Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berperan sebagai perpanjangan tangan negara dalam pengelolaan sumber daya alam mineral guna mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memperkuat tata kelola sektor pertambangan nasional.

Peran tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3), yang menegaskan bahwa kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa potensi ekonomi sektor pertambangan Indonesia sangat besar, dan dapat terus diperkuat pesanya guna memperkuat kontribusi penerimaan negara.

Sebagai perusahaan, MIND ID terus memperkuat perannya dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral nasional melalui penguatan produksi, hilirisasi, perbaikan tata kelola, dan pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi.

“Optimalisasi penerimaan negara akan semakin optimal melalui pengelolaan sumber daya alam yang dikelola langsung melalui entitas milik Negara. Dengan dukungan kebijakan dari seluruh pemangku kepentingan, MIND ID berkomitmen terus memperkuat kontribusi bagi negara melalui pengelolaan sumber daya mineral yang semakin terintegrasi, penguatan hilirisasi, dan pengembangan industri bernilai tambah,” jelasnya dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI.

Adapun, berdasarkan laporan Keberlanjutan perseroan tahun 2025, MIND ID mampu mencatat Generated Economic Value sebesar Rp185,16 triliun, dengan Distributed Economic Value sebesar Rp180,30 triliun, yang menunjukkan besarnya aliran manfaat ekonomi yang disalurkan kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk negara, mitra kerja, dan masyarakat.
Kontribusi kepada negara juga tercermin dari total pembayaran kewajiban pemerintah yang mencapai Rp32,82 triliun, yang terdiri dari dividen, pajak, dan kewajiban lainnya.
Lebih lanjut, Maroef menekankan bahwa masih terdapat ruang yang besar untuk memperkuat kontribusi MIND ID dalam pengelolaan komoditas strategis nasional.

Karena itu, Grup MIND ID terus memperbesar kapasitas produksi sekaligus mempercepat pengembangan proyek-proyek hilirisasi yang menjadi fondasi penciptaan nilai tambah nasional.
Grup MIND ID mengembangkan berbagai proyek strategis, mulai dari ekosistem bauksit-alumina-aluminium terintegrasi, pemurnian dan pencetakan emas logam mulia, hingga ekosistem baterai kendaraan listrik.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai tambah domestik, memperluas basis industri nasional, dan semakin meningkatkan kontribusi ekonomi bagi negara.
Selain berkontribusi melalui penerimaan negara, Grup MIND ID juga menjalankan fungsi strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional. Bukit Asam, sebagai anggota Grup MIND ID secara konsisten memenuhi bahkan melampaui kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), sehingga memastikan pasokan batu bara bagi kebutuhan pembangkit listrik nasional tetap terjaga.

Peran tersebut menunjukkan bahwa MIND ID tidak hanya berkontribusi melalui penerimaan negara, tetapi juga menjalankan mandat strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memastikan masyarakat memperoleh akses listrik yang andal dan terjangkau.
Maroef menegaskan bahwa MIND ID memiliki kesiapan dari sisi sumber daya manusia, teknologi, pengalaman operasional, serta jaringan industri untuk memperkuat pengelolaan sumber daya alam nasional.
Karena itu, penguatan peran BUMN di sektor mineral tidak semata ditujukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, melainkan untuk memastikan lebih banyak nilai tambah, lapangan kerja, penguasaan teknologi, dan penerimaan negara dapat tercipta di dalam negeri.

“Kami siap menjalankan mandat yang lebih besar dalam pengelolaan sumber daya alam nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, DPR, dan MIND ID, kami meyakini kekayaan mineral Indonesia dapat menjadi fondasi yang semakin kuat bagi memperkuat kedaulatan ekonomi dan kemakmuran rakyat,” jelas Maroef.

