Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

Menteri PPN/Bappenas: PTPN I (Persero) Subholding Perkebunan Nusantara Domain Ketahanan Pangan dan Energi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, menyatakan PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memiliki domain strategis dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Rachmat Pambudy saat memberikan sambutan pada penandatanganan nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao antara PTPN I (Persero) dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Rachmat Pambudy mengatakan, tiga program swasembada yang tengah diakselerasi pemerintah, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air, memiliki keterkaitan langsung dengan sektor agro yang dijalankan PTPN I (Persero). Menurutnya, peran PTPN I dalam mendukung pencapaian target tersebut sangat besar.

“Kita tahu, Bapak Presiden mencanangkan swasembada, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air. Ketiga-tiganya ada di PTPN I. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas mendukung PTPN I dalam menjalankan program swasembada tersebut. Rencana kerja sama yang ditanda tangani hari ini, adalah program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao,” kata Rachmat.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PTPN I (Persero), Teddy Yunirman Danas, dan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Komisaris Independen PTPN I (Persero), Sutan Adil Hendra.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pondasi industri perkebunan nasional yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global guna meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

Dalam sambutannya, Teddy Yunirman Danas menegaskan bahwa masa depan perkebunan Indonesia tidak dapat lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah.

“PTPN I (Persero) telah menyusun roadmap hilirisasi hingga tahun 2029 untuk menciptakan ekosistem industri hulu-hilir yang mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi ini dirancang untuk memastikan setiap komoditas memberikan kontribusi maksimal terhadap ekonomi nasional melalui pembangunan industri pengolahan yang massif,” kata Teddy.

Khusus untuk komoditas kelapa, lanjut Teddy, PTPN I (Persero) memproyeksikannya sebagai future commodity dengan target pengembangan kawasan hingga 50 ribu hektare yang akan didukung enam unit pabrik pengolahan di berbagai wilayah potensial di Indonesia.

Sementara itu, untuk komoditas kopi, PTPN I (Persero) menyiapkan pengembangan lahan seluas 12 ribu hektare dengan tujuh fasilitas pengolahan yang akan memproduksi kopi premium dengan sistem ketertelusuran (traceability) dan standar keberlanjutan yang kuat untuk pasar internasional.

Adapun komoditas kakao diproyeksikan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri cokelat dunia melalui pengembangan area seluas lima ribu hektare yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan.

Teddy menegaskan, seluruh rencana pengembangan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, turut menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi riset dan inovasi dalam penerapan praktik pertanian yang baik (Good Agriculture Practices).

Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri kelapa, kopi, dan kakao dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Membagi Tabungan Berdasarkan Tujuan Keuangan agar Lebih Mudah Tercapai

    Cara Membagi Tabungan Berdasarkan Tujuan Keuangan agar Lebih Mudah Tercapai

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Memiliki tabungan memang penting, tetapi membagi tabungan berdasarkan tujuan keuangan dapat membantu mengelola uang dengan lebih terarah. Dengan cara ini, setiap dana memiliki fungsi yang jelas sehingga tidak mudah tercampur dengan kebutuhan lain. Masih banyak orang yang menyimpan seluruh tabungan dalam satu rekening. Akibatnya, dana untuk liburan, dana darurat, hingga rencana membeli kendaraan bercampur menjadi […]

  • Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

    Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA — Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Sebagian besar sampah yang dihasilkan setiap hari belum terkelola dengan baik, memicu berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan. Di tengah situasi itu, inisiatif warga di Desa Kuala Tanjung, Sumatera Utara, menunjukkan bahwa sampah juga bisa menjadi sumber manfaat ekonomi. Adalah Didi Saputra (41), yang akrab disapa […]

  • Toncoin ($TON) Meroket Hingga 108% di Bittime,  Dominasi Telegram Dorong Lonjakan Harga Signifikan

    Toncoin ($TON) Meroket Hingga 108% di Bittime, Dominasi Telegram Dorong Lonjakan Harga Signifikan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Mei 2026 – Perkembangan terbaru dalam ekosistem blockchain menunjukkan bahwa Toncoin ($TON) mengalami penguatan nilai yang sangat signifikan seiring dengan langkah strategis yang diambil oleh Telegram. Bertepatan dengan ini, Bittime mencatatkan lonjakan harga hingga 108% terhadap $TON dalam seminggu terakhir. Sebelumnya, berdasarkan artikel yang dilansir dari laporan CoinDesk, kenaikan harga ini dipicu oleh […]

  • BRI Finance Sambangi Jayapura Lewat BRI Consumer Expo 2026 dengan Beragam Penawaran Pembiayaan

    BRI Finance Sambangi Jayapura Lewat BRI Consumer Expo 2026 dengan Beragam Penawaran Pembiayaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jayapura, 12 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut berpartisipasi dalam gelaran BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung pada 12–13 Juni 2026 di Mall Jayapura Lantai 1. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian expo konsumer yang diselenggarakan oleh BRI untuk menghadirkan solusi finansial terpadu bagi masyarakat, mulai dari kebutuhan hunian, kendaraan, hingga […]

  • Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

    Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Banyak orang menganggap keputusan belanja terjadi karena adanya kebutuhan. Namun dalam praktiknya, keputusan membeli suatu produk sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang bersifat emosional maupun sosial. Tidak jarang seseorang membeli barang yang sebelumnya tidak ada dalam daftar kebutuhan hanya karena merasa tertarik, penasaran, atau khawatir kehabisan kesempatan. Kondisi ini semakin mudah terjadi di […]

  • Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat,  BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    Seiring Laju Ekonomi Daerah Meningkat, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sukabumi, 6 Februari 2026 – Sukabumi menunjukkan akselerasi pembangunan ekonomi yang semakin solid dalam beberapa tahun terakhir. Performa ini tidak terlepas dari karakter sosial masyarakat yang menjunjung kebersamaan dan kearifan lokal, nilai yang berakar sejak masa Kerajaan Pajajaran dan terus hidup dalam tradisi seperti seren taun dan budaya ngaliwet, yang menjadi modal sosial penting dalam […]

expand_less