Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » NFP Jadi Penentu Harga Emas, Dupoin Futures Pantau Level 4.236

NFP Jadi Penentu Harga Emas, Dupoin Futures Pantau Level 4.236

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Harga emas masih menghadapi tekanan menjelang perdagangan pekan depan setelah XAUUSD mengalami pelemahan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren bearish pada timeframe H4 masih cukup signifikan. Dupoin Futures melihat peluang pelemahan masih terbuka apabila harga gagal membentuk pemulihan yang kuat dan kembali mendapatkan rejection di area Fibonacci 61,8%.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa area Fibonacci 61,8% di level 4.236 dapat menjadi zona penting untuk mengamati potensi pergerakan harga emas pekan depan. Dalam analisis Dupoin Futures, level tersebut sekaligus merupakan area Golden Ratio yang berpotensi menjadi resistance dalam skenario koreksi. Apabila harga emas naik menuju 4.236 kemudian kembali mengalami rejection, Dupoin Futures melihat peluang XAUUSD melanjutkan tren bearish menuju support terdekat di 4.110.

Dengan struktur tersebut, Dupoin Futures menilai area 4.236 menjadi level yang perlu dicermati apabila terjadi rebound pada awal pekan. Rejection di area tersebut dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi kelanjutan tekanan jual. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus dan mempertahankan pergerakan di atas 4.236, skenario bearish yang disampaikan Dupoin Futures perlu dievaluasi kembali karena momentum pemulihan dapat menjadi lebih kuat.

Dari sisi fundamental, pasar emas pekan depan akan sangat dipengaruhi oleh data tenaga kerja Amerika Serikat, terutama Nonfarm Payrolls atau NFP. Data ketenagakerjaan menjadi penting karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve dan pergerakan dolar AS serta Treasury yield.

Menurut Dupoin Futures, NFP yang menunjukkan perlambatan pasar tenaga kerja berpotensi memberikan ruang bagi emas untuk mengalami recovery. Apabila pertumbuhan lapangan kerja berada di bawah ekspektasi dan disertai kenaikan unemployment rate atau perlambatan pertumbuhan upah, tekanan terhadap dolar AS dan yield Treasury berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat menjadi katalis positif bagi XAUUSD.

Namun, Dupoin Futures juga mencermati bahwa kondisi pasar saat ini masih menjadi tantangan bagi emas. Reuters melaporkan harga emas turun sekitar 0,6% menjadi US$4.154,78 per troy ounce pada Jumat dan berada di jalur penurunan lebih dari 3% sepanjang pekan. Penguatan dolar AS dan kenaikan Treasury yield menjadi faktor utama yang menekan emas menjelang data payrolls.

Yield Treasury 10 tahun bahkan sempat mencapai 5,344%, level tertinggi sejak 2002, sebelum turun kembali ke sekitar 5,25%. Pada saat yang sama, indeks dolar AS berada di sekitar 102 dan mencapai level tertinggi dalam 17 bulan. Bagi Dupoin Futures, kombinasi yield tinggi dan dolar yang kuat menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena keduanya dapat membatasi ruang penguatan emas.

Karena itu, Dupoin Futures melihat data NFP sebagai salah satu katalis utama untuk menentukan apakah emas mampu melakukan recovery atau kembali melanjutkan tren bearish. NFP yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar dan yield sehingga menambah tekanan terhadap XAUUSD. Sebaliknya, data tenaga kerja yang lebih lemah dapat membuka ruang bagi penurunan yield dan rebound emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai struktur H4 masih menunjukkan tren bearish yang dominan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pekan depan berpotensi melakukan koreksi terlebih dahulu menuju area 4.236. Apabila terjadi rejection di level Fibonacci 61,8% tersebut, XAUUSD berpotensi kembali bergerak turun menuju support 4.110.

Dengan demikian, prediksi harga emas pekan depan menurut Dupoin Futures masih mengarah pada potensi pelemahan dengan area 4.236 sebagai zona penting untuk mengamati rejection dan 4.110 sebagai support yang perlu diperhatikan. Pergerakan dolar AS, Treasury yield, serta hasil NFP akan menjadi faktor utama yang dapat menentukan kelanjutan tren XAUUSD.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

    Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 30 Maret 2026 – Layanan Kereta Api Bandara di wilayah Yogyakarta mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik selama periode Angkutan Lebaran 2026. Pada tanggal 29 Maret 2026, jumlah pengguna KA Bandara mencapai hingga 12 ribu penumpang, menjadikannya sebagai puncak arus balik di wilayah Yogyakarta. Dari total tersebut, pengguna layanan YIA PSO tercatat […]

  • Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi

    Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri. Banda Aceh 21 Mei 2026 – Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan “Technical Workshop Agentic AI” secara hybrid, dihadiri oleh 70 peserta […]

  • Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas

    Harga Bitcoin Menguat di Tengah Gejolak Geopolitik, Pasar Cari Alternatif Selain Emas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Maret 2026 – Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik sekitar 3,18% dalam 24 jam terakhir ke level $73.905 atau sekitar Rp1,25 miliar pada Senin (16/3), mengungguli sebagian besar aset di pasar global yang cenderung berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kenaikan ini juga menunjukkan korelasi yang semakin kuat […]

  • Jaga Kualitas Jalan dan Keselamatan Pengguna, JMTM Laksanakan Preservasi di Sejumlah Titik Tol Jakarta–Cikampek

    Jaga Kualitas Jalan dan Keselamatan Pengguna, JMTM Laksanakan Preservasi di Sejumlah Titik Tol Jakarta–Cikampek

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Area Jakarta-Cikampek melaksanakan pekerjaan preservasi di sejumlah titik Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kondisi perkerasan jalan, mendukung kenyamanan perjalanan, serta memastikan aspek keselamatan bagi pengguna jalan. Pekerjaan preservasi yang dilaksanakan meliputi scrapping dan filling serta rekonstruksi kaku […]

  • Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharam, YBM BRI RO Jakarta 1 Ajak Anak Yatim Belajar dan Berwisata Edukatif di Jakarta Aquarium Safari

    Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharam, YBM BRI RO Jakarta 1 Ajak Anak Yatim Belajar dan Berwisata Edukatif di Jakarta Aquarium Safari

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Dalam semangat berbagi kebahagiaan dan meraih keberkahan di bulan Muharam, YBM BRILiaN RO Jakarta 1 menyelenggarakan kegiatan EduFun bersama anak-anak yatim di Jakarta Aquarium Safari. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen YBM BRILiaN dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi generasi muda. Melalui konsep pembelajaran yang interaktif, adik-adik diajak menjelajahi beragam […]

  • Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

    Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian, banyak calon investor masih bertanya: apakah sekarang waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi? Ketika pasar bergerak fluktuatif, suku bunga berubah, dan sentimen geopolitik memengaruhi ekonomi dunia, tidak sedikit yang memilih menunggu hingga kondisi dianggap lebih aman sebelum mengambil keputusan investasi. Padahal, jika melihat perjalanan ekonomi […]

expand_less