Dalam kesimpulan rapat, Komisi XII DPR RI menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya yang dijalankan MIND ID dan seluruh anggota grup untuk memperkuat tata kelola pertambangan nasional, mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah, serta mengoptimalkan manfaat sumber daya alam bagi negara.
Komisi XII DPR RI juga mendukung MIND ID untuk memperoleh kepastian penerapan Domestic Market Obligation (DMO), serta memperkuat tata niaga komoditas strategis seperti emas agar semakin transparan, berkeadilan, dan mampu meningkatkan penerimaan negara.

Dukungan ini menjadi fondasi penting bagi MIND ID untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan produksi, pengembangan industri hilir, penguatan tata kelola, serta optimalisasi pengelolaan sumber daya mineral nasional.
Anggota Komisi XII DPR RI Yulian Gunhar menegaskan bahwa pembentukan MIND ID sejak awal diarahkan untuk mengubah pengelolaan mineral dari sekadar aktivitas ekstraksi menjadi kekuatan industri nasional yang mampu menciptakan nilai tambah bagi Indonesia.

“Bahwa negara menguasai sumber daya alam, diolah sendiri, menjadi industri, menciptakan nilai tambah, sampai tujuannya adalah kemakmuran rakyat,” kata Gunhar.

Menurut Gunhar, MIND ID memiliki peran strategis sebagai instrumen negara untuk memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi berkembang menjadi fondasi industrialisasi, penciptaan nilai tambah, dan kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandhan Melampaui Batas: Apa yang Harus Indonesia dan India Bangun Bersama Selanjutnya?

    Bandhan Melampaui Batas: Apa yang Harus Indonesia dan India Bangun Bersama Selanjutnya?

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta — Jauh sebelum rantai pasok menghubungkan pabrik-pabrik kita dan investasi mempererat hubungan ekonomi kedua negara, Samudra Hindia telah membawa sesuatu yang jauh lebih berharga antara Indonesia dan India, yaitu kepercayaan. Kapal-kapal dagang yang memanfaatkan angin muson memang mengangkut rempah-rempah, tekstil, dan berbagai kisah peradaban, tetapi pada saat yang sama juga membawa sebuah gagasan yang mampu bertahan […]

  • Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

    Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta (17/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik dalam mengantisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek usai libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, […]

  • DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DJI EV50 adalah drone kargo eVTOL pertama DJI, menggabungkan lepas landas vertikal dan efisiensi sayap tetap dalam satu platform. Dengan payload 50 kg dan jangkauan 150 km, EV50 dibangun untuk pengiriman jarak jauh ke lokasi tanpa landasan. Kemampuannya sudah dibuktikan pada ekspedisi ilmiah di ketinggian 8.861 meter di kawasan Everest. Logistik ke lokasi terpencil di […]

  • KAI Bandara Dorong Peningkatan SDM Melalui Pembekalan Persiapan Karier Mahasiswa UAJY

    KAI Bandara Dorong Peningkatan SDM Melalui Pembekalan Persiapan Karier Mahasiswa UAJY

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KAI Bandara berpartisipasi dalam kegiatan Pembekalan Persiapan Karier: Level Up Your Future Career yang diselenggarakan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kegiatan ini ditujukan bagi calon wisudawan Periode II Tahun Akademik 2025/2026 serta penerima beasiswa angkatan 2024, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja profesional. Acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Bonaventura Kampus […]

  • Gubernur Sulut dan Menteri ESDM Bahas Listrik 24 Jam dan Tambang Rakyat

    Gubernur Sulut dan Menteri ESDM Bahas Listrik 24 Jam dan Tambang Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, Reputasi Plus — Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (4/11/2025). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari program “Merdeka dari Kegelapan” yang sebelumnya digelar di Langowan. Pertemuan membahas dua isu utama, yakni memperluas penerangan listrik di wilayah kepulauan […]

  • Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketergantungan Indonesia terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG) kembali mendorong pemerintah mempercepat pengembangan dimethyl ether (DME) sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta ton per tahun, sementara sekitar 75% kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor LPG Indonesia pada […]

expand_less