Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Naniura, “Sashimi Nusantara” Warisan Sakral dari Tanah Batak

Naniura, “Sashimi Nusantara” Warisan Sakral dari Tanah Batak

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Di tengah kekayaan kuliner tradisional Indonesia, Naniura hadir sebagai salah satu hidangan paling unik dan bersejarah dari Tanah Batak, Sumatra Utara. Kuliner khas Batak Toba ini kerap dijuluki sebagai “sashimi Nusantara” karena menggunakan ikan mentah yang dimatangkan tanpa api, melainkan melalui proses marinasi menggunakan air jeruk dan rempah-rempah khas. 

Sekilas, Naniura mungkin mengingatkan banyak orang pada sashimi atau ceviche. Namun di balik tampilannya yang sederhana, hidangan ini menyimpan sejarah panjang, tradisi sakral, serta racikan rempah khas pegunungan Batak yang tidak ditemukan di tempat lain. 

Hidangan Sakral Para Raja Batak

Dalam sejarah masyarakat Batak Toba, Naniura atau Dekke Naniura bukanlah makanan sehari-hari. Pada masa kerajaan di wilayah Tapanuli, hidangan ini hanya disajikan untuk para Raja Batak dan tamu kehormatan dalam acara-acara penting.

Karena dianggap sakral dan istimewa, proses pembuatannya tidak boleh dilakukan sembarang orang. Hanya juru masak kerajaan yang dikenal sebagai pande na niura yang dipercaya meracik hidangan tersebut. Mereka memiliki pengetahuan khusus mengenai teknik marinasi, pemilihan ikan, hingga keseimbangan rempah agar menghasilkan rasa yang sempurna.

Lebih dari sekadar makanan, Naniura menjadi simbol penghormatan, status sosial, dan bentuk penghargaan tertinggi kepada tamu yang datang.

Dimatangkan oleh Jeruk dan Rempah

Keunikan utama Naniura terletak pada teknik pengolahannya. Dalam bahasa Batak, istilah “Naniura” merujuk pada ikan yang tidak dimasak menggunakan api.

Alih-alih dibakar atau direbus, ikan segar dimatangkan secara alami melalui rendaman air jeruk khas Batak seperti ute jungga, kemudian dicampur dengan berbagai rempah tradisional. Proses marinasi ini perlahan mengubah tekstur daging ikan menjadi lebih lembut sekaligus menghilangkan aroma amis.

Hasil akhirnya menghadirkan tekstur ikan yang lembut dan segar dengan rasa rempah yang tajam, kompleks, dan hangat di lidah.

Teknik tersebut menjadikan Naniura sebagai salah satu contoh kearifan kuliner Nusantara yang telah mengenal metode “memasak secara kimiawi” jauh sebelum istilah modern populer di dunia gastronomi.

Dari Ikan Ihan hingga Ikan Mas

Pada masa lalu, Naniura dibuat menggunakan ikan Ihan, spesies ikan endemik yang hidup di Danau Toba dan dianggap istimewa oleh masyarakat Batak. Namun karena keberadaannya kini semakin langka, penggunaan ikan Ihan perlahan digantikan oleh ikan mas yang lebih mudah ditemukan.

Pemilihan ikan mas bukan tanpa alasan. Tekstur dagingnya dinilai cukup padat dan cocok menyerap bumbu selama proses marinasi berlangsung.

Meski bahan utamanya berubah, nilai tradisi dan teknik pengolahannya tetap dipertahankan dari generasi ke generasi.

Andaliman, Rempah Khas yang Menjadi Identitas

Tidak lengkap membahas Naniura tanpa menyebut andaliman, rempah khas Batak yang sering dijuluki sebagai “merica Batak”.

Andaliman memberikan sensasi pedas, getir, dan sedikit kebas di ujung lidah yang langsung membedakan Naniura dari hidangan ikan mentah lainnya. Aroma citrus yang segar dari andaliman berpadu dengan kecombrang, kunyit, bawang, kemiri, serta cabai, menciptakan lapisan rasa yang kaya dan khas.

Perpaduan rempah tersebut membuat setiap suapan Naniura menghadirkan rasa segar, tajam, sekaligus hangat secara bersamaan.

