Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Bogor, (17/9) – Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung ketahanan lingkungan dan energi nasional.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan implementasi kebijakan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah melalui penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, dan penguatan sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk menghentikan bertambahnya timbulan sampah baru, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menyeluruh untuk menangani persoalan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi ini. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli Hasan, pendekatan tersebut penting karena pembangunan fasilitas pengolahan sampah tidak cukup hanya menghentikan bertambahnya timbunan baru. Pemerintah juga harus menyelesaikan “warisan sampah” yang telah menumpuk selama bertahun-tahun dan menjadi persoalan lingkungan yang membahayakan masyarakat sekitar.

Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa PSEL Bogor Raya 1 dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah baru per hari yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas sekitar 20–30 MW, dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah nasional sekaligus mendukung penyediaan energi yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer (CIO) PT Danantara Investment Management (DIM), Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa proses pengembangan PSEL Bogor Raya 1 telah melalui sejumlah tahapan sejak awal 2026. Tahapan tersebut dimulai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) pada Maret 2026, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026. Pada Mei 2026, proyek tersebut ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, proyek memasuki tahapan penting melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL).

“Hal ini menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pengolahan sampah terintegrasi di Indonesia yang dilanjutkan di Bogor Raya setelah kita melaksanakannya di Kota Bekasi dan Denpasar Raya dalam dua bulan terakhir,” tegasnya.

Pandu Patria Sjahrir menambahkan bahwa dalam proses seleksi dan pengembangan proyek, PT Danantara Investment Management (DIM) melibatkan tenaga ahli dan lembaga profesional dari berbagai bidang.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut terlibat dalam tahap persiapan melalui pelaksanaan Waste Analysis & Characterization (WAC) dan Land Investigation. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran teknis mengenai kondisi dan kesiapan lokasi serta karakteristik sampah yang akan menjadi bahan baku fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menjelaskan bahwa WAC bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis proyek, khususnya terkait kuantitas, kualitas, dan karakteristik sampah yang akan digunakan sebagai bahan baku (feedstock) fasilitas PSEL.

“Karakteristik sampah menentukan keberhasilan proses pengolahan menjadi energi. Melalui kajian tersebut, dapat diketahui komposisi sampah, nilai kalor, kadar tanah, kandungan logam, kadar air, dan parameter teknis lainnya yang menjadi dasar dalam perancangan serta pengoperasian fasilitas. Dengan data yang tepat, risiko operasional dapat diminimalkan dan kinerja fasilitas dapat lebih optimal,” jelasnya.

Sandry Pasambuna menambahkan bahwa Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah di Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah berupa energi. Dalam kapasitasnya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) secara konsisten mendukung pengembangan fasilitas PSEL melalui penyediaan data teknis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas.

“Hingga saat ini, SUCOFINDO telah melaksanakan pengujian di tujuh lokasi pengembangan PSEL, yakni Bali, Bekasi, Medan, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, dan Bogor. Melalui pengujian dan analisis yang komprehensif, kami membantu menyediakan data yang akurat terkait karakteristik sampah sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas,” tambahnya.

Acara groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri, Walikota Bogor, Bupati Bogor, serta para pemangku kepentingan dari kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung agenda pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan, transisi energi, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi Drone Otomatis DJI Dock 3 Perkuat Sistem Keamanan Aset Industri

    Teknologi Drone Otomatis DJI Dock 3 Perkuat Sistem Keamanan Aset Industri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pengamanan aset industri menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Area operasional yang mencapai ribuan hektare, infrastruktur kritikal, serta lokasi dengan risiko tinggi membutuhkan sistem pengawasan yang konsisten, responsif, dan terdokumentasi tanpa mengganggu aktivitas operasional. Sistem drone otomatis DJI Dock 3 hadir sebagai solusi keamanan berbasis patroli udara terjadwal. Mengusung konsep drone-in-a-box, unit ini beroperasi dari stasiun […]

  • Bantu Warga Terdampak Karhutla, PT PSL Salurkan 94000 Liter Air Bersih dan  Alat Kesehatan di Mempawah

    Bantu Warga Terdampak Karhutla, PT PSL Salurkan 94000 Liter Air Bersih dan Alat Kesehatan di Mempawah

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Oktober 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) menyalurkan bantuan air bersih, masker dan alat kesehatan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu menjaga akses kebutuhan dasar masyarakat serta mengurangi dampak kesehatan akibat kabut asap selama periode Karhutla. Dukungan tersebut merupakan […]

  • Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda, VRITIMES Berpartisipasi di JCI Indonesia National Convention 2026

    Perkuat Visibilitas Pemimpin Muda, VRITIMES Berpartisipasi di JCI Indonesia National Convention 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Oktober 2026 — Berakhirnya gelaran tahunan JCI Indonesia National Convention (NatCon) 2026 yang berlangsung pada 1–2 Oktober 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue menjadi momentum penting bagi penguatan kepemimpinan muda dan ekosistem wirausaha nasional. Mengusung semangat “Believing is Achieving”, ajang yang menghimpun para wirausahawan, profesional, dan pemangku perubahan dari berbagai daerah di Indonesia […]

  • Sehari Setelah Hadir di Indonesia, Sanct Rilis Episode 5: Anak Rantau Pulang Diam-Diam di Hari Ulang Tahun Papa

    Sehari Setelah Hadir di Indonesia, Sanct Rilis Episode 5: Anak Rantau Pulang Diam-Diam di Hari Ulang Tahun Papa

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 5 dari seri film pendeknya di YouTube pada Kamis (1/10) pukul 16.00 WIB, sehari setelah aplikasinya hadir di App Store Indonesia pada Rabu (30/9). Film berjudul “Welcome home.” itu berlatar 1 Oktober, hari yang sama dengan hari tayangnya: […]

  • Keberlanjutan Jadi Strategi Utama Waringin Megah dalam Mitigasi Risiko Proyek Konstruksi

    Keberlanjutan Jadi Strategi Utama Waringin Megah dalam Mitigasi Risiko Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Waringin Megah General Contractor terus memperkuat sistem kerja berkelanjutan melalui penerapan standar internasional, pengelolaan risiko yang terarah, serta pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis prosedur. Di tengah dinamika industri konstruksi yang penuh tantangan, keberlanjutan bukan lagi sekadar komitmen, melainkan strategi utama dalam menjaga kualitas, keselamatan kerja, serta keberlangsungan proyek. Waringin Megah General Contractor terus memperkuat […]

  • Memastikan Penanda Tangan Benar Orangnya lewat e-KYC ezSign

    Memastikan Penanda Tangan Benar Orangnya lewat e-KYC ezSign

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    e-KYC ezSign membantu memastikan identitas penanda tangan sesuai dengan orang yang sebenarnya. Pemeriksaan ini penting untuk mencegah pemalsuan identitas, tanda tangan oleh pihak tidak berwenang, dan risiko kerugian bagi perusahaan. Dokumen kembali dengan tanda tangan lengkap, prosesnya cepat, semuanya tampak beres. Pertanyaan yang jarang diajukan justru paling mendasar: benarkah yang meneken orang yang dimaksud. Di […]

expand_less