bayi untuk Cuaca Tropis: Kenapa Tekstur Menentukan Kenyamanan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Di cuaca panas dan lembap, pipi bayi mudah tampak kemerahan — terutama di area yang sering berkeringat. Naluri orang tua biasanya langsung mengoleskan pelembap. Tetapi jenis tekstur yang dipilih ternyata sangat menentukan kenyamanan bayi.

Mari bandingkan dua tekstur. Pelembap yang terlalu kaya dan berat cenderung terasa lengket di cuaca panas, lambat meresap, dan bisa membuat kulit terasa “tertutup” sehingga bayi makin gerah saat berkeringat. Sebaliknya, pelembap dengan tekstur ringan yang cepat meresap terasa lebih sejuk dan nyaman untuk pemakaian harian di iklim tropis.

CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream dirancang untuk kebutuhan ini. Teksturnya smoothie-to-water: awalnya terasa seperti krim lembut, lalu “meleleh” menjadi ringan dan meresap tanpa rasa lengket. Sensasi sejuknya berasal dari tekstur itu sendiri (physical cooling), bukan dari bahan pendingin sintetis. Kandungan Centella Asiatica membantu menenangkan kemerahan dan mendukung skin barrier, dipadu Squalane, Sodium Hyaluronate, dan Panthenol (Vitamin B5) untuk menjaga kelembapan. Formulanya bebas alkohol, pewangi sintetis, mineral oil, silicone oil, dan paraben. Kemasannya airless pump, sehingga relatif lebih higienis karena isi produk tidak banyak terpapar udara dan tangan.

Untuk kulit bayi yang mudah memerah karena panas, kombinasi tekstur ringan + bahan menenangkan lebih masuk akal dibanding pelembap berat yang justru menahan panas.

Beberapa langkah sederhana di rumah: jaga suhu ruangan tetap sejuk, bersihkan kulit dengan lembut, dan oleskan pelembap tipis pada area yang mudah kemerahan. Hindari produk dengan pewangi kuat dan alkohol saat kulit sedang sensitif.

Perlu ditegaskan, pelembap membantu melembapkan dan menenangkan kulit, bukan mengobati kondisi medis. Jika kemerahan meluas, bertahan lama, atau disertai demam, sebaiknya periksakan ke dokter anak. CoveBaby Arctic Snow-Melt Face Cream (50 g, BPOM NA18260103424) ditujukan untuk bayi 0+ dan tersedia di situs resmi covebabycare.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Masuk Jawaban AI? Ini Risiko Baru bagi Brand

    Tak Masuk Jawaban AI? Ini Risiko Baru bagi Brand

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Banyak perusahaan merasa telah hadir secara digital. Website aktif, konten rutin diproduksi, media sosial terkelola, dan strategi SEO dijalankan selama bertahun-tahun. Namun, lanskap pencarian informasi kini berubah. Brand bisa saja hadir secara online, tetapi tidak muncul dalam jawaban yang disusun oleh kecerdasan buatan (AI). Perubahan ini bukan sekadar tren teknologi. Data dari Pew Research Center […]

  • OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana,  Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

    OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Oktober 2026 – OSL Indonesia kembali memperluas pilihan partisipasi aset digital melalui peluncuran program Launchpool terbaru yang menghadirkan Solana (SOL) sebagai aset reward. Melalui program ini, pengguna dapat mengalokasikan USDGO ke dalam pool yang tersedia untuk memperoleh reward SOL, dengan total reward pool senilai Rp100 juta dalam bentuk SOL. Peluncuran OSL Launchpool Solana […]

  • Setelah Masa Pemeliharaan Habis, Siapa yang Rawat Gedung Anda?

    Setelah Masa Pemeliharaan Habis, Siapa yang Rawat Gedung Anda?

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Setelah masa pemeliharaan berakhir, gedung membutuhkan perawatan rutin agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi masalah besar yang memerlukan biaya tinggi. Pengelola gedung perlu menyiapkan anggaran, jadwal servis, dan penanggung jawab perawatan sejak serah terima bangunan. Masa pemeliharaan berakhir, kontraktor menyerahkan dokumen terakhir, dan hubungan kerja pun selesai. Selama setahun pertama semuanya terasa baik-baik saja. Lalu […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta — Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Kantor Pusat PT KPBN Jakarta pada 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada para penerima manfaat yang bekerja di lingkungan PT KPBN sebagai bentuk kepedulian serta […]

  • BRI BO Otista Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

    BRI BO Otista Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperkuat implementasi budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari, BRI Branch Office (BO) Otista menyelenggarakan BRILiaN Culture Festival (BCF) yang dilaksanakan di Bandung dan diikuti oleh seluruh pekerja BO Otista. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kegembiraan. BRILiaN Culture Festival menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk mempererat hubungan antarpersonal, membangun engagement, sekaligus menumbuhkan […]

  • Harga Emas Gagal Tembus 4.464, Akankah XAUUSD Jatuh ke 4.396?

    Harga Emas Gagal Tembus 4.464, Akankah XAUUSD Jatuh ke 4.396?

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (1/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan emas pada time frame H4 belum menunjukkan kekuatan yang cukup untuk melanjutkan penguatan. Harga belum berhasil ditutup di atas resistance 4.464 dan justru membentuk swing high baru. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa tekanan jual […]

expand_less