Tetap Hidup dalam Tradisi Batak Modern

Meski dahulu hanya hadir di lingkungan kerajaan, kini Naniura telah menjadi bagian penting dalam berbagai tradisi dan perayaan masyarakat Batak. Hidangan ini kerap disajikan dalam upacara adat, pesta pernikahan, hingga tradisi Bona Taon sebagai simbol syukur dan kebersamaan keluarga.

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas Naniura juga semakin meningkat seiring tumbuhnya minat masyarakat terhadap kuliner autentik Nusantara. Berbagai restoran khas Batak mulai menghadirkan Naniura sebagai menu unggulan yang memperkenalkan kekayaan rasa Sumatra Utara kepada generasi modern.

“Naniura perlu diperkenalkan tidak hanya masyarakat Indonesia, namun juga ke mancanegara”, ujar I Ketut Gunarta General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir. Ia juga menyampaikan bahwa Marianna Resort berencana segera menghadirkan menu baru ini sebagai bentuk pelestraian budaya dan memperkenalkan Naniura kepada wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di balik teknik pengolahannya yang unik dan cita rasa rempah yang kuat, Naniura bukan hanya tentang ikan mentah. Hidangan ini adalah jejak panjang budaya Batak yang terus hidup, diwariskan, dan dinikmati lintas generasi sebagai bagian dari identitas kuliner Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Komitmen Pelayanan Nasabah, BRI Life Hadirkan Wajah Baru Kantor Layanan di Denpasar

    Perkuat Komitmen Pelayanan Nasabah, BRI Life Hadirkan Wajah Baru Kantor Layanan di Denpasar

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Asuransi BRI Life secara resmi meresmikan wajah baru kantor layanan Denpasar yang berlokasi di Jl. Setia Budi No.12, Kelurahan Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Revitalisasi kantor layanan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman, modern dan optimal bagi nasabah khususnya di wilayah […]

  • Topotels Hotels & Resorts Hadirkan Kepemimpinan Baru dan Struktur Corporate Terintegrasi untuk Mendorong Transformasi Industri Hospitality Indonesia

    Topotels Hotels & Resorts Hadirkan Kepemimpinan Baru dan Struktur Corporate Terintegrasi untuk Mendorong Transformasi Industri Hospitality Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dipimpin COO Willy Suderes dan CFO Andri Sunarsa, Topotels memperkuat sinergi Business Development, Sales & Marketing, Revenue and Technical Support, HR, IT, Room Division, Food & Beverage, dan Finance guna menghadirkan solusi manajemen hotel berstandar global bagi pemilik properti dan investor.   Jakarta, Indonesia — Topotels Hotels & Resorts mengumumkan penguatan struktur kepemimpinan corporate sebagai […]

  • Dubes India Kunjungi Ketua MPR RI, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-India

    Dubes India Kunjungi Ketua MPR RI, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-India

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta  — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kediaman Dinas Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral yang selama ini telah berkembang dalam berbagai bidang strategis. Didampingi Wakil Duta Besar India untuk Indonesia, […]

  • TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

    TSLA Kembali Unjuk Taring, Harga Naik Tapi Permintaan Tetap Kuat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Tesla kembali menjadi sorotan pasar setelah resmi menaikkan harga kendaraan listrik Model Y di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Langkah ini dinilai sebagai sinyal penting bahwa permintaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) mulai menunjukkan pemulihan, khususnya pada segmen premium. Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut menaikkan harga beberapa varian […]

  • Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Aceh Utara, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat peran Branch Lhokseumawe atau yang biasa dikenal Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai gerbang perdagangan internasional melalui layanan pengapalan komoditas unggulan Aceh. Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, pelabuhan ini melayani pengiriman […]

  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Agustus 2026 – Di tengah meningkatnya tuntutan dunia terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak lagi dipandang sebagai pelengkap strategi perusahaan, melainkan menjadi indikator penting dalam membangun daya saing, mengelola risiko, dan menarik investasi jangka panjang. Untuk mendorong transformasi tersebut, Yayasan KEHATI kembali menyelenggarakan ESG Award 2026 […]

expand